home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Tidak Hanya Lezat, Ini 6 Manfaat Bayam Hijau yang Penuh Gizi

Tidak Hanya Lezat, Ini 6 Manfaat Bayam Hijau yang Penuh Gizi

Bila ingat bayam, pasti Anda ingat kartun Popeye Si Pelaut yang gemar makan bayam. Ya, setelah makan bayam, Popeye mendapatkan ledakan energi yang begitu dahsyat dan mampu mengalahkan penjahat. Nah, sebenarnya apa ,sih, manfaat dan kandungan gizi bayam hijau sampai bisa memberikan dampak yang positif terhadap kesehatan Anda?

Kandungan gizi yang ada pada bayam

resep sayur bayam

Sebelum membahas manfaat, mari cari tahu terlebih dahulu kandungan apa yang ada di dalam bayam sehingga baik untuk kesehatan Anda,

Menurut Kementerian Kesehatan RI, pada setiap 100 gram (g) bayam hijau yang masih mentah, terdapat berbagai karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral di dalamnya, seperti:

  • Air: 94,5 g
  • Energi: 16 Kalori (Kal)
  • Protein: 0,9 g
  • Lemak: 0,4 g
  • Karbohidrat: 2,9 g
  • Serat: 0,7 g
  • Abu: 1,3 g
  • Kalsium: 166 miligram (mg)
  • Fosfor: 76 mg
  • Zat besi: 3,5 mg
  • Natrium: 16 mg
  • Kalium: 456,4 mg
  • Zinc (seng): 0,4 mg
  • Beta karoten: 2,699 mcg
  • Thiamin (vitamin B1): 0,04 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,10 mg
  • Niacin: 1 mg
  • Vitamin C: 41 mg

Dengan jumlah kandungan gizi di atas, tidak mengherankan jika bayam tergolong dalam sayuran yang direkomendasikan untuk kebutuhan gizi Anda.

Segudang manfaat yang diberikan oleh bayam hijau

Selain memberikan tenaga, bayam hijau punya manfaat atau khasiat baik untuk kesehatan mata, mengurangi tekanan darah, dan berbagai manfaat lainnya.

Yuk, intip berbagai manfaat bayam hijau berikut ini:

1. Baik untuk penglihatan

merawat kulit sekitar mata

Ternyata, kandungan bayam yang kaya beta karoten, lutein, dan zeaxanthin sangat baik untuk penglihatan Anda.

Beta-karoten yang ada pada bayam hijau menjadi alasan mengapa sayuran ini sehat untuk mata Anda.

Dengan makan bayam yang rutin, kebutuhan vitamin A Anda akan selalu tercukupi dan tak perlu takut kekurangan.

Selain itu, makan bayam hijau baik untuk mengurangi rasa gatal di mata, bantu mengobati ulkus mata, dan gangguan pada mata lainnya.

Lain lagi dengan zeaxanthin dan lutein yang juga terkandung di dalam bayam.

Menurut sebuah artikel dari Annual Review of Nutrition, lutein dan zeaxanthin dapat meningkatkan ketajaman penglihatan serta mengurangi risiko degenerasi makula.

2. Mencegah kanker

kesehatan jiwa pasien kanker

Bukan hanya untuk kesehatan mata, manfaat bayam hijau lainnya adalah mencegah timbulnya kanker. Kok bisa, ya?

Jawabannya adalah karena bayam punya kandungan klorofil di dalamnya.

Klorofil efektif berperan sebagai penahan efek karsinogenik dari amina heterosilik. Tidak hanya itu, bayam juga membantu memperlambat pertumbuhan sel tumor.

Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari Bioactive Foods in Promoting Health yang melibatkan seorang wanita dengan tumor di serviks alias leher rahimnya.

3. Memperkuat otot

susu kedelai untuk meningkatkan massa otot manfaat bayam hijau

Nah, ini dia keistimewaan bayam hijau yang sering digambarkan di kartun Popeye, yaitu memperkuat otot.

Ternyata, tidak hanya di kartun, di dunia nyata pun bayam sangat berperan penting dalam mengencangkan otot Anda, terutama otot jantung.

Hal tersebut dikarenakan faktor koenzim Q-10 (C0-Q10) di dalam bayam bertugas sebagai antioksidan sekaligus membantu memompa darah ke seluruh tubuh.

Darah yang dipompa ke seluruh bagian tubuh ini dibantu oleh otot jantung yang sudah lebih kuat.

Selain itu, koenzim pada bayam mampu menurunkan risiko terkena penyakit gagal jantung, hipertensi, dan jantung koroner.

4. Mengelola diabetes

glukosa darah adalah gula darah adalah

Antioksidan atau asam alfa-lipoat yang terkandung di bayam juga dapat menurunkan gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mencegah oksidatif.

Selain ketiga manfaat tersebut, bayam dengan asam alfa-lipoat ternyata bisa menurunkan risiko neuropati perifer dan otonom pada penyandang diabetes.

Hal ini diulas dalam sebuah studi dari jurnal Medical Archives, meski belum terungkap jelas apakah asam alfa-lipoat dalam bentuk pil atau tablet akan sama efeknya dengan yang injeksi.

Namun, tidak menutup harapan bagi para penyandang diabetes untuk tetap makan bayam agar mereka terhindar dari komplikasi.

5. Baik untuk ibu hamil

manfaat vitamin b kompleks untuk ibu hamil

Manfaat bayam hijau bagi ibu hamil ternyata berpengaruh sangat besar bagi janinnya. Folat yang ada pada sayuran berwarna hijau ini sangat dibutuhkan oleh calon bayi.

Hal tersebut dikarenakan dapat mengembangkan sistem saraf mereka, sehingga cacat pada mulut, seperti sumbing dapat terhindarkan.

Oleh karena itu, bayam hijau sangat bermanfaat bagi para ibu hamil dan menyusui karena memberikan dampak yang baik bagi anak Anda.

6. Menjaga tekanan darah

mencegah hipertensi tekanan darah tinggi

Bagi para penderita hipertensi, makan bayam dapat menjadi salah satu alternatif untuk menjaga tekanan darah mereka.

Kandungan kaliumnya ternyata dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, risiko terkena hipertensi pun berkurang karena folat yang menenangkan pembuluh darah.

Tekanan darah yang terjaga dengan baik, Anda juga mengurangi stres pada sistem kardiovaskular. Nah, tubuh pun mendapatkan oksigen dengan baik.

Manfaat bayam hijau ternyata sangat baik untuk kesehatan Anda, bukan? Oleh karena itu, mulailah untuk menyisipkan bayam sebagai masakan sayuran Anda. Tubuh sehat, hidup pun bahagia.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Maeda, N., Yoshida, H., & Mizushina, Y. (2010). Spinach and Health. Bioactive Foods In Promoting Health, 393-405. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-374628-3.00026-8

Hezel, M., Liu, M., Schiffer, T., Larsen, F., Checa, A., & Wheelock, C. et al. (2015). Effects of long-term dietary nitrate supplementation in mice. Redox Biology5, 234-242. https://doi.org/10.1016/j.redox.2015.05.004

Mares, J. (2016). Lutein and Zeaxanthin Isomers in Eye Health and Disease. Annual Review Of Nutrition36(1), 571-602. https://dx.doi.org/10.1146%2Fannurev-nutr-071715-051110

McQuistan, T., Simonich, M., Pratt, M., Pereira, C., Hendricks, J., & Dashwood, R. et al. (2012). Cancer chemoprevention by dietary chlorophylls: A 12,000-animal dose–dose matrix biomarker and tumor study. Food And Chemical Toxicology50(2), 341-352. https://dx.doi.org/10.1016%2Fj.fct.2011.10.065

Ibrahimpasic K. (2013). Alpha lipoic acid and glycaemic control in diabetic neuropathies at type 2 diabetes treatment. Medical archives (Sarajevo, Bosnia and Herzegovina)67(1), 7–9. https://doi.org/10.5455/medarh.2013.67.7-9

Fischer, A., Onur, S., Niklowitz, P., Menke, T., Laudes, M., Rimbach, G., & Döring, F. (2016). Coenzyme Q10 Status as a Determinant of Muscular Strength in Two Independent Cohorts. PloS one11(12), e0167124. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0167124

Hoek-van den Hil, E. F., van Schothorst, E. M., van der Stelt, I., Swarts, H. J., van Vliet, M., Amolo, T., Vervoort, J. J., Venema, D., Hollman, P. C., Rietjens, I. M., & Keijer, J. (2015). Direct comparison of metabolic health effects of the flavonoids quercetin, hesperetin, epicatechin, apigenin and anthocyanins in high-fat-diet-fed mice. Genes & nutrition10(4), 469. https://doi.org/10.1007/s12263-015-0469-z

Bondonno, C. P., Yang, X., Croft, K. D., Considine, M. J., Ward, N. C., Rich, L., Puddey, I. B., Swinny, E., Mubarak, A., & Hodgson, J. M. (2012). Flavonoid-rich apples and nitrate-rich spinach augment nitric oxide status and improve endothelial function in healthy men and women: a randomized controlled trial. Free radical biology & medicine52(1), 95–102. https://doi.org/10.1016/j.freeradbiomed.2011.09.028

Tang, Y., Jiang, H., & Bryan, N. S. (2011). Nitrite and nitrate: cardiovascular risk-benefit and metabolic effect. Current opinion in lipidology22(1), 11–15. https://doi.org/10.1097/MOL.0b013e328341942c

Folate (Folic Acid) – Vitamin B9 – Harvard T.H. Chan School of Public Health. (n.d.). Retrieved February 11, 2021, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/folic-acid/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 22/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita