home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Hati-Hati! Badan Terlalu Kurus Sebabkan 5 Kondisi Ini

Hati-Hati! Badan Terlalu Kurus Sebabkan 5 Kondisi Ini

Banyak orang merasa ingin memiliki tubuh yang kurus. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya menjadi kurus sama bahayanya dengan kelebihan berat badan? Badan terlalu kurus merupakan kondisi yang perlu diperhatikan.

Bagaimana dampak badan terlalu kurus untuk kesehatan?

Kurus adalah kondisi kurangnya berat badan bila dibandingkan dengan tinggi badannya. Atau, bisa disebut juga bahwa proporsi berat badannya tidak proporsional dengan tinggi badannya.

Seseorang tergolong kurus (underweight) ketika memiliki nilai indeks massa tubuh (IMT) yang kurang dari 18,5. Untuk mengetahui berapa indeks massa tubuh Anda, hitunglah dengan kalkulator indeks massa tubuh.

Lalu, apa saja kondisi yang menjadi akibat bila badan Anda terlalu kurus? Simak daftarnya di bawah ini.

1. Kekurangan zat gizi

Orang yang kurus memiliki risiko besar mengalami kekurangan asupan gizi, apa pun jenis zat gizinya. Kurangnya asupan salah satu zat gizi akan berdampak ke berbagai kondisi penyakit lainnya.

Contohnya jika kekurangan zat besi, Anda akan memiliki risiko besar mengalami anemia. Anemia akan membuat orang merasa gampang lemas. Jika kekurangan kalsium, Anda berisiko mengalami osteopenia hingga osteoporosis.

2. Rentan sakit

Sistem kekebalan tubuh yang melamah termasuk masalah yang dialami orang dengan badan terlalu kurus. Mereka biasanya kekurangan asupan kalori, protein, dan antioksidan. Padahal, Anda butuh gizi yang cukup agar sistem imun tubuh tetap kuat.

Zat gizi protein berfungsi membuat hormon, enzim, dan membuat jaringan baru yang terserang infeksi. Antioksidan berguna untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Saat keduanya kurang, tubuh Anda jadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Suatu studi dari Clinical Microbiology and Infection pada 2018 membuktikan bahwa ada hubungan antara infeksi dan badan terlalu kurus. Semakin kurus seseorang, risiko mengalami penyakit infeksi akan semakin besar.

3. Tidak subur

Orang yang badannya terlalu kurus memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami amenore. Amenore merupakan gangguan siklus menstruasi, sehingga Anda mungkin berhenti menstruasi.

Siklus menstruasi yang tidak teratur dalam jangka waktu panjang bisa mengganggu produksi sel telur dalam tubuh wanita. Jika tubuh tidak menghasilkan sel telur, Anda akan jadi tidak subur dan akan kesulitan mengusahakan kehamilan.

4. Osteoporosis

Melansir Healthline, orang dengan badan terlalu kurus memiliki risiko penurunan kepadatan tulang atau bone mineral density (BMD) yang lebih parah dibandingkan orang dengan berat badan normal.

Berkurangnya kepadatan tulang tentunya membuat Anda rentan mengalami osteoporosis. Dalam sebuah studi, 24% wanita dengan IMT kurang dari 18,5 menunjukkan BMD yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita dengan berat badan normal.

5. Perubahan hormon

Dampak badan terlalu kurus lainnya berkaitan dengan keseimbangan hormon. Orang yang terlalu kurus berisiko mengalami gangguan hormon, termasuk hormon-hormon penting yang mengatur kondisi kesehatan tulang dan jantung.

Bagi wanita, gangguan hormon reproduksi juga sering terjadi, sehingga menyebabkan menstruasi tidak teratur atau bahkan tidak menstruasi. Jika kondisi ini dibiarkan, Anda mungkin saja menjadi tidak subur.

Selain itu, tubuh yang terlalu kurus dapat menimbulkan gangguan pada hormon stres. Hormon stres cenderung meningkat dan ini bisa mengganggu kondisi psikologis Anda.

Terlalu kurus juga bisa memengaruhi produksi hormon tiroid. Hormon tiroid ini berfungsi penting dalam berbagai sistem dalam tubuh, mulai dari menjaga sistem pernapasan, menjaga subuh tubuh, mengatur denyut jantung, hingga menguatkan otot.

Jika produksi hormon ini berkurang atau terhambat, semua fungsi tubuh tersebut juga akan menurun secara otomatis.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Elwin Belinda. 2014. Health Effects of Being Underweight. [Online] Tersedia pada: http://www.entwellbeing.com.au/health-effects-of-being-underweight/ (Diakses 2 Mei 2018)

Marcin Ashley. 2017. 6 Health Risks of Being Underweight. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/underweight-health-risks#immune-function (Diakses 2 Mei 2018)

NHS Choices. 2017. Underweight Adults. [Online] Tersedia pada: https://www.nhs.uk/Livewell/Goodfood/Pages/Underweightadults.aspx (Diakses 2 Mei 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 24/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita