Tanda-tanda Tubuh Anda Kekurangan Vitamin atau Mineral Tertentu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Masalah kurang gizi tidak hanya bisa terjadi di masyarakat kelas bawah atau suku di pelosok pedalaman. Bahkan orang sehat di perkotaan pun bisa kekurangan vitamin dan nutrisi penting. Apalagi jika Anda tergolong sibuk atau tidak makan makanan seimbang secara teratur. Begini cara mendeteksi jika tubuh Anda kekurangan vitamin atau mineral tertentu.

Ciri-ciri kekurangan kalsium

Kalsium penting untuk menjaga tulang kuat dan mengendalikan fungsi otot dan saraf. Kelelahan, kram otot, irama jantung abnormal, dan nafsu makan yang buruk artinya tubuh Anda kekurangan asupan kalsium.

Bila Anda kekurangan mineral kalsium, Anda berisiko terkena osteopenia, suatu kondisi yang menyebabkan berkurangnya massa tulang sehingga meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang. Apalagi kepadatan tulang akan mencapai kapasitas maksimalnya di usia 30, dan akan terus berkurang seiring waktu.

Pastikan Anda memenuhi cadangan kalsium tubuh dengan mengonsumsi setidaknya tiga porsi susu atau yogurt sehari. Sumber kalsium lain yang baik adalah keju, jus jeruk yang diperkaya kalsium, tahu, edamame, dan sayuran hijau berdaun gelap.

Ciri-ciri kekurangan vitamin D

Jika Anda mengalami kelelahan, otot sakit atau lemah, dan/atau nyeri sendi misterius, terutama di cuaca dingin, Anda mungkin kekurangan vitamin D. Tekanan darah tinggi juga bisa menjadi tanda bahwa Anda mungkin tidak cukup vitamin D. Sering sakit kepala pada pria menjadi tanda bahwa tubuhnya kekurangan vitamin D.

Orang-orang yang punya masalah kulit seperti eksim umumnya juga mengalami kekurangan vitamin ini. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang dengan tingkat vitamin D terendah menunjukkan gejala eksim yang lebih parah daripada mereka yang memiliki asupan lebih tinggi.

Untuk mendapatkan cukup vitamin D, konsumsi tiga gelas susu atau 3 porsi yogurt setiap hari; ikan berlemak seperti salmon, tuna, ikan todak dua kali seminggu; jus jeruk fortifikasi; dan perbanyak aktivitas di luar ruangan untuk mendapat paparan sinar matahari pagi.

Tanda-tanda kekurangan kalium

Kalium adalah mineral terbanyak ketiga dalam tubuh. Kalium sangat penting bagi kesehatan karena kekurangan mineral ini dapat menimbulkan berbagai gejala masalah kesehatan seperti lesu, otot lemah, kram otot, refleks berkurang, sembelit, anemia, sakit kepala, dan berat badan yang turun drastis. Pada kasus yang parah, kekurangan kalium dapat menyebabkan ritme jantung tidak normal.

Anda bisa kekurangan kalium akibat diare, muntah-muntah, keringatan berlebih, sedang mengonsumsi antibiotik, atau dari kondisi lainnya seperti gangguan makan (anoreksi, bulimia, dst) atau penyakit ginjal.

Pisang, gandum utuh, susu, sayuran, kacang-kacangan, dan kacang polong adalah sumber kalium terbaik.

Gejala kekurangan zat besi

Zat besi membantu tubuh Anda membuat sel darah merah. Bila kadar zat besi terlalu rendah dalam tubuh, oksigen tidak akan terangkut secara merata ke seluruh bagian tubuh. Anemia akibat defisiensi zat besi dapat menyebabkan kelelahan. Selain itu, kulit pucat dan kusam, kuku kusam dan mudah rapuh, rambut tipis dan rontok juga menjadi pertanda bahwa tubuh Anda kehabisan zat besi, kulit. Perempuan yang menstruasinya berat (darah keluar berlebihan) sangat berisiko kekurangan zat besi. Sama halnya dengan wanita yang vegetarian.

Untuk meningkatkan kadar zat besi, perbanyak makan sereal fortifikasi zat besi, daging sapi tanpa lemak, tiram, kacang (terutama kacang putih, kacang arab, dan kacang merah), kacang lentil, dan bayam. Dan karena penyerapan zat besi dibantu oleh vitamin C, pastikan menu makan Anda juga mencakup banyak sayuran kaya vitamin C seperti brokoli, paprika merah, kangkung, dan kembang kol.

Tanda-tanda kekurangan vitamin B12

Gejala defisiensi B12 yang parah termasuk mati rasa di tungkai, tangan, atau kaki; Masalah berjalan dan keseimbangan; anemia; kelelahan; kelemahan; lidah bengkak dan meradang; paranoia; halusinasi; mudah marah; atau depresi. Retak di sudut mulut juga bisa menjadi tanda kekurangan vitamin ini. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia dan kepikunan pada orang tua.

Vitamin B12 membantu produksi DNA dan mengatur sistem saraf. Vitamin ini juga memainkan peran dalam pertumbuhan dan pembentukan sel darah merah. Vitamin B12 dapat ditemukan pada daging dan produk susu, sehingga siapapun yang termasuk vegan/vegetarian berisiko kekurangan asupan vitamin ini.

Anda bisa mendapatkan vitamin B12 dari sumber pangan hewani. Tingkatkan kadar B12 Anda dengan makan lebih banyak ikan, ayam, susu, dan yogurt. Jika Anda vegan, pilihlah makanan vegan yang diperkaya dengan B12, seperti alternatif pengganti susu, pengganti daging, dan sereal sarapan.

Ciri-ciri kekurangan folat

Folat adalah vitamin B lainnya yang juga terlibat dalam pengaturan sistem saraf. Folat terutama sangat penting bagi wanita di usia subur, itulah sebabnya kenapa vitamin prenatal mengandung dosis folat yang lumayan besar. Kekurangan folat selama kehamilan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah dalam jumlah besar serta cacat tabung saraf pada anak yang belum lahir.

Kekurangan vitamin B12 dan folat dapat memicu dengan kondisi peradangan di seluruh tubuh. Gejala lainnya dari kekurangan vitamin B12 termasuk kelelahan, rambut beruban, sariawan, dan lidah bengkak. Untuk mendapatkan folat dari makanan, perbanyak makan sereal fortifikasi, kacang, kacang lentil, sayuran hijau, dan jeruk.

Gejala kekurangan magnesium

Magnesium membantu menopang kesehatan tulang, kesehatan saraf. dan membantu produksi energi. Kekurangan magnesium cukup jarang terjadi pada orang sehat, tapi hal ini dapat memengaruhi orang-orang yang mengonsumsi obat tertentu, memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau mengonsumsi terlalu banyak alkohol.

Kekurangan magnesium dapat menyebabkan ketidakseimbangan saluran ion kalsium ke seluruh tubuh yang menampakkan dirinya sebagai sejumlah gejala kesehatan. Kekurangan magnesium dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kelelahan, dan kelemahan. Pada kasus yang lebih parah, hal itu dapat menyebabkan mati rasa, kram otot, kejang, irama jantung abnormal, perubahan tingkah laku, atau kadar potassium atau kalsium rendah.

Memperbanyak makanan sehat dan segar adalah solusi terbaik untuk mengatasi gejala kekurangan vitamin. Namun jika Anda merasa sudah cukup makan sehat tapi masih merasa kurang, Anda boleh menambah asupan dari suplemen multivitamin. Yang terpenting adalah selalu bijak dalam mengonsumsinya dan baca aturan pakai.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Keterbatasan fisik bukan berarti penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Berikut olahraga untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

Boleh saja minum bubble tea, tapi kalau terlalu sering, waspada bahayanya bagi kesehatan. Bagaimana agar tetap sehat meski doyan bubble tea?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Picu Sarkopenia Saat Tua Nanti

Sarkopenia adalah hilangnya massa otot yang umum terjadi di usia senja. Usut punya usut, sarkopenia bisa disebabkan oleh gaya hidup tak sehat semasa muda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Pantangan Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Hepatitis

Beberapa makanan tertentu dikenal bisa merusak fungsi hati sehingga perburuk kondisi. Apa saja pantangan makanan untuk pengidap hepatitis?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 18 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit


Direkomendasikan untuk Anda

obat vertigo

Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
resep membuat bakwan

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit