home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengulik Hyaluronic Acid, Zat Pelembap yang Ampuh untuk Kulit

Mengulik Hyaluronic Acid, Zat Pelembap yang Ampuh untuk Kulit

Produk skincare yang mengandung hyaluronic acid konon sedang laris-larisnya diburu oleh pegiat kecantikan. Hyaluronic acid adalah versi buatan dari zat alami bernama sama yang ada di dalam tubuh setiap manusia. Sebagai bahan aktif, senyawa ini disebut-sebut punya banyak manfaat.

Apa itu hyaluronic acid?

skin care tidak bekerja

Hyaluronic acid, atau asam hialuronat, adalah bahan bening dan lengket yang secara alamiah dibentuk di dalam tubuh. Senyawa ini paling banyak ditemukan pada lapisan bening mata, jaringan ikat persendian, dan kulit.

Fungsi utama asam hialuronat adalah menahan air di dalam jaringan ikat dan kulit. Di dalam tubuh, senyawa yang juga dikenal sebagai hyaluronan ini mampu menahan air dengan bobot hingga ribuan kali melebihi berat aslinya.

Hal ini memungkinkan air untuk tetap berada dalam jaringan dan tidak menguap ke luar tubuh. Air adalah pelumas alami yang membuat jaringan tubuh selalu lembap, bisa menjalankan fungsinya dengan baik, serta terlindung dari kerusakan.

Seperti halnya kolagen, produksi asam hialuronat akan berkurang seiring pertambahan usia. Maka dari itu, asam hialuronat dalam bentuk skincare atau suplemen kerap diperlukan sebagai bentuk perawatan untuk kulit.

Manfaat hyaluronic acid untuk kulit

skincare bulan puasa

Hyaluronic acid adalah zat humektan alami dengan fungsi utama menjaga kelembapan kulit. Penggunaan rutin produk skincare mengandung senyawa ini dapat memberikan manfaat sebagai berikut.

1. Melembapkan kulit

Jika jenis kulit Anda cenderung kering, pelembap yang mengandung asam hialuronat akan sangat membantu melembapkan kulit. Kulit yang lembap nantinya bisa tampak lebih kenyal, padat, dan bercahaya.

Hyaluronic acid juga baik bagi pemilik kulit kering berjerawat, sebab senyawa ini mampu mengurangi produksi minyak berlebih yang menjadi pemicu timbulnya jerawat.

2. Mengurangi kerutan pada wajah

Seiring bertambahnya usia, kulit akan semakin kering dan mengeriput karena tidak lagi membentuk kolagen sebanyak dulu. Anda bisa memperlambat munculnya keriput dengan menggunakan produk anti-aging mengandung asam hialuronat.

Menurut hasil uji klinis yang dimuat dalam Journal of Cosmetic Dermatology, produk dengan kandungan hyaluronic acid mampu mengurangi kerutan di sekitar mata serta mengencangkan kulit yang kendur kurang lebih setelah 30 hari pemakaian rutin.

Dengan menahan air dalam jaringan kulit, asam hialuronat membantu mengisi ruang antarsel yang kosong karena kekurangan kolagen. Hal ini membuat kulit tampak lebih berisi, kenyal, serta bebas dari garis halus dan keriput.

3. Memperbaiki kulit yang terbakar matahari

Bagi orang yang sering bermasalah dengan kulit terbakar akibat beraktivitas di bawah terik matahari, krim pelembap hyaluronic acid dapat membantu memperbaiki kondisi kulit yang rusak.

Sinar matahari memang bermanfaat untuk meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh. Akan tetapi, paparan sinar matahari secara berlebihan dapat merusak jaringan kulit, mempercepat penuaan kulit, dan bahkan meningkatkan risiko penyakit kanker.

Saat tubuh mendeteksi kerusakan pada kulit, hyaluronan segera membantu perbaikan kulit lewat reaksi peradangan yang terkendali. Senyawa ini merangsang pembentukan pembuluh darah pada area yang rusak sehingga kulit pulih lebih cepat.

Efek samping hyaluronic acid

tanda ganti skin care

Secara umum, asam hialuronat baik dalam bentuk suplemen, produk perawatan kulit, maupun suntikan tergolong aman asalkan dipakai sesuai anjuran. Namun, senyawa ini mungkin bisa memicu reaksi alergi kulit pada beberapa orang.

Orang yang pertama kali memakai produk mengandung asam hialuronat sebaiknya melakukan tes alergi dahulu dengan mengoleskan sedikit produk pada kulit. Jika tidak ada reaksi setelah 24 jam, kemungkinan produk ini aman bagi Anda.

Efek samping seperti nyeri, gatal, dan kemerahan umumnya berasal dari penggunaan asam hialuronat dalam bentuk suntikan. Akan tetapi, efek samping ini biasanya ringan dan akan hilang dalam seminggu.

Aturan pakai hyaluronic acid untuk kulit

Produk skin care alami

Asam hialuronat bisa digunakan kapan saja pada tipe kulit apa pun. Senyawa ini juga dapat digabungkan dengan eksfoliator, retinol untuk kulit, vitamin, maupun jenis asam lainnya.

Satu-satunya pengecualian adalah asam dengan pH rendah seperti glycolic acid. Ini karena asam dengan pH yang rendah dapat mengurangi keampuhan asam hialuronat dalam melembapkan kulit.

Anda mungkin juga perlu mencoba beberapa kali hingga menemukan produk dengan asam hialuronat yang paling cocok dengan kulit Anda. Ukuran molekul senyawa ini kadang terlalu besar untuk kulit sehingga tidak bisa menembus hingga ke dalam.

Walaupun tidak ada efek samping serius, hentikan pemakaian produk bila kulit Anda menunjukkan reaksi alergi ataupun reaksi negatif lainnya. Gantilah dengan produk pelembap lain yang lebih cocok dengan kulit Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Papakonstantinou, E., Roth, M., & Karakiulakis, G. (2012). Hyaluronic acid: A key molecule in skin aging. Dermato-endocrinology, 4(3), 253–258.

Nobile, V., Buonocore, D., Michelotti, A., & Marzatico, F. (2014). Anti-aging and filling efficacy of six types hyaluronic acid based dermo-cosmetic treatment: double blind, randomized clinical trial of efficacy and safety. Journal of cosmetic dermatology, 13(4), 277–287.

Litwiniuk, M., Krejner, A., Speyrer, M. S., Gauto, A. R., & Grzela, T. (2016). Hyaluronic Acid in Inflammation and Tissue Regeneration. Wounds : a compendium of clinical research and practice, 28(3), 78–88.

Walker, K., et al. (2019). Hyaluronic acid. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482440/

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal diperbarui 09/12/2020
x