Apa Itu Hipotalamus, dan Apa Fungsinya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Otak adalah mesin penggerak manusia. Jika Anda ingin melakukan sesuatu, maka otaklah yang memerintah dan mengaturnya. Otak bekerja dengan meneima dan mengolah sinyal yang masuk dari organ sensoris, misalnya tangan, kemudian mengirimkannya sebagai perintah ke otot untuk bertindak. Hipotalamus adalah salah satu bagian otak yang memiliki andil dalam hal tersebut, juga berbagai peran penting lainnya. Berikut semua info penting yang perlu Anda tahu seputar hipotalamus.

Apa itu hipotalamus?

                                                                               Lokasi hipotalamus dalam otak manusia

Kata hipotalamus berasal dari dua kata Yunani yang diterjemahkan menjadi “di bawah thalamus.” Talamus itu sendiri adalah bagian otak yang berfungsi menyampaikan informasi sensorik dan bertindak sebagai pusat persepsi nyeri.

Hipotalamus terletak di pangkal otak, di bawah thalamus dan di dekat kelenjar pituitari. Semua otak mahkluk bertulang belakang (vertebrata) memiliki hipotalamus. Pada manusia, ukurannya hampir sama dengan almond.

Hipotalamus adalah area kecil di pusat otak yang memiliki banyak peran penting. Hipotalamus yang tidak berfungsi baik dapat menyebabkan banyak masalah dalam tubuh.

Apa fungsi hipotalamus?

Untuk bisa berfungsi normal, kondisi tubuh perlu tetap berjalan normal dan seimbang. Tugas utama hipotalamus adalah untuk menjaga kondisi ini sebisa mungkin. Caranya, hipotalamus bertindak sebagai penghubung antara endokrin dan sistem saraf. Hipotalamus merangsang endokrin untuk memproduksi hormon lewat sinyal saraf dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Nah, hormon-hormon inilah yang kemudian membantu mengatur berbagai fungsi fisiologis tubuh, seperti:

  • Suhu tubuh
  • Rasa haus dan lapar
  • Emosi
  • Siklus tidur
  • Gairah seks
  • Persalinan
  • Tekanan darah dan detak jantung
  • Produksi asam lambung
  • Keseimbangan cairan tubuh

Sinyal yang diterima oleh hipotalamus akan memberi tahunya apakah keseimbangan sudah tercapai atau tidak. Apabila tidak, hipotalamus akan mengalirkan hormon yang dibutuhkan pada aliran darah untuk membantu tubuh mengembalikan keseimbangannya.

Contohnya, apabila hipotalamus menerima pesan bahwa suhu tubuh terlalu panas, hipotalamus akan memerintahkan endokrin untuk menghasilkan keringat guna mendinginkan tubuh. Sebaliknya apabila suhu terlalu dingin, hipotalamus akan membuat tubuh merinding untuk menghasilkan panas.

Hormon-hormon yang diproduksi hipotalamus

Bersamaan dengan kelenjar pituitari, hipotalamus mengendalikan seluruh sistem endokrin, meliputi kelenjar adrenal, ginjal dan tiroid yang menghasilkan banyak hormon pada tubuh.

Hormon yang dilepaskan oleh hipotalamus meliputi:

  • Hormon antidiuretik: untuk meningkatkan jumlah air yang diserap darah melalui ginjal
  • Hormon pelepas kortikotropin: untuk membantu mengatur metabolisme dan respons imun
  • Hormon pelepas gonadotropin: untuk memberi tahu kelenjar pituitari memproduksi hormon yang menjaga fungsi organ-organ seksual
  • Oksitosin: yang terlibat dalam beberapa proses, termasuk produksi ASI, pengaturan suhu tubuh dan kendali siklus tubuh
  • Hormon pengendali prolaktin: yang memberi kelenjar pituitari untuk memulai atau menghentikan produksi ASI pada ibu menyusui
  • Hormon pelepas thyrotropin: yang mengaktivasi fungsi tiroid, menyebabkan dilepaskannya hormon yang meregulasi metabolisme, kadar energi dan tumbuh kembang.

Gangguan yang mungkin terjadi pada hipotalamus adalah

Gangguan yang membuat hipotalamus tidak lagi berfungsi secara baik dianggap sebagai penyakit hipotalamik. Penyebab paling umum dari gangguan hipotalamus adalah cedera fisik pada kepala yang dapat mengakibatkan dampak atau kerusakan pada hipotalamus. Cedera fisik juga termasuk efek samping operasi, radiasi, dan tumor. Selain itu, faktor genetik juga dapat menjadi penyebab dari penyakit hipotalamik.

Penyebab lainnya dari penyakit hipotalamik dapat meliputi:

  • Gangguan makan
  • Pola makanan yang tinggi lemak jenuh
  • Gangguan genetik yang menyebabkan penumpukkan zat besi berlebih pada tubuh
  • Malnutrisi
  • Peradangan
  • Infeksi
  • Perdarahan berlebih

Gejala-gejala dari penyakit hipotalamus

Gejala-gejala bervariasi tergantung pada penyebab penyakit serta hormon apa yang tidak ada. Pada anak-anak, tanda-tanda meliputi pertumbuhan dan pubertas yang abnormal.

Apabila penyakit disebabkan oleh tumor, gejala dapat meliputi pandangan kabur, kehilangan penglihatan dan sakit kepala.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Baca Juga:

Sumber