Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

    Kekebalan Tubuh Berubah saat Hamil? Ini Penanganannya

    Angka kehamilan diperkirakan meningkat di tengah pandemi. Kehamilan tentunya membawa banyak perubahan di dalam tubuh Ibu. Salah satunya adalah perubahan kekebalan tubuh saat hamil. Yuk, cari tahu penyebab perubahan tersebut dan cara menjaga sistem imun tubuh tetap sehat di tengah kehamilan.

    Penyebab kekebalan tubuh berubah saat hamil

    Menurut kajian The Immune System in Pregnancy: A Unique Complexity, ada beberapa hal yang memicu perubahan pada sistem kekebalan tubuh di ibu hamil.

    Perubahan di sistem kekebalan tubuh

    Fungsi sistem kekebalan tubuh adalah melindungi tubuh dari penyakit. Namun, kehamilan membawa sedikit perubahan pada sistem kekebalan tubuh. Perubahan ini mendorong sistem imun untuk melindungi tubuh ibu hamil sembari menjaga janin yang sedang tumbuh.

    Sederhananya, cara kerja sistem kekebalan tubuh berubah menjadi lebih unik dan rumit di tengah kehamilan karena harus melindungi dua tubuh secara bersamaan.

    Adaptasi tubuh akibat perubahan protein sitokin

    Di trimester pertama sampai awal trimester kedua, perubahan sistem kekebalan tubuh saat hamil terjadi karena tubuh beradaptasi dengan keadaan barunya. Perubahan ini dianggap tubuh sebagai sebuah “luka” yang harus ditangani. Oleh sebab itu, tubuh mengeluarkan respons yang kuat dengan menghasilkan protein sitokin dalam jumlah besar untuk mengatasi “luka” tersebut .

    Respons ini membuat ibu hamil merasakan beberapa gejala, seperti mual dan muntah akibat morning sickness.

    Seiring waktu, pertumbuhan janin dan plasenta membuat keduanya “bekerja sama” lebih baik dengan ibu. Alhasil, respons sistem imun sudah tidak terlalu banyak. Gejala mual muntah pun turut mereda.

    Menjaga kekebalan tubuh saat hamil

    kekebalan tubuh ibu hamil

    Perbedaan cara kerja sistem imun saat kehamilan membuat Ibu wajib menjaga kesehatan. Menjaga kesehatan meminimalisasi risiko terserang penyakit atau infeksi. Dengan begitu, kesehatan Ibu dan janin tetap terjaga.

    Istirahat

    Mengutip dari American Pregnancy Association, istirahat yang cukup membantu sistem imun bekerja lebih baik. Sistem imun yang sehat juga lebih baik dalam melawan hal-hal yang dapat memicu penyakit di dalam tubuh. Maka dari itu, Ibu harus istirahat yang cukup untuk menjaga kekebalan tubuh saat hamil.

    Menjaga kebersihan

    Ada waktu ketika sistem imun lebih lemah saat hamil, sehingga tubuh mudah terserang penyakit. Salah satu cara terbaik melawan dampak ini yaitu dengan menjaga kebersihan.

    Praktik menjaga kebersihan yang dapat dilakukan adalah:

    • Membersihkan tangan sebelum menyiapkan makanan dan makan
    • Menggunakan peralatan makan yang bersih
    • Rutin mencuci tangan

    Makan makanan bergizi

    Jaga kekebalan tubuh saat hamil dengan makan makanan bergizi. Makanan bergizi yang bervariasi dengan porsi seimbang membantu mencukupi kebutuhan nutrisi ketika hamil. Kebutuhan nutrisi yang terpenuhi membantu Ibu menjalani kehamilan dengan sehat dan juga untuk kepentingan janin.

    Mengonsumsi suplemen

    suplemen ibu hamil

    Apabila diperlukan dan diizinkan oleh dokter, Ibu dapat mengonsumsi suplemen untuk membantu menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh dan memenuhi asupan nutrisi. Sejumlah nutrisi yang penting di tengah kehamilan meliputi:

    • Asam folat untuk pertumbuhan janin
    • Zat besi supaya terhindar dari kelelahan dan anemia
    • Kalsium
    • Vitamin C
    • Vitamin D

    Pada beberapa kesempatan, ibu hamil mungkin perlu asupan nutrisi tambahan dari suplemen. Contohnya adalah ibu hamil yang sedang melalui masa kehamilan di tengah pandemi COVID-19. Himbauan untuk di rumah saja di tengah pandemi membuat ibu hamil tidak bisa berjemur di luar rumah sebagai usaha memenuhi kebutuhan vitamin D.

    Pada kehamilan, vitamin D bermanfaat dalam mengatur penggunaan kalsium yang ada di dalam tubuh. Selain itu, vitamin D juga memiliki kaitan dengan sistem imun tubuh. Sebuah studi menyimpulkan kekurangan vitamin D dapat membuat sistem imun tidak bekerja dengan baik.

    Kemudian, kalsium organik akan digunakan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tulang ibu sembari digunakan untuk membantu pertumbuhan tulang janin. Pada akhir trimester ketiga, sekitar 80 persen tulang janin berasal dari kalsium yang dikonsumsi oleh ibu. Jadi, kondisi tulang bayi saat lahir nanti ditentukan oleh asupan kalsium ibu hamil.

    Lantas, bagaimana dengan vitamin C? Ibu dapat menjaga sistem kekebalan tubuh saat hamil dengan vitamin C. Kesehatan tubuh terjaga berkat perlindungan yang diberikan oleh vitamin C terhadap sel-sel tubuh. Ketika memilih suplemen, pilih vitamin C berjenis ester-C dibandingkan vitamin C biasa jenis asam askorbat, karena lebih ramah di lambung.

    Perlu diingat juga, sebelum mengonsumsi suplemen untuk kesehatan tulang dan kekebalan tubuh ibu hamil, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

    health-tool-icon

    Penambahan Berat Badan Kehamilan

    Perhitungan ini dapat digunakan untuk perempuan yang ingin melihat kisaran kenaikan berat badan yang sehat selama kehamilan berdasarkan berat badan mereka sebelum hamil.

    28

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    BKKBN – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (n.d.). Dampak COVID-19 Terhadap Keluarga Berencana, Kesehatan Ibu, Dan Kekerasan Berbasis gender. BKKBN. Retrieved August 11, 2020, from https://www.bkkbn.go.id/detailpost/dampak-covid-19-terhadap-keluarga-berencana-kesehatan-ibu-dan-kekerasan-berbasis-gender

    Getting sick while pregnant. (2020, June 15). American Pregnancy Association. Retrieved August 11, 2020, from https://americanpregnancy.org/pregnancy-complications/sick-while-pregnant/

    Gruenwald, J., Graubaum, H., Busch, R., & Bentley, C. (2006). Safety and tolerance of Ester-C® compared with regular ascorbic acid. Advances in Therapy, 23(1), 171-178. https://doi.org/10.1007/bf02850358

    How to prevent illness in pregnancy. (2020, April 6). NHS inform. Retrieved August 11, 2020, from https://www.nhsinform.scot/ready-steady-baby/pregnancy/looking-after-yourself-and-your-baby/how-to-prevent-illness-in-pregnancy

    Mor, G., & Cardenas, I. (2010). The immune system in pregnancy: A unique complexity. American Journal of Reproductive Immunology, 63(6), 425-433. https://doi.org/10.1111/j.1600-0897.2010.00836.x

    Prietl, B., Treiber, G., Pieber, T. R., & Amrein, K. (2013). Vitamin D and Immune Function. Nutrients, 5(7), 2502-2521. https://dx.doi.org/10.3390%2Fnu5072502

    Staying healthy during pregnancy. (n.d.). Nemours KidsHealth. Retrieved August 11, 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/preg-health.html

    Vitamins, minerals and supplements in pregnancy. (2017, December 21). nhs.uk. Retrieved August 11, 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/vitamins-minerals-supplements-pregnant/

    Almaghamsi, A., Almalki, M. H., & Buhary, B. M. (2018). Hypocalcemia in pregnancy: A clinical review update. Oman Medical Journal, 33(6), 453-462. https://doi.org/10.5001/omj.2018.85

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Willyson Eveiro Diperbarui Aug 16, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
    Next article: