Rekomendasi Makanan Terbaik untuk Anak yang Sedang Diare

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/02/2020 . 6 menit baca
Bagikan sekarang

Diare adalah salah satu penyakit pencernaan yang umum menyerang anak-anak. Kebanyakan diare pada anak bisa sembuh dalam 1-2 hari dengan minum obat atau oralit. Namun, pemulihan gejala diare anak mungkin saja berjalan lambat jika Anda tidak mendampingi pemberian obat dengan makanan untuk menyehatkan ususnya. Apa saja makanan yang direkomendasikan? Yuk, lihat daftarnya berikut ini.

Rekomendasi makanan sehat untuk anak yang sedang diare

Pemberian makanan yang tepat saat anak sakit akan memberikan energi tambahan untuk tubuhnya melawan infeksi.

Tidak cuma mempercepat pemulihan dari penyakit. Asupan nutrisi yang mencukupi selama anak diare juga tetap memenuhi kebutuhan gizi yang tubuhnya perlukan untuk bisa terus bertumbuh dengan baik.

Berikut adalah daftar makanan terbaik untuk Anda berikan pada anak yang sedang diare.

1. ASI

perawatan payudara bagi ibu menyusui cara menjaga kesehatan payudara

ASI merupakan sumber makanan utama, dan mungkin satu-satunya, untuk anak bayi yang sedang diare dan belum bisa makan makanan padat.

ASI mengandung cukup protein, gula, dan lemak yang dibutuhkan anak sebagai energi. Di samping itu, dikutip dari laman Healthy Children, ASI juga dilengkapi dengan antibodi, enzim, dan sel darah putih dari ibu yang bisa melindunginya dari infeksi lebih lanjut.

Maka dari itu, pemberian ASI tidak boleh dihentikan saat anak mengalami diare. Jika usia bayi sudah cukup besar untuk mendapatkan jenis cairan lain, Anda boleh menyelingi pemberian ASI dengan minum air putih lebih banyak. Ingat: aturan ini berlaku bila usianya sudah di atas 6 bulan.

Bila usia anak masih kurang dari 6 bulan, jangan berikan air putih, jus, air beras, maupun makanan atau minuman lain selain ASI. Anda cukup berikan ASI saja lebih sering.

2. Pisang

manfaat pisang

Pisang yang dipotong kecil-kecil atau ditumbuk halus baik dijadikan makanan selingan untuk anak saat diare.

Tekstur lembutnya membuat pisang mudah dicerna oleh perut anak yang sedang bermasalah. Rasa pisang yang manis juga mudah diterima oleh lidah anak sehingga tidak semakin membuatnya mual atau eneg.

Namun di balik tekstur dan rasanya, pisang didapuk menjadi salah satu makanan terbaik untuk anak karena kaya serat, kalium, tanin vitamin A, vitamin B6, dan folat.

Serat dan kalium dalam buah ini membantu memadatkan feses, sementara mineral lainnya membantu meredakan gejala diare yang dialami anak.

3. Wortel rebus

wortel
Sumber: Medical News Today

Salah satu makanan berserat yang aman saat anak sedang diare adalah wortel. Selain berserat, wortel juga mengandung zat besi, kalsium, vitamin C, dan vitamin D yang bantu meningkatkan sistem imun tubuh agar anak lebih cepat pulih.

Namun, pastikan Anda mengolah wortel hingga benar-benar matang sempurna. Wortel yang tidak matang teksturnya masih keras dan kemungkinan masih mengandung bakteri sehingga dapat memperparah kondisi anak.

Cara paling mudah mengolah wortel menjadi lauk makan anak saat diare adalah dengan dikukus dan tumbuk halus sampai menjadi bubur atau dimasukkan dalam sup ayam bening.

4. Telur matang

alergi telur ayam

Telur pun juga menjadi lauk makanan terbaik untuk anak yang sedang diare.

Selain tinggi protein yang meningkatkan energi, telur juga diperkaya oleh vitamin B12, folat, fosfor, selenium, dan kolin untuk mempercepat kesembuhan anak dari diare.

Namun, pastikan bahwa Anda memasak telur hingga matang sempurna. Telur setengah matang mungkin masih mengandung bakteri yang dapat makin mengiritasi usus si kecil.

Anda juga perlu memastikan anak tidak memiliki alergi telur, yang bisa membuat kondisi perutnya jadi lebih parah.

5. Bubur atau nasi tim

makan bubur

Nasi masuk dalam deretan makanan terbaik untuk anak yang diare karena mudah dicerna.

Makanan berupa nasi tim maupun bubur juga bisa menambah asupan energi untuk anak yang merasa lemas terus-terusan akibat diare.

Hindari menambahkan bumbu rempah yang terlalu kuat atau santan karena bisa memicu gejala diare anak makin menjadi-jadi.

6. Yogurt

yogurt untuk bayi

Sebagai makanan selingan, yogurt bisa Anda berikan di antara waktu makan besar saat anak sedang diare. Namun, yogurt hanya bisa diberikan pada anak yang sudah berusia di atas 1 tahun.

Yogurt mengandung probiotik, bakteri yang baik untuk pencernaan. Mengonsumsi yogurt bisa membantu mengurangi jumlah bakteri penyebab diare.

Tentunya, makanan ini bisa menjadi salah satu obat alami saat anak diare. Meski begitu, Anda harus cermat dalam memilih yogurt sebagai makanan untuk anak diare.

Pilih yogurt yang rendah kandungan gula, tanpa pemanis buatan, dan mengandung Lactobacillus —jenis bakteri baik.

7. Daging panggang atau rebus

manfaat ikan mujair

Selain telur, makanan sumber protein yang juga baik untuk anak saat sedang diare adalah daging sapi, ayam, maupun ikan.

Namun, Anda harus memasak daging hingga matang dengan sempurna. Cara mengolahnya juga lebih baik direbus atau dipanggang ketimbang digoreng.

Proses penggorengan membuat tekstur daging jadi lebih keras dan berminyak sehingga tidak baik untuk pencernaan anak yang sedang bermasalah.

Pemberian makanan sehat penting untuk anak yang diare

Diare yang berlarut-larut dapat berdampak negatif pada proses tumbuh kembang anak.

Sebuah studi dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa tinggi badan dari anak yang terkena diare pada usia 24 bulan lebih pendek 2,5 cm dari rata-rata tinggi badan anak usia sepantarannya menurut standar WHO.

Diare pada 6 bulan pertama hidup seorang anak juga dapat menyebabkan penurunan tinggi badan yang mungkin menjadi permanen hingga ia dewasa. Selain itu, diare yang dibiarkan tanpa pengobatan dapat membuat anak mengalami dehidrasi.

Itulah sebabnya selain obat diare, menyediakan makanan yang sehat dan bergizi seimbang juga menjadi tugas penting bagi orangtua agar anak cepat semnuh.

Makanan yang tidak dianjurkan untuk anak diare

Sebaiknya jangan sajikan makanan yang mengandung banyak minyak dan tinggi garam, seperti gorengan, makanan olahan, dan fast food. Makanan tersebut tidak baik untuk anak yang diare karena memberatkan tugas sistem pencernaan yang sedang terinfeksi.

Selain itu, hindari makanan seperti brokoli, kol, asparagus, kacang-kacangan, atau buncis saat anak sedang diare. Makanan ini mengandung banyak gas sehingga bisa membuat gejala diare, yakni perut kembung, jadi semakin parah.

Hindari juga minuman dan makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan cokelat, serta minuman yang mengandung soda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . 4 menit baca

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . 8 menit baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 menit baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

protein susu soya

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 6 menit baca
nutrisi untuk anak aktif

Kebutuhan Asupan Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Anak Aktif dan Suka Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 6 menit baca
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca