Tips Melawan Peradangan Dalam Tubuh Dengan Olahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berbagai jenis olahraga, mulai dari lari hingga angkat beban, sangat baik bagi tubuh Anda. Sekarang telah banyak diketahui bahwa terdapat manfaat lain dari berolahraga, yaitu dapat membantu tubuh Anda dalam melawan peradangan.

Peradangan atau inflamasi merupakan respon perlindungan tubuh untuk mengenyahkan berbagai bahaya. Jadi, pada dasarnya reaksi ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Akan tetapi, peradangan yang bersifat kronis (terus-terusan) bisa menjadi salah satu penyebab munculnya beberapa penyakit. Mulai dari diabetes, nyeri sendi, hingga penyakit jantung. Karena itu, peradangan harus dilawan juga, salah satunya dengan olahraga.

Akan tetapi, bukankah orang yang punya penyakit karena peradangan seharusnya mengurangi olahraga dan tidak banyak bergerak dulu? Mana yang benar? Ini dia jawaban yang tepat dari para ahli.

Bagaimana olahraga bisa melawan peradangan?

Saat Anda mulai berolahraga dan menggerakkan tubuh Anda, sel otot akan mengeluarkan sejumlah kecil protein yang disebut interleukin-6 (IL-6). Protein IL-6 ini tampaknya berperan penting dalam melawan peradangan.

IL-6 memiliki beberapa manfaat antiradang, di antaranya yaitu dapat menurunkan suatu kadar protein yang disebut TNF-α yang berperan dalam memicu peradangan di tubuh dan menghambat efek protein IL-1β yang dapat memicu peradangan di pankreas. Peradangan di pankreas dapat mengganggu produksi insulin sehingga kadar gula dalam darah bisa melonjak, khususnya pada pengidap diabetes.

Harus berolahraga seperti apa dan berapa lama agar tubuh mampu melawan peradangan?

Faktor terbesar dalam menentukan seberapa banyak otot mengeluarkan IL-6 yaitu durasi waktu latihan Anda. Semakin lama durasi latihan Anda, maka semakin banyak IL-6 yang dikeluarkan oleh otot.

Sebagai contoh, setelah Anda berolahraga selama 30 menit, tingkat IL-6 dapat meningkat sebanyak lima kali lipat. Nah, apabila Anda baru saja mengikuti lari maraton, tingkat IL-6 dapat meningkat bahkan hingga sebanyak 100 kali lipat.

olahraga malam saat puasa

Seberapa besar efek IL-6 terhadap peradangan?

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2003 mempelajari peran IL-6 dalam melawan peradangan. Para peneliti menyuntikkan molekul bakteri E. Coli kepada para peserta penelitian. Tujuannya untuk mengaktifkan respon peradangan pada tubuh mereka.

Peneliti menemukan bahwa ketika mereka menyuntikkan molekul bakteri tersebut, terdapat peningkatan protein TNF-α yang memicu peradangan sebanyak dua hingga tiga kali lipat. Namun, jika partisipan berolahraga selama 3 jam sebelumnya, mereka tidak mengalami kenaikan protein TNF-α seperti apabila mereka tidak berolahraga.

Penelitian lainnya yang meneliti lebih dari empat ribu laki-laki dan perempuan usia menengah, menyatakan bahwa berolahraga rutin selama 20 menit per hari atau 2,5 jam per minggu dapat mengurangi peradangan pada tubuh sebanyak 12 persen.

Peserta penelitian yang baru mulai berolahraga di tengah penelitian juga memiliki efek antiradang yang signifikan, yang berarti tidak ada kata terlambat untuk mendapatkan keuntungan dari berolahraga.

Apa yang harus kita lakukan agar mendapatkan efek tersebut?

Beberapa studi tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat mengaktifkan efek antiradang yang dimiliki oleh protein IL-6, sehingga dapat memberikan efek menguntungkan untuk jangka pendek maupun jangka panjang apabila Anda berolahraga secara rutin. Aktivitas fisik dapat dijadikan strategi yang baik untuk meningkatkan metabolisme dan menghasilkan anti peradangan alami yang efektif.

Untuk mendapatkan efek anti peradangan bagi tubuh, cobalah untuk berolahraga paling sedikit 30 menit setiap harinya. Anda dapat mencoba berolahraga mulai dari jalan santai, lari, berenang, yoga, nge-gym, dan bersepeda.

Sedangkan bila Anda sedang mengalami peradangan karena penyakit tertentu seperti asma atau rematik, konsultasikan dulu dengan dokter Anda olahraga seperti apa yang aman dan dianjurkan buat Anda. Memiliki penyakit tertentu bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fungsi testis

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit