4 Trik Mengatasi Kulit Kering di Bawah Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mengetahui kondisi kulit kering di bawah mata rasanya begitu mengganggu. Kulit dengan tekstur kering dan mengelupas di bawah mata bisa terjadi pada siapa saja. Tentunya setiap orang ingin kulitnya sehat, sehingga ia bisa tampil optimal dan percaya diri.

Jika Anda mengalami kulit kering di bawah mata, ketahui yuk apa penyebabnya dan cara mengatasinya.

Penyebab kulit kering di bawah mata

Kulit di bawah mata lebih tipis dan halus daripada bagian tubuh lainnya. Kulit yang tipis lebih rentan mengering dan tidak mampu mempertahankan kelembapannya. Karena teksturnya yang tipis membuat kulit di bawah mata cenderung kering.

Kulit yang kering bisa terkelupas membuat penampilan jadi kurang sedap dipandang. Kulit yang terkelupas bisa menimbulkan gatal, iritasi, pecah-pecah, memerah, bahkan warna kulit bisa menjadi berubah.

Bila kulit kering di bawah mata tidak segera diatasi, bisa menyebabkan kulit jadi kering kronis. Hal ini mempengaruhi elastisitas kulit dan munculnya kerutan halus. Keduanya merupakan bagian dari tanda penuaan dini.

Lebih lanjut lagi, kulit kering dan retak dapat membuka pintu bagi bakteri untuk masuk ke dalam kulit. Hingga pada gilirannya, bakteri bisa menginfeksi kulit.

Jangan cemas dulu, dampak buruk ini bisa dihindari. Ada beberapa cara untuk mengatasi kulit kering di bawah mata.

Mengatasi kulit kering di bawah mata

Coba cek kondisi kulit di bawah mata Anda, apakah terasa kering? Bila iya, ini saat yang tepat untuk mengatasi kulit di bawah mata sehingga wajah bisa tampil lebih maksimal dan optimal. Maka itu, ketahui tips menangani kulit kering di bawah mata berikut.

1. Bijak dalam menggunakan produk kosmetik

Bijak menggunakan produk kosmetik merupakan langkah awal untuk mengatasi kulit kering di bawah mata. Industri kosmetik memanjakan Anda untuk menyempurnakan penampilan. 

Namun ingat, Anda perlu mengurangi penggunaan produk kosmetik untuk meminimalkan risiko kulit kering. Kurangi pemakaian produk scrub, pembersih wajah, dan kulit berbahan kimia atau alkohol yang dapat mengeringkan kulit. 

2. Perawatan wajah

Anda bisa mengatasi kulit kering di bawah mata dengan melakukan perawatan kulit. Anda bisa memilih sabun cuci wajah tanpa busa sebagai perawatan kulit. Gunakan air suam-suam kuku saat mencuci wajah dengan usapan pelan. 

Setelah wajah dikeringkan, gunakan pelembap yang tidak mengandung minyak (oil free). Oleskan sedikit pada area bawah mata untuk menjaga kelembapannya.

3. Hindari stres pada kulit

Kadang kita tidak menyadari bahwa perlakuan kecil pada kulit bisa membuat kulit jadi stres. Misalnya, dengan memberikan tekanan ekstra pada kulit terutama di bagian yang sensitif seperti di bawah area mata.

Di samping itu, pastikan menggunakan kuas makeup yang bersih untuk menghindari iritasi terutama pada bagian area bawah mata. Ingat, hindari penggunaan riasan di area mata yang terlalu sering.

4. Tetap hidrasi kulit

Cara mengatasi kulit kering di bawah mata adalah dengan mengonsumsi asupan bernutrisi. Cukupi kebutuhan cairan harian 8 gelas atau 2 liter per hari untuk menjaga kelembapan kulit. 

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung antioksidan agar kesehatan kulit tetap terjaga. Misalnya, sayuran yang berdaun hijau, buah-buahan berwarna terang, dan kacang-kacangan. Sebaiknya, hindari beberapa makanan di bawah ini yang bisa merusak kesehatan kulit.

  • Makanan yang diproses: makanan cepat saji (ayam goreng tepung, burger, pizza, kentang goreng), keripik
  • Minuman ringan: soda dan minuman dengan pemanis buatan
  • Makan karbohidrat olahan: kukis, cake

Dengan cara ini, Anda bisa mengatasi kulit kering di bawah matah dan menjaga kesehatan kulit secara keseuruhan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Es batu tidak hanya menyegarkan tubuh saat diminum, namun es batu untuk wajah banyak manfaatnya. Es batu dapat mengatasi masalah pada kulit wajah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Cara untuk Mengetahui Produk Skincare Anda Cocok dengan Kulit

Kulit dapat menunjukkan tanda tertentu saat dipakaikan produk skincare baru. Begini cara mengetahui apakah skincare Anda cocok atau tidak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Setelah cuci muka sebelum tidur, Anda kemudian pakai pelembap atau krim mata dulu? Simak urutan skincare malam yang tepat berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Cuci Muka yang Benar Agar Kulit Bebas dari Kotoran

Sudah benarkah cara Anda membersihkan muka selama ini? Berikut panduan cara cuci muka yang benar yang penting untuk diketahui.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bentonite clay

Mengenal Bentonite Clay dan Segudang Manfaatnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kuku paronikia paronychia

Paronikia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit