Buah Bilberry, Kenali Kandungan dan 5 Manfaat Sehatnya

    Buah Bilberry, Kenali Kandungan dan 5 Manfaat Sehatnya

    Bilberry adalah salah satu jenis buah beri yang berasal dari Eropa Utara. Buah dengan nama ilmiah Vaccinium myrtillus L. memiliki bentuk yang mirip dengan buah bluberi. Lantas, apa saja manfaat bilberry?

    Kandungan gizi buah bilberry

    Untuk mengetahui manfaat bilberry, inilah kandungan zat gizi di dalam 100 gram buah bilberry berikut ini.

    • Air: 90,7 gram (g)
    • Kalori: 37 kkal
    • Lemak: 0,1 g
    • Karbohidrat: 8,7 g
    • Vitamin A: 79 IU
    • Vitamin C: 2,8 mg

    Buah bilberry juga mengandung berbagai jenis zat gizi, seperti:

    • vitamin B,
    • vitamin K, dan
    • senyawa antosianin.

    Manfaat bilberry untuk tubuh

    Dari kandungan gizi tersebut, buah bilberry memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan tubuh.

    1. Menjaga kesehatan mata

    Manfaat bilberry berpotensi meningkatkan ketajaman penglihatan, termasuk di malam hari, mencegah katarak, degenerasi makula, dan glaukoma.

    Mengutip riset dalam Journal of Medical Food (2012), buah bilberry kaya akan senyawa antioksidan yaitu antosianin.

    Antosianin mampu menjaga aliran dan tekanan darah pada bagian mata. Selain itu, antioksidan ini bisa mencegah dan mengurangi kerusakan mata akibat radikal bebas.

    2. Mengendalikan gula darah

    tes gula darah puasa

    Meski rasanya manis, jenis buah beri ini ternyata baik untuk mengontrol gula darah. Manfaat buah bilberry ini berasal dari kandungan antosianin.

    Antosianin membantu menurunkan proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat sehingga tidak diubah menjadi gula darah.

    Riset yang terbit pada Journal of Nutritional Science (2013) menemukan bahwa kandungan antosianin pada bilberry mampu menurunkan kadar gula darah pengidap diabetes melitus tipe 2.

    3. Menyehatkan jantung

    Manfaat bilberry yang satu ini didapat dari kandungan vitamin K yang membantu mengurangi peradangan pada jantung.

    Vitamin K juga membantu menghambat pengerasan pembuluh darah atau aterosklerosis akibat menumpuknya kalsium. Pengerasan pembuluh darah bisa memicu serangan jantung.

    Kandungan antosianin juga mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan jumlah kolesterol baik. Dengan begitu, kondisi jantung pun lebih sehat.

    4. Mengurangi peradangan pada tubuh

    gejala kardiomiopati

    Mengonsumsi bilberry setiap hari berpotensi mengurangi inflamasi tingkat rendah.

    Dalam hal ini, kandungan antosianin dan polifenol lainnya pada bilberry mampu menurunkan kadar senyawa-senyawa tubuh penyebab peradangan.

    Manfaat bilberry ini bisa mengurangi risiko masalah kardiometabolik jangka panjang, seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi yang terjadi secara bersamaan.

    5. Menjaga kesehatan gigi

    Buah bilberry ternyata juga punya manfaat mengurangi gingivitis atau peradangan pada gusi. Khasiat ini masih berasal dari kandungan antioksidannya, yakni fenol dan polifenol.

    Kandungan fenol di dalam buah beri ini bekerja dengan menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi pada gusi.

    Selain itu, kandungan polifenol dalam bilberry bisa mengurangi gejala radang gusi, seperti pembengkakan dan pendarahan.

    Penting diketahui, sebagian besar manfaat bilberry di atas masih perlu penelitian lebih lanjut. Pasalnya, beberapa riset yang dilakukan masih dalam skala kecil.

    Jumlah bilberry yang digunakan dalam riset ini juga biasanya lebih banyak daripada asupan harian yang biasa Anda konsumsi sehari-hari.

    Jumlah buah bilberry yang harus dikonsumsi

    Bilberry

    Buah bilberry kaya akan antioksidan sehingga bisa membantu mencegah berbagai penyakit serius yang muncul akibat kerusakan sel dan peradangan.

    Namun, Anda tetap perlu memperhatikan aturan konsumsi buah ini untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal.

    Sebaiknya makanlah buah bilberry kering dan buah matang dengan takaran 20–60 gram sehari. Anda juga bisa mengonsumsi buah ini sebanyak tiga kali seminggu.

    Bila Anda ingin mengonsumsi suplemen ekstrak bilberry, konsultasikan pada dokter. Dosis suplemen bisa berbeda-beda bagi setiap pasien karena bergantung pada umur dan kondisi kesehatan.

    Selain itu, suplemen herbal tidak selalu aman digunakan terutama saat Anda mengonsumsi obat-obatan lain. Jika tidak mengikuti aturan yang tepat, efek interaksi obat bisa muncul.

    Efek samping mengonsumsi bilberry

    Konsumsi buah bilberry pada dasarnya tidak memiliki efek samping. Namun, sebaiknya jangan mengonsumsi suplemen ekstrak bilberry dalam jumlah besar.

    Hal ini bisa menyebabkan penurunan berat badan drastis dan otot melemah. Konsumsi suplemen ekstrak buah bilberry akan berinteraksi dengan obat pengencer darah.

    Kandungan antosianin mampu menghambat proses pembekuan darah. Jika keduanya diminum bersamaan, tubuh berisiko mengalami pendarahan.

    Selain itu, konsultasikan dengan dokter bila Anda mengonsumsi obat diabetes karena suplemen bilberry mampu menurunkan kadar gula darah.

    Jika mengonsumsi keduanya secara bersamaan, kadar gula darah bisa terlalu rendah.

    Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada juga beberapa efek samping yang tidak disebutkan.

    Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    The University of Idaho. (2021). Retrieved 29 December 2021, from https://www.uidaho.edu/-/media/UIdaho-Responsive/Files/Extension/county/Bonner/horticulture/nifrc-huckleberries-and-bilberries.pdf?la=en&hash=C2DC15F17B554BD899631051B34121D5D759495D

    Fooddata Central Search Results. FoodData Central. (n.d.). Retrieved December 29, 2021, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/169808/nutrients 

    Shim, S., Kim, J., Choi, C., Kim, C., & Park, K. (2012). Ginkgo biloba Extract and Bilberry Anthocyanins Improve Visual Function in Patients with Normal Tension Glaucoma. Journal Of Medicinal Food, 15(9), 818-823. doi: 10.1089/jmf.2012.2241

    Hoggard, N., Cruickshank, M., Moar, K., Bestwick, C., Holst, J., Russell, W., & Horgan, G. (2013). A single supplement of a standardised bilberry (Vaccinium myrtillus L.) extract (36 % wet weight anthocyanins) modifies glycaemic response in individuals with type 2 diabetes controlled by diet and lifestyle. Journal Of Nutritional Science, 2. doi: 10.1017/jns.2013.16

    What is calcification of the arteries, and how can I treat it?. (2021). Retrieved 29 December 2021, from https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/medical/ask-the-experts/calcification-of-arteries

    Qin, Y., Xia, M., Ma, J., Hao, Y., Liu, J., & Mou, H. et al. (2009). Anthocyanin supplementation improves serum LDL- and HDL-cholesterol concentrations associated with the inhibition of cholesteryl ester transfer protein in dyslipidemic subjects. The American Journal Of Clinical Nutrition, 90(3), 485-492. doi: 10.3945/ajcn.2009.27814

    Widén, C., Coleman, M., Critén, S., Karlgren-Andersson, P., Renvert, S., & Persson, G. R. (2015). Consumption of bilberries controls gingival inflammation. International journal of molecular sciences, 16(5), 10665-10673.

    Bilberry Information | Mount Sinai – New York. (2021). Retrieved 29 December 2021, from https://www.mountsinai.org/health-library/herb/bilberry

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari Diperbarui Jan 07
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan