home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Jenis Vitamin Plus Suplemen Lain untuk Kulit Kering

8 Jenis Vitamin Plus Suplemen Lain untuk Kulit Kering

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kulit kering, salah satunya kekurangan vitamin. Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu mendapatkan asupan vitamin dari makanan, suplemen, hingga skincare untuk kulit kering.

Namun, mengingat ada banyak sekali jenis vitamin dengan fungsinya masing-masing, manakah yang Anda butuhkan untuk mengembalikan kelembapan kulit?

Jenis vitamin untuk kulit kering

penyebab kulit kering dan suplemen untuk kulit kering

Vitamin merupakan zat gizi mikro yang memiliki banyak kegunaan untuk tubuh, tak terkecuali kesehatan kulit. Zat gizi ini membantu menjaga struktur kulit, melindunginya dari efek sinar matahari, hingga memperlambat proses penuaan kulit.

Di antara banyaknya jenis vitamin, simak vitamin apa saja yang paling berperan dalam mengatasi kulit kering di bawah ini.

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan vitamin yang penting untuk kulit karena perannya dalam produksi kolagen, yaitu protein penyusun kulit dan berbagai jaringan tubuh. Tanpa kolagen yang cukup, kulit akan tampak kendur, kusam, dan kering.

Vitamin ini juga berfungsi sebagai antioksidan untuk kulit yang kering. Antioksidan melindungi sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan faktor lingkungan, misalnya asap kendaraan, polusi, dan paparan sinar ultraviolet (UV).

Belum lama ini, para ahli juga menemukan bahwa vitamin C dapat memperkuat lapisan pelindung kulit dan mencegah hilangnya cairan dari jaringan kulit. Hilangnya cairan dari kulit merupakan penyebab utama dari kulit kering dan bersisik.

2. Vitamin E

Suplemen untuk kulit dengan kandungan utama vitamin E sudah banyak beredar di pasaran. Tak heran, mengingat vitamin E merupakan antioksidan yang melindungi kulit dari banyak faktor penyebab kerusakan, terutama sinar UV.

Vitamin E juga memperkuat fungsi imun pada lapisan kulit, membantu pembelahan sel kulit, dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Efek anti-inflamasinya sangat bermanfaat untuk kulit kering yang mudah memerah dan meradang.

Menurut sebuah laporan ilmiah dalam Indian Dermatology Online Journal, vitamin E bahkan terbukti efektif meredakan gejala masalah kulit. Masalah kulit tersebut di antaranya psoriasis, jerawat, dan skleroderma.

5 Ramuan Alami untuk Mengatasi Kulit Kering

3. Vitamin D

Vitamin D ternyata tidak hanya penting untuk tulang, tapi juga kulit yang kering. Pada lapisan kulit kulit Anda, terdapat sejenis sel yang disebut keratinosit. Sel ini mengubah kolesterol dalam tubuh Anda menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari.

Fungsi vitamin D pada kulit yakni memelihara lapisan pelindung kulit dan mendukung pertumbuhan sel-sel kulit. Vitamin ini juga memperkuat fungsi kulit dalam menghalau infeksi bakteri, parasit, dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit.

Para ahli menemukan asupan suplemen vitamin D sebanyak 600 IU (International Unit) setiap hari dapat menjaga kelembapan kulit. Melalui temuan ini, mereka menyimpulkan bahwa vitamin D berpotensi meringankan gejala masalah kulit seperti kulit kering dan gatal.

4. Vitamin K

Vitamin K memang tidak mengatasi kulit kering secara langsung. Akan tetapi, vitamin ini berperan dalam proses penyembuhan luka dan perbaikan jaringan. Salah satu jaringan yang mendapatkan manfaat vitamin K tak lain yakni lapisan pelindung kulit.

Dengan memelihara lapisan pelindung kulit, vitamin K membantu mencegah hilangnya cairan dari jaringan kulit Anda. Secara tidak langsung, vitamin ini mengunci kelembapan kulit sehingga bermanfaat untuk orang-orang dengan kulit yang kering.

Selain itu, vitamin K bisa menghambat peradangan akibat beberapa masalah kulit, seperti psoriasis dan dermatitis atopik (eksim). Penderita psoriasis dan eksim diketahui menghadapi masalah utama berupa kulit kering, gatal, dan bersisik.

Suplemen lain untuk kulit kering

vitamin untuk kulit kering

Selain suplemen vitamin, pemilik kulit kering mungkin juga membutuhkan suplemen lain untuk memperbaiki kondisi kulitnya. Berikut beberapa jenis suplemen yang digunakan untuk mengatasi kulit kering.

1. Kolagen

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen berkurang sehingga kulit tampak kering dan berkeriput. Suplemen kolagen dapat membantu mengisi kekosongan kolagen pada kulit sehingga kulit menjadi lebih lentur, lembap, dan kuat.

2. Hyaluronic acid

Hyaluronic acid merupakan bahan utama dari banyak produk pelembap. Zat ini bekerja dengan meningkatkan kelembapan kulit dan mengunci air di dalamnya. Dengan begitu, kulit tampak lebih kenyal dan mulus.

3. Ceramide

Bersama hyaluronic acid dan vitamin C, ceramide sering menjadi bahan utama dari pelembap untuk kulit kering. Zat yang berasal dari molekul lemak ini menjaga kandungan air dalam jaringan kulit sehingga kulit yang kering dan kemerahan semakin membaik.

4. Lidah buaya

Lidah buaya terkenal dengan fungsinya sebagai pelembap kulit alami. Menurut sebuah penelitian di Jepang, pemberian suplemen asam lemak dari lidah buaya selama 3 bulan terbukti meningkatkan kelembapan dan kelenturan kulit.

Kekurangan vitamin dapat menimbulkan gejala beragam. Terkadang, kondisi ini mungkin ditandai dengan kulit yang kering. Beberapa orang bisa mengatasinya dengan makanan untuk kulit kering, tapi ada juga yang membutuhkan suplemen vitamin.

Jika Anda tertarik menggunakan suplemen, pastikan Anda telah berkonsultasi kepada dokter terlebih dulu. Konsultasi bertujuan untuk menentukan dosis suplemen vitamin yang tepat dan dibutuhkan untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pullar, J. M., Carr, A. C., & Vissers, M. (2017). The Roles of Vitamin C in Skin Health. Nutrients, 9(8), 866. https://doi.org/10.3390/nu9080866

Draelos, Z. D. (2019). An Oral Supplement and the Nutrition – Skin Connection. J Clin Aesthet Dermatol., 12(7), 13-16. 

Kim, G., & Bae, J. (2016). Vitamin D and atopic dermatitis: A systematic review and meta-analysis. Nutrition, 32(9), 913-920. https://doi.org/10.1016/j.nut.2016.01.023

Proksch, E., Segger, D., Degwert, J., Schunck, M., Zague, V., & Oesser, S. (2014). Oral supplementation of specific collagen peptides has beneficial effects on human skin physiology: a double-blind, placebo-controlled study. Skin pharmacology and physiology, 27(1), 47–55. https://doi.org/10.1159/000351376

Tanaka, M., Yamamoto, Y., Misawa, E., Nabeshima, K., Saito, M., & Yamauchi, K. (2016). Effects of Aloe Sterol Supplementation on Skin Elasticity, Hydration, and Collagen Score: A 12-Week Double-Blind, Randomized, Controlled Trial. Skin Pharmacology And Physiology, 29(6), 309-317. https://doi.org/10.1159/000454718

Guillou, S., Ghabri, S., Jannot, C., Gaillard, E., Lamour, I., & Boisnic, S, et al. (2011). The moisturizing effect of a wheat extract food supplement on women’s skin: a randomized, double-blind placebo-controlled trial. International journal of cosmetic science, 33(2), 138–143. https://doi.org/10.1111/j.1468-2494.2010.00600.x

Keen, M. A., & Hassan, I. (2016). Vitamin E in dermatology. Indian dermatology online journal, 7(4), 311–315. https://doi.org/10.4103/2229-5178.185494

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 20/04/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x