Alergi Sunscreen? Ini 5 Cara Lain untuk Melindungi Kulit Anda dari Sinar UV

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cara paling mudah melindungi kulit dari paparan sinar UV adalah dengan menggunakan sunscreen. Sayangnya, kandungan tertentu dalam sunscreen bisa menyebabkan alergi pada sebagian orang sehingga mereka perlu mencari cara lain untuk melindungi kulitnya.

Tips melindungi kulit dari paparan sinar matahari

Sinar matahari memang bermanfaat, tapi paparan secara berlebihan juga dapat  meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi orang yang memiliki alergi terhadap sunscreen.

Namun, Anda tak perlu risau. Selain dengan sunscreen, berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi kulit dari sinar UV jika Anda memiliki alergi tabir surya:

1. Memakai pakaian yang tepat

Apabila memiliki alergi sunscreen, Anda mungkin dapat memakai pakaian yang tepat untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan sinar matahari berlebih.

Saat memilih pakaian, pertimbangkan bahan, warna, panjang dan ukuran, serta kemampuannya dalam menangkal sinar matahari.

Kain dari bahan kepar/linen (twill), denim, spandeks, serta pakaian berwarna gelap bisa melindungi kulit dari sinar UV dengan lebih efektif. Anda pun dapat menambah perlindungan dengan memilih pakaian yang memiliki ultraviolet protection factor (UVF).

2. Mengenakan topi dan kacamata hitam

Topi dapat melindungi kulit kepala, hidung, pipi, telinga, dan leher ketika Anda bepergian dalam cuaca terik. Pilihlah topi yang memiliki bagian lidah topi selebar 8 cm atau lebih agar seluruh bagian wajah dan kepala Anda terlindung sempurna.

Selain itu, kenakan pula kacamata hitam untuk melindungi mata dan kulit sekitarnya dari paparan sinar UV. Pilihlah kacamata hitam berkualitas baik yang menyerap 99-100 persen sinar matahari untuk mendapatkan perlindungan maksimal.

3. Berdiri di tempat yang teduh

Apabila Anda harus berdiri lama dalam cuaca yang terik dan tak dapat menggunakan sunscreen karena alergi, carilah tempat yang cukup teduh.

Anda boleh memakai payung, tapi jangan hanya mengandalkan payung. Pasalnya, payung tidak cukup rapat untuk bisa menyerap sinar matahari.

Pilihlah payung yang rapat atau pepohonan untuk melindungi kulit dari sinar UV. Jauhi tempat yang berdekatan dengan beton, tembok, pasir, air karena bahan-bahan ini dapat memantulkan sinar matahari dengan lebih kuat.

4. Membatasi durasi terpapar sinar matahari

Tanpa perlindungan sama sekali, kulit dapat mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari hanya dalam waktu 15 menit. Namun, efeknya biasanya baru akan terlihat setelah 12 jam.

Untuk melindungi kesehatan kulit, batasi durasi paparan sinar UV selama Anda berada di luar rumah. Anda juga disarankan untuk membatasi aktivitas luar rumah dengan durasi lama antara pukul 10.00-14.00 WIB saat matahari sedang terik-teriknya.

5. Mengonsumsi makanan yang menyehatkan kulit

blueberry

Apa yang Anda makan turut memengaruhi kesehatan kulit Anda. Makanan terbaik untuk kulit Anda adalah yang kaya akan kandungan air, antioksidan, asam lemak omega-3, beta karoten, serta vitamin dan mineral.

Makanan yang dapat membantu melindungi kulit Anda dari sinar UV antara lain:

  • Blueberry
  • Semangka
  • Kacang dan biji-bijian
  • Wortel
  • Teh hijau
  • Sayuran berdaun hijau dan kol

Menggunakan sunscreen hanyalah satu dari banyak cara untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV berlebih. Walaupun memiliki alergi terhadap sunscreen, Anda tetap bisa menjaga kesehatan kulit dengan banyak cara lain.

Cara apa pun yang Anda lakukan, semuanya memberikan manfaat bagi kesehatan kulit Anda. Jadi, jangan lupa mengenakan pakaian yang tepat, berteduh, dan batasi waktu paparan sinar matahari agar kulit Anda senantiasa sehat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tabir Surya untuk Kulit, Seberapa Penting Menggunakannya?

Cahaya matahari memicu penuaan dini, kulit kusam, hingga kanker kulit. Maka itu, dibutuhkan rangkaian skincare tabir surya. Seberapa penting produk ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Ciri-Ciri Kulit Kombinasi dan Aturan Penting Merawatnya

Merawat kesehatan kulit kombinasi tentu tidak semudah merawat satu jenis kulit saja. Psstt, intip 10 cara ini bisa menjaga kulit kombinasi Anda tetap sehat!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Beragam Cara Mudah Mengatasi Kulit Kering

Semua orang bisa memiliki kulit kering, baik dari paparan sinar matahari maupun udara ruangan. Cari tahu cara mengatasi kulit kering berikut!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Paraben dalam Kosmetik: Benarkah Berbahaya?

Paraben sering dianggap sebagai barang "haram" dalam kosmetik karena dianggap bisa memicu kanker. Bagaimana bukti ilmiahnya?

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 8 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

ekstrak bengkoang

Benarkah Lulur Ekstrak Bengkoang Bisa Memutihkan Kulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
gambar laki-laki garuk-garuk iritasi pada kulit

Mengenal Iritasi Kulit dari Ciri-Ciri, Penyebab, Hingga Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
masker beras

Bagaimana Cara Membuat Masker Beras untuk Kulit Cerah Memesona?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit