Fungsi Vitamin D Selama Masa Kehamilan

Oleh

Penelitian membuktikan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi cukup vitamin D dengan dosis yang cukup, kelak anak-anaknya memiliki IQ tinggi.

Apa itu Vitamin D?

Vitamin D penting untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Ini juga merupakan faktor penting dalam memastikan otot, jantung, paru-paru, dan otak Anda bekerja dengan baik dan tubuh Anda dapat melawan infeksi.

Tidak seperti vitamin lainnya, tubuh Anda akan memproduksi vitamin D sendiri saat Anda mengekspos kulit Anda terhadap sinar matahari. Namun, Anda tetap perlu mendapatkan vitamin lainnya dari makanan yang Anda makan. Misalnya, Anda perlu mendapatkan vitamin C dari buah-buahan dan sayuran.

Mengapa mengonsumsi Vitamin D begitu penting?

Vitamin D membantu mengatur tingkat kalsium dan fosfat dalam tubuh Anda untuk menjaga tulang dan gigi yang sehat.

Kekurangan vitamin D saat Anda sedang hamil atau menyusui dapat mencegah bayi Anda mendapatkankan cukup kalsium dan fosfat. Hal ini menyebabkan lemahnya perkembangan gigi dan tulang, dan dalam sedikit kasus juga dapat memunculkan rakhitis pada bayi Anda.

Vitamin D dapat membantu Anda untuk melawan infeksi. Vitamin ini juga dapat membantu mencegah diabetes dan beberapa jenis kanker.

Mungkin ada hubungan antara kadar vitamin D yang rendah selama kehamilan dan peningkatan risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah. Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa vitamin D memiliki dampak terbesar pada kesehatan tulang, Menjaga tulang yang kuat dan sehat sangat penting untuk pertumbuhan bayi dan anak-anak, tetapi fondasinya didirikan di dalam rahim.

Masalah kalsium, tulang, atau vitamin D dalam perkembangan bayi tidak terjadi sampai beberapa bulan setelah lahir (sering terjadi saat tahun kedua). Setelah lahir, bayi akan bergantung pada calcitriol untuk menyerap kalsium dari usus, dan jika bayi  menderita defisiensi vitamin D, asupan kalsium rendah pada tulang akan menyebabkan munculnya penyakit ricket (tulang lunak).

Kapan sebaiknya mengonsumsi Vitamin D

Bahkan sebelum hamil Anda harus memiliki banyak vitamin D. Jika Anda memiliki cukup vitamin D sebelum kehamilan dan kemudian Anda hamil, teruskan mengonsumsi cukup vitamin D untuk kebutuhan Anda dan janin.

Direkomendasikan mengonsumsi suplemen yang mengandung 10 mikrogram (mcg) vitamin D setiap hari selama kehamilan dan saat Anda sedang menyusui.

Kebanyakan multivitamin kehamilan mengandung vitamin D. Atau Anda dapat mengkonsumsi suplemen vitamin D tunggal. Anda perlu mengonsumsi vitamin D selama kehamilan untuk memberikan bayi Anda cukup vitamin D selama beberapa bulan pertama hidupnya. Anda harus mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D setiap hari ketika Anda sedang hamil dan jika Anda menyusui

Pastikan Anda hanya menonsumsi multivitamin yang dibuat khusus untuk kehamilan, dan periksa label untuk melihat berapa banyak vitamin D yang terkandung di dalamnya. Tanya apoteker, bidan, atau dokter jika Anda tidak yakin mana yang cocok.

Jika Anda tidak mengkonsumsi suplemen vitamin D saat hamil dan menyusui, bayi Anda mungkin tidak memiliki banyak vitamin D yang ia butuhkan dalam beberapa bulan pertama hidupnya. Jika hal ini terjadi, dokter atau bidan dapat merekomendasikan dosis harian vitamin D untuk bayi Anda dari usia satu bulan.

Sumber makanan yang mengandung Vitamin D

Anda mendapatkan sebagian besar vitamin D dari sinar matahari pada kulit Anda. Hal ini karena vitamin Dterbentuk di bawah kulit sebagai reaksi terhadap sinar matahari. Vitamin D juga ditemukan di sejumlah kecil makanan, termasuk:

  • minyak ikan
  • telur
  • makanan yang diperkaya vitamin D, seperti sereal sarapan dan susu bubuk

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Oktober 1, 2019

Yang juga perlu Anda baca