Hidup dengan diabetes? Anda tidak sendiri. Ikut komunitas kami sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Obat Alami dan Tanaman Herbal yang Bermanfaat untuk Pengidap Diabetes

8 Obat Alami dan Tanaman Herbal yang Bermanfaat untuk Pengidap Diabetes

Memiliki diabetes melitus jangan lantas membuat Anda putus asa. Meski tak bisa disembuhkan, Anda masih bisa mengendalikannya agar gejala diabetes tak sampai menganggu Anda dan Anda dapat hidup dengan normal. Selain menjaga pola hidup sehat, minum obat, dan terapi insulin, pengobatan alternatif, seperti obat herbal juga masih jadi pilihan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mengatasi diabetes secara alami.

Tanaman herbal untuk obat alami diabetes

Menjaga kestabilan gula darah normal menjadi kunci utama agar badan tetap selalu sehat meski mengidap diabetes. Dari banyak cara mengendalikan gula darah, penggunaan obat alami dari tanaman herbal masih dipercaya oleh kebanyakan orang Indonesia sebagai terapi pendukung untuk diabetes.

Alasannya, bahan alami dipercaya lebih minim efek samping, murah, dan aman. Lantas, tanaman herbal apa yang berpotensi menurunkan kadar gula darah penderita diabetes?

1. Ginseng

manfaat ginseng buat pria

Ginseng terkenal di seluruh dunia berkat pamornya yang dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit. Akar tanaman ini sudah sejak ribuan tahun lalu digunakan untuk meningkatkan stamina.

Sebuah penelitian menemukan ginseng memiliki kandungan alami yang dapat digunakan sebagai obat herbal diabetes. Senyawa alami dalam ginseng dilaporkan membantu mengatur penyerapan glukosa dalam tubuh sehingga mencegah gula darah melonjak tiba-tiba.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Plants Research pun menunjukkan khasiat ginseng sebagai obat alami untuk diabetes. Baik akar, buah, dan daun ginseng dari spesies Amerika maupun Asia sama-sama efektif membantu mengendalikan kadar gula darah.

Dari hasil penelitian, ginseng diketahui dapat menurunkan kadar gula darah puasa (GDP), gula darah dua jam setelah makan (GD2PP), dan gula darah selama 3 bulan terakhir (HbA1c). Namun, besar efek penurunannya sangat bervariasi, tergantung jumlah senyawa aktif yang terkandung dalam masing-masing jenis ginseng.

Sebetulnya masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memastikan efektivitas ginseng sebagai obat tradisional diabetes. Sebelum mengonsumsi ginseng sebagai obat herbal untuk penyakit kencing manis, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu.

2. Kunyit

teh kunyit herbal jamu

Tidak cuma menjadi penyedap masakan, kunyit juga dianggap berpotensi sebagai obat diabetes alami untuk mengendalikan gula darah. Manfaat kunyit sebagai obat herbal diabetes didapat dari kandungan antioksidannya.

Dengan mengonsumsi obat tradisional ini, kadar gula darah pengidap diabetes bisa turun hampir 18% setelah mengonsumsi 300 mg kunyit dalam bentuk obat herbal per hari.

Studi lain pada jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa konsumsi 1,5 gram kunyit setiap hari selama 9 bulan mencegah perkembangan penyakit diabetes tipe 2 pada orang yang mengalami prediabetes. Selain itu, kunyit juga terbukti dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes.

3. Kayu manis

manfaat kayu manis

Selanjutnya, ada kayu manis yang bisa Anda jadikan sebagai obat diabetes alami. Rempah ini dipercaya menurunkan tingkat resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah setelah makan, serta melawan peradangan karena dapat meningkatkan metabolisme glukosa.

Salah satu penelitian yang mendukung manfaat kayu manis untuk menurunkan gula darah adalah penelitian dari Journal Diabetes Science and Technology.

Dari penelitian didapatkan mengonsumsi kayu manis 1, 3 atau 6 gram per hari bagi penderita diabetes tipe 2 dapat menurunkan kadar gula darah dan risiko komplikasi diabetes yang berhubungan dengan darah tinggi dan jantung.

Tentunya, bukan berarti mengonsumsi kayu manis membuat Anda bebas mengonsumsi gula dan karbohidrat. Anda tetap harus mengikuti aturan makan sehat khusus diabetes.

8 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Pengidap Diabetes

Untuk menambahkan obat tradisional diabetes ini dalam diet diabetes Anda, cobalah ikuti petunjuk berikut ini:

  • Tambahkan menambahkan ¼-½ sendok teh kayu manis per hari dalam menu diet Anda, bisa pada makanan atau minuman. Terlebih dahulu konsultasikanlah dengan dokter.
  • Selalu gunakan takaran yang sama setiap harinya untuk menghindari kadar gula darah yang cepat naik-turun.
  • Gunakan kayu manis bubuk atau batangan, bukan produk olahan kayu manis seperti minyak kayumanis, misalnya. Methylhydroxychalcone polymer (MHCP), kandungan utama pada kayu manis yang memiliki efek mirip insulin dan menaikkan sensitivitas insulin ini tidak ditemukan pada minyak kayu manis.
health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Meski begitu, masih banyak penelitian yang hasilnya saling bertolak belakang terkait dengan efek kayu manis dalam mengendalikan kadar gula darah.

Maka dari itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membenarkan bahwa kayu manis bisa diandalkan sebagai obat kencing manis tradisional.

4. Jintan hitam

manfaat minyak jintan hitam

Jintan hitam dari awal kemunculannya sudah dipercaya sebagai obat alami untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk diabetes.

Jintan hitam atau yang juga dikenal sebagai habbatussauda ini, diketahui mampu melawan peradangan, menurunkan kadar lemak darah, serta menjaga kesehatan jantung dan hati. Penelitian pada jurnal Oxidative medicine and cellular longevity yang dilakukan pada hewan juga menemukan hal serupa.

Manfaat habbatussauda sebagai obat herbal diabetes berasal dari kandungan antioksidan thymoquinone. Antioksidan ini diamati dapat mengendalikan gula darah sekaligus membantu memperbaiki produksi sekresi insulin.

Antioksidan thymoquinone juga dapat mencegah terjadinya dislipidemia diabetik. Dislipidemia adalah kondisi saat kadar lemak dalam darah tidak normal, entah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Penelitian lainnya menemukan bahwa jintan hitam dapat membantu menurunkan jumlah gula darah puasa, gula darah setelah makan, dan kadar HbA1c.

Sayangnya, berbagai penelitian jintan sebagai obat kencing manis tradisional yang dilakukan masih terbatas pada hewan. Masih dibutuhkan penelitian uji klinis pada manusia untuk membuktikan manfaat jintan hitam sebagai obat herbal diabetes.

5. Jahe

minum air jahe

Jahe termasuk jenis rempah-rempah yang populer karena manfaatnya yang melimpah, termasuk sebagai obat herbal diabetes.

Penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine memperlihatkan jahe mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan kadar HbA1c pada 88 penderita diabetes yang mengonsumsi 3 gram jahe setiap hari selama delapan minggu.

Khasiat jahe sebagai obat herbal diabetes tidak hanya itu saja. Jahe diketahui dapat mencegah peradangan yang menyebabkan komplikasi mata, serta penyakit jantung akibat diabetes.

Namun, lagi-lagi hasil studi mengenai manfaat jahe sebagai obat alami diabetes masih terbatas. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas dan keamanan jahe sebagai obat herbal kencing manis.

6. Lidah buaya

manfaat masker lidah buaya

Lidah buaya sangat populer sebagai bahan alami untuk merawat kesehatan kulit dan rambut. Tidak berpotensi pada kecantikan tubuh saja, tanaman ini juga punya khasiat sebagai obat herbal diabetes.

Dikutip dari laman Global Diabetes Community, lidah buaya dapat mengurangi kadar gula darah puasa (GDP) sehingga baik dikonsumsi sebagai obat diabetes alami. Selain itu, lidah buaya juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar lemak darah pada orang dengan diabetes tipe 2.

Manfaat lidah buaya sebagai obat herbal diabetes juga didapat dari kandungan lektin, mannans, dan antrakuinon dalam lidah buaya. Senyawa aktif tersebut diketahui dapat meringankan luka diabetes dengan meredakan pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan akibat komplikasi diabetes.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui apa dampak jangka panjang penggunaan lidah buaya sebagai tanaman obat diabetes. Itulah sebabnya, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat sekaligus keamanan lidah buaya sebagai obat herbal diabetes.

7. Bawang merah

manfaat bawang merah

Bawang merah dipercaya bermanfaat menstabilkan kadar gula darah. Sayangnya, belum banyak penelitian yang dilakukan untuk menguji kebenaran tanaman herbal ini sebagai obat diabetes alami.

Namun, salah satu studi pada jurnal Environmental Health Insights yang melibatkan penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa makan bawang merah mentah 100 gram per hari dapat menurunkan gula darah. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa bawang merah mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Ahli menduga bahwa bawang merah dapat dijadikan obat herbal bagi pengidap diabetes dengan meningkatkan kadar insulin serta membantu proses penurunan kadar gula darah.

8. Daun sirsak

manfaat daun sirsak untuk obat herbal diabetes

Selain buahnya yang dapat dinikmati langsung atau dijadikan jus dan bahan perasa es krim, bagian daun sirsak juga turut dimanfaatkan untuk pengobatan alami, salah satunya sebagai obat herbal untuk diabetes.

Dalam jurnal Pharmacognosy Research sebuah penelitian pada tahun 2017 menunjukkan hasil bahwa ekstrak daun sirsak diketahui mengandung polifenol dan flavonoid yang sifatnya antihiperglikemik dan dapat mengurangi laju pemecahan gula dari makanan menjadi lebih sederhana.

Hal ini memberi lebih banyak waktu untuk pankreas memproduksi insulin yang cukup untuk membantu penyerapan gula darah. Dengan kata lain, ekstrak daun sirsak berpotensi dapat mengendalikan kadar gula darah pada penderita diabetes

Untuk mendapatkan manfaat daun sirsak sebagai tanaman obat diabetes, Anda bisa mengolahnya dengan berbagai cara, yakni:

  • Meminum air rebusan daun sirsak.
  • Dibuat teh dengan merebus daun sirsak dengan tanaman herbal lainnya dan tambahkan madu.
  • Minum suplemen daun sirsak.

Walaupun begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut, terutama untuk menguji efektivitas daun sirsak sebagai obat herbal diabetes pada tubuh manusia karena hasil penelitian ini masih terbatas dilakukan pada hewan.

Hal yang perlu diketahui tentang obat herbal diabetes

bahan tradisional dari tanaman obat herbal diabetes alami

Sejauh ini penelitian menunjukkan hanya ada beberapa tanaman obat herbal alami yang berpotensi menurunkan gula darah pasien diabetes.

Pun demikian, perlu Anda ketahui bahwa obat alami tetap tidak bisa dijadikan pengganti atau satu-satunya pengobatan utama untuk diabetes yang Anda alami.

Obat herbal sejatinya bersifat pelengkap yang digunakan bersama dengan obat diabetes medis; dengan syarat, telah terlebih dulu didiskusikan dan disetujui oleh dokter.

Penting untuk dipahami bahwa obat herbal diabetes yang sudah disebutkan di atas tidak selalu aman dan memberikan dampak yang sama untuk semua orang. Beberapa orang mungkin saja merasakan manfaatnya, tapi tidak bagi yang lain.

Bagi pasien diabetes dengan riwayat alergi atau penyakit kronis lain, seperti kanker, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit jantung, mungkin akan mengalami reaksi yang justru berbahaya setelah mengonsumsi obat dari bahan tradisional tertentu.

Oleh karena itu, sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memakai obat herbal apa pun jika Anda mengalami penyakit kencing manis ini. Ingat, masih dibutuhkan banyak penelitian medis untuk memastikan keamanan dan efektivitas bahan-bahan tradisional yang sudah disebutkan di atas untuk menjadi obat diabetes.

https://wp.hellosehat.com/pusat-kesehatan/diabetes-kencing-manis/obat-diabetes-melitus-kencing-manis/

Berhati-hatilah dalam menentukan pilihan pengobatan diabetes untuk kondisi Anda. Pastikan obat yang Anda konsumsi dan terapi yang Anda lakukan memiliki manfaat yang lebih besar ketimbang risikonya.

Anda atau keluarga hidup dengan diabetes?

Anda tidak sendiri. Ayo gabung bersama komunitas pasien diabetes dan temukan berbagai cerita bermanfaat dari pasien lainnya. Daftar sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Arablou, T., Aryaeian, N., Valizadeh, M., Sharifi, F., Hosseini, A. and Djalali, M. (2014). The effect of ginger consumption on glycemic status, lipid profile and some inflammatory markers in patients with type 2 diabetes mellitus. International Journal of Food Sciences and Nutrition, 65(4), pp.515-520. https://doi.org/10.3109/09637486.2014.880671

Chuengsamarn S, Rattanamongkolgul S, Luechapudiporn R, Phisalaphong C, Jirawatnotai S. Curcumin extract for prevention of type 2 diabetes. Diabetes Care. 2012;35(11):2121–2127. https://doi.org/10.2337/dc12-0116

Shahrajabian, M., Sun, W., & Cheng, Q. (2019). A review of Ginseng species in different regions as a multipurpose herb in traditional Chinese medicine, modern herbology and pharmacological science. Journal Of Medicinal Plants Research, 13(10), 213-226. Retrieved from https://academicjournals.org/journal/JMPR/article-full-text/F890F8B61044

Taj Eldin IM, Ahmed EM, Elwahab H M A. Preliminary Study of the Clinical Hypoglycemic Effects of Allium cepa (Red Onion) in Type 1 and Type 2 Diabetic Patients. Environ Health Insights. 2010;4:71–77. Published 2010 Oct 14. https://doi.org/10.4137/EHI.S5540

Qin B, Panickar KS, Anderson RA. Cinnamon: potential role in the prevention of insulin resistance, metabolic syndrome, and type 2 diabetes. J Diabetes Sci Technol. 2010;4(3):685-693. Published 2010 May 1. https://doi.org/10.1177/193229681000400324

Hafizur, R., Hameed, A., Shukrana, M., Raza, S., Chishti, S., Kabir, N. and Siddiqui, R. (2015). Cinnamic acid exerts anti-diabetic activity by improving glucose tolerance in vivo and by stimulating insulin secretion in vitro. Phytomedicine, 22(2), pp.297-300. https://doi.org/10.1016/j.phymed.2015.01.003

Mozaffari-Khosravi, H., Talaei, B., Jalali, B., Najarzadeh, A. and Mozayan, M. (2014). The effect of ginger powder supplementation on insulin resistance and glycemic indices in patients with type 2 diabetes: A randomized, double-blind, placebo-controlled trial. Complementary Therapies in Medicine, 22(1), pp.9-16. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2013.12.017

Na, L., Li, Y., Pan, H., Zhou, X., Sun, D., Meng, M., Li, X. and Sun, C. (2012) Curcuminoids exert glucose-lowering effect in type 2 diabetes by decreasing serum free fatty acids: A double-blind, placebo-controlled trial. Molecular nutrition & food research, 57(9), pp. 1569–77.  https://doi.org/10.1002/mnfr.201200131

Alinejad-Mofrad, S., Foadoddini, M., Saadatjoo, S., & Shayesteh, M. (2015). Improvement of glucose and lipid profile status with Aloe vera in pre-diabetic subjects: a randomized controlled-trial. Journal Of Diabetes & Metabolic Disorders, 14(1). https://doi.org/10.1186/s40200-015-0137-2

Alinejad-Mofrad, S., Foadoddini, M., Saadatjoo, S., & Shayesteh, M. (2015). Improvement of glucose and lipid profile status with Aloe vera in pre-diabetic subjects: a randomized controlled-trial. Journal Of Diabetes & Metabolic Disorders14(1). https://doi.org/10.1186/s40200-015-0137-2

Abdelrazek, H., Kilany, O., Muhammad, M., Tag, H., & Abdelazim, A. (2018). Black Seed Thymoquinone Improved Insulin Secretion, Hepatic Glycogen Storage, and Oxidative Stress in Streptozotocin-Induced Diabetic Male Wistar RatsOxidative Medicine And Cellular Longevity2018, 1-10. https://doi.org/10.1155/2018/8104165

Calzada, F., Solares-Pascasio, J. I., Ordoñez-Razo, R. M., Velazquez, C., Barbosa, E., García-Hernández, N., Mendez-Luna, D., & Correa-Basurto, J. (2017). Antihyperglycemic Activity of the Leaves from Annona cherimola Miller and Rutin on Alloxan-induced Diabetic Rats. Pharmacognosy research, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.4103/0974-8490.199781

Diabetes.co.uk. (2019). Aloe Vera for Diabetes. Retrieved 16 July 2020, from https://www.diabetes.co.uk/natural-therapies/aloe-vera.html

Mayo Clinic. (2020). The promise of integrative medicine.Retrieved 16 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/complementary-alternative-medicine/in-depth/alternative-medicine/art-20045267

Mayo Clinic. (2020). Herbal supplements: What to know before you buy. Retrieved 16 July 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/herbal-supplements/art-20046714?pg=1

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 15/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x