home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Cara Mengobati Radang Tenggorokan, dengan dan Tanpa Obat

Berbagai Cara Mengobati Radang Tenggorokan, dengan dan Tanpa Obat

Tenggorokan Anda sakit karena radang? Peradangan pada tenggorokan memang bisa membuat tidak nyaman. Anda bisa kesulitan menelan sekaligus berbicara. Namun, umumnya gejala radang tenggorokan bersifat akut atau sementara bahkan bisa mereda dalam beberapa hari. Agar lebih cepat pulih, Anda bisa mencoba cara mengobati radang tenggorokan dengan atau tanpa menggunakan obat medis seperti berikut.

Cara mengobati radang tenggorokan

Sakit tenggorokan merupakan gejala utama dari radang tenggorokan (faringitis). Gangguan pada tenggorokan ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Beberapa contohnya adalah sakit flu, pilek, campak, cacar, dan strep throat.

Namun, sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit dan kondisi lainnya seperti:

  • Alergi
  • Naiknya asam lambung ke kerongkongan (GERD)
  • Cedera pada tenggorokan
  • Kebiasaan merokok
  • Iritasi dari paparan polusi atau zat kimia

Gejala sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri biasanya lebih berat dan berlangsung lebih lama dibandingkan yang disebabkan infeksi virus. Pada peradangan akibat infeksi virus, sakit tenggorokan bisa mereda dalam waktu beberapa hari, maka dikenal juga sebagai faringitis akut.

Untuk mengobati sakit tenggorokan yang diakibatkan faringitis akut, Anda bisa melakukan cara perawatan mandiri di rumah, termasuk dengan minum obat-obatan apotek. Dengan cara berikut ini, biasanya rasa sakit di tenggorokan akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan membiarkan gejala mereda dengan sendirinya.

1. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam dapat membantu mengurangi rasa sakit pada tenggorokan. Air garam dapat membunuh bakteri di sekitar tenggorokan sehingga bisa meringankan peradangan.

Bagi Anda yang juga mengalami gejala batuk berdahak, berkumur dengan air garam juga bisa membantu mengencerkan dahak yang menggumpal.

Untuk mencoba cara mengatasi radang tenggorokan ini, siapkanlah 1 sendok teh (5 gr) garam. Kemudian, larutkan dalam 1 gelas (240 ml) air hangat. Berkumurlah sambil mendongak selama 30 detik, lalu buang airnya. Usahakan jangan sampai tertelan. Lakukan cara ini setidaknya 2-3 kali dalam sehari untuk meredakan sakit di tenggorokan.

2. Minum banyak cairan

Saat mengalami radang tenggorokan, Anda perlu menambah asupan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi. Apalagi jika Anda juga mengalami gejala batuk dan bersin terus menerus, risiko untuk mengalami dehidrasi akan lebih tinggi. Kondisi dehidrasi sendiri bisa memperparah peradangan.

Menurut American Academy of Otolaryngology, minum banyak cairan dapat membantu meringankan iritasi dan meredakan pembengkakan akibat radang tenggorokan.

Selama sakit, perbanyaklah minum air putih dan sumber cairan lain yang bernutrisi bagi tubuh seperti sup kaldu hangat, jus buah tanpa gula, ataupun teh madu hangat.

Cairan hangat dapat membuat dinding selaput lendir pada tenggorokan Anda tetap lembab. Maka dari itu, cara ini bisa secara berangsur meredakan iritasi yang disebabkan oleh radang tenggorokan.

3. Memperbanyak istirahat

Istirahat mungkin adalah cara terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menyembuhkan infeksi penyakit yang menyebabkan radang tenggorokan. Mendapatkan istirahat yang cukup dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga Anda bisa sembuh lebih cepat.

Apabila gejala sakit tenggorokan juga disertai dengan suara serak, cobalah juga untuk mengistirahatkan pita suara Anda dengan tidak terlalu banyak berbicara.

4. Mandi air hangat

Menghirup udara lembap dapat mengobati sakit di tenggorokan akibat radang atau faringitis akut. Cara ini membantu meredakan pembengkakan di tenggorokan sekaligus mengatasi gejala lain seperti hidung tersumbat.

Ganti air dingin yang biasa Anda gunakan saat mandi dengan air hangat. Jika memungkinkan Anda bisa juga berendam di air hangat selama beberapa menit. Namun, pastikan jangan mandi dengan air hangat terlalu lama.

Selain itu, Anda juga bisa menghirup uap air hangat untuk melegakan tenggorokan Anda. Caranya adalah dengan menuangkan air hangat pada mangkuk besar. Lalu, coba hirup pelan-pelan.

Untuk menjaga uap hangat tidak keluar dari mangkuk, gantunglah selembar handuk di atas kepala Anda. Tarik napas dalam-dalam selama beberapa menit, terus ulangi selama beberapa saat guna menghilangkan rasa sakit di tenggorokan.

5. Meningkatkan kelembapan ruangan

Kondisi sakit tenggorokan bisa diperparah oleh kondisi udara yang kering. Pasalnya, udara kering bisa dengan mudah mengiritasi tenggorokan dan saluran napas lainnya.

Oleh karena itu, cobalah untuk menjaga kelembapan ruangan terutama di malam hari dengan menggunakan humidifier. Alat ini tidak hanya menjaga kelembapan ruangan tetap optimal, tapi juga bisa membersihkan udara dari partikel kotor dan iritan yang berisiko menyebabkan iritasi di saluran napas.

Dalam mecoba cara mengobati radang tenggorokan ini, usahakan untuk mengatur suhu dari pendingin ruangan supaya tidak terlalu dingin dan kering.

6. Menghindari makanan asam dan pedas

Seperti yang dijelaskan bahwa sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh naiknya asam lambung. Untuk mengatasi penyebab sakit tenggorokan ini Anda perlu menurunkan kadar asam lambung.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari konsumsi berbagai jenis makanan yang dapat memicu asam lambung naik kembali, seperti makanan yang asam dan pedas.

Perlu diperhatikan bahwa dalam mempercepat pemulihan, Anda tetap perlu mengonsumsi banyak maknan bernutrisi. Pilihan makanan untuk radang tenggorokan adalah makanan yang bertekstur lembut dan lebih cair, seperti sup, bubur, dan nasi tim, sehingga bisa ditelan dengan mudah.

7. Berhenti merokok

Sakit tenggorokan bisa menjadi gangguan yang sering dialami oleh perokok aktif. Hal ini disebabkan asap rokok yang bisa mengiritasi dan melukai tenggorokan dan organ lain pernapasan di sekitarnya.

Pada sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, kebiasaan merokok bisa memperparah peradangan yang ditimbulkannya.

Untuk mengobati radang tenggorokan yang disebabkan kebiasaan merokok, Anda tentu perlu berhenti merokok ataupun menghindari penggunaan produk dari tembakau atau rokok elektrik.

8. Minum obat-obatan apotek

Jika cara perawatan di atas belum berhasil menghilangkan sakit tenggorokan akibat radang, Anda bisa minum obat yang bisa diperoleh di apotek tanpa resep dokter. Beberapa jenis obat untuk sakit tenggorokan di antaranya adalah:

  • Obat pelega tenggorokan, bisa dalam bentuk obat atau permen keras seperti lozenges.
  • Dekongestan atau semprotan hidung steroid. Obat ini juga dapat membantu meringankan gejala hidung tersumbat, berair, dan bersin-bersin.
  • Obat pereda nyeri seperti ibuprofen, aspirin, atau paracetamol yang juga bisa mengatasi gejala demam dan bengkak.
  • Obat antasida atau H2 blocker untuk mengobati radang tenggorokan yang disebabkan oleh naiknya asam lambung.
  • Obat antihistamin untuk menghilangkan gejala sakit tenggorokan yang disebabkan oleh alergi.

Namun, penting bagi Anda untuk memperhatikan dengan baik aturan penggunaan obat-obatan ini dalam mengonsumsinya. Baca terlebih dahulu cara pemakaian pada label kemasan obat, lalu ikuti petunjuk pemakaiannya.

Jika sakit tenggorokan Anda disebabkan oleh infeksi bakteri, Anda perlu mendapatkan antibiotik untuk radang tenggorokan melalui resep dokter. Antibiotik tidak dapat mengobati radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi virus.

Mengatasi sakit tenggorokan akibat radang pada anak

Penting untuk diketahui bahwa tidak semua cara mengobati radang tenggorokan secara mandiri ini bisa dilakukan pada anak-anak. Beberapa obat sakit tenggorokan mungkin tidak aman digunakan oleh anak-anak atau orang dengan masalah kesehatan tertentu.

Aspirin yang berisiko menyebabkan Sindrom Reye atau madu yang bisa memicu botulisme pada anak-anak di bawah 1 tahun. Begitupun dengan permen pelega tenggorokan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anak yang belum bisa menelan makanan bertekstur keras dan kasar.

Jika gejala sakit tenggorokan yang Anda atau anak alami tidak juga sembuh setelah melakukan perawatan di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pengobatan medis bisa lebih efektif mengobati radang tenggorokan yang berlangsung jangka panjang atau kronis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Pelucchi, C., Grigoryan, L., Galeone, C., Esposito, S., Huovinen, P., Little, P., & Verheij, T. (2012). Guideline for the management of acute sore throat. Clinical Microbiology And Infection, 18, 1-27. https://doi.org/10.1111/j.1469-0691.2012.03766.x

Renner, B., Mueller, C., & Shephard, A. (2012). Environmental and non-infectious factors in the aetiology of pharyngitis (sore throat). Inflammation Research, 61(10), 1041-1052. https://doi.org/10.1007/s00011-012-0540-9

Sadeghirad, B., Siemieniuk, R., Brignardello-Petersen, R., Papola, D., Lytvyn, L., & Vandvik, P. et al. (2017). Corticosteroids for treatment of sore throat: systematic review and meta-analysis of randomised trials. BMJ, j3887. https://doi.org/10.1136/bmj.j3887

Martin, J. M. (2015). The mysteries of streptococcal pharyngitis. Current treatment options in pediatrics, 1(2), 180-189. https://doi.org/10.1007/s40746-015-0013-9

American Osteopathic Association. (2020). Sore Throat: When to See a Doctor. Retrieved 12 October 2020, from https://osteopathic.org/what-is-osteopathic-medicine/sore-throat/

UpToDate. (2020). Patient education: Sore throat in adults (Beyond the Basics). Retrieved 12 October 2020, from https://www.uptodate.com/contents/sore-throat-in-adults-beyond-the-basics#H5

ENT Health. (2020). Sore Throats. Retrieved 12 October 2020, from https://www.enthealth.org/conditions/sore-throats/

National Center for Complementary and Integrative Health. (2020). Licorice Root. Retrieved 12 October 2020, from https://www.nccih.nih.gov/health/licorice-root

O’Neill, J., Brock, C., Olesen, A., Andresen, T., Nilsson, M., & Dickenson, A. (2012). Unravelling the Mystery of Capsaicin: A Tool to Understand and Treat Pain. Pharmacological Reviews, 64(4), 939-971. https://doi.org/10.1124/pr.112.006163

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal diperbarui 27/10/2017
x