home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tak Cuma Cegah Kanker, Ini 7 Manfaat Teh Hijau yang Luar Biasa

Tak Cuma Cegah Kanker, Ini 7 Manfaat Teh Hijau yang Luar Biasa

Saat ini minuman berbahan dasar teh merupakan salah satu favorit semua kalangan usia. Salah satu jenis teh yang populer adalah teh hijau atau sering disebut juga dengan green tea. Selain menyegarkan, teh hijau juga kaya akan kandungan nutrisi yang memberikan manfaat pada kesehatan. Penasaran, apa saja kandungan gizi dan manfaatnya? Yuk, cek ulasan berikut ini.

Kandungan gizi teh hijau

manfaat teh hijau untuk rambut

Teh hijau (green tea) yang punya nama latin Camellia sinensis adalah teh yang sangat populer tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Jepang dan Tiongkok. Teh ini tersedia dalam bentuk daun kering atau bubuk. Anda bisa menyajikannya dengan cara diseduh dengan air panas atau direbus.

Peminat teh hijau tidak hanya menyukai rasanya, tapi juga tergiur dengan kandungan gizi di dalamnya yang berpotensi memberikan manfaat pada tubuh. Dalam 100 gram hijau mengandung beragam nutrisi berikut ini:

  • Protein: 28,3 gram.
  • Lemak: 4.8 gram.
  • Karbohidrat: 53,6 gram.
  • Serat: 9.6 gram.
  • Kalsium: 245 mg.
  • Fosfor: 415 mg.
  • Zat besi: 18.9 mg.
  • Natrium: 60 mg.
  • Kalium: 5.873,9 mg.
  • Tembaga: 0,50 mg.
  • Zink: 0,0 mg.
  • Beta-Karoten: 8.400 mcg.
  • Tiamin atau vitamin B1: 0,38 mg.
  • Riboflavin atau vitamin B2: 1,24 mg.
  • Vitamin B3: 4,6 mg.
  • Vitamin C: 230 mg.

Beragam manfaat teh hijau untuk kesehatan

Berdasarkan nutrisi yang terkandung pada teh ini, penelitian menunjukkan beberapa potensinya dalam kesehatan, seperti:

1. Memiliki potensi menurunkan risiko kanker

perbedaan kanker ovarium dan kista ovarium

Hingga kini, peneliti masih terus menggali lebih dalam mengenai manfaat teh hijau mencegah kanker. Pada teh hijau, terdapat senyawa aktif Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang memiliki potensi membunuh sel-sel kanker pada payudara, paru-paru, dan usus tanpa merusak sel normal.

Penyakit kanker sendiri terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam tubuh. Sel abnormal ini terus tumbuh tanpa kendali dan tidak mati, sehingga menimbulkan penumpukan dan dapat membentuk tumor.

2. Menurunkan risiko peradangan otak

kuis otak kiri dan otak kanan

Masih berkaitan sel-sel tubuh, kandungan aktif teh hijau juga bisa mencegah terjadinya peradangan. Peradangan bisa terjadi pada bagian mana pun tubuh Anda, termasuk sel-sel yang ada pada otak. Sel-sel yang meradang bisa disebabkan oleh radikal bebas, yakni molekul yang ada pada asap rokok, polusi udara, dan radiasi matahari.

Menurut studi pada jurnal Phytomedicine ada dua komponen aktif, seperti l-theanine dan epigallocatechin gallate pada teh hijau bermanfaat untuk otak.

Pertama, konsumsi teh hijau secara rutin dapat menurunkan risiko peradangan pada sel-sel otak yang kerap kali menyebabkan penyakit Alzheimer atau penyakit Parkinson.

Kedua, kombinasi l-theanine dengan kafein pada teh hijau dapat meningkatkan konektivitas dari lobulus parietal kanan ke gyrus frontal tengah pada otak, sehingga fungsi kognitif otak jadi lebih baik.

3. Membantu memnperbaiki suasana hati

Anda merasa stres dan lelah karena aktivitas sehari-hari? Cobalah untuk meluangkan waktu sejenak dan menikmati secangkir teh hijau. Pasalnya, kandungan l-theanine, epigallocatechin gallate, dan kafein pada teh hijau memberikan manfaat pada suasana hati Anda.

Komponen aktif tersebut dapat mengurangi kecemasan dan ketegangan serta mengurangi denyut nadi yang lebih cepat terkait stres. Selain itu, teh hijau juga memiki khasiat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi rasa lelah, dan sakit kepala.

4. Membuat tidur lebih nyenyak

Tidak hanya saat stres, jika Anda mengalami susah tidur, minum teh hijau sebelum tidur dapat memberikan manfaat. Kandungan theanine dalam teh hijau memiliki efek antistres pada hewan maupun manusia. Hal ini dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak sekaligus membantu memperbaiki kualitas tidur yang buruk.

Meskipun teh hijau mengandung kafein, kadar zat ini dalam teh cukup rendah sehingga efeknya dalam meningkatkan kewaspadaan tidak besar.

5. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler

aritmia jantung

Dilansir dari laman Harvard Medical School, penelitian di Jepang menunjukkan khasiat teh hijau dalam menurunkan penyakit kardivaskuler. Dari penelitian ini, risiko kematian akibat serangan jantung dan stroke menurun hingga 26 persen, dan risiko penyakit arteri koroner juga menurun sebesar 28 persen.

Periset mengungkapkan bahwa teh hijau bisa menurunkan kadar kolesterol LDL dan kolesterol sehingga turut menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

6. Menghilangkan bau mulut

cara menghilangkan bau mulut

Manfaat teh hijau yang satu ini mungkin belum Anda ketahui, yaitu dapat mengatasi bau mulut. Teh hijau mengandung tanin yang memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa mencegah pembentukan bakteri pada mulut. Itu artinya, teh jenis ini dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Di samping mengatasi bau, teh hijau juga bisa mencegah karies gigi dan pembentukan plak pada gigi. Oleh karena itulah, banyak orang menggunakan teh hijau sebagai obat kumur tradisional.

7. Membantu menurunkan berat badan

diet DEBM adalah

Katekin adalah antioksidan alami yang ada pada teh hijau. Antioksidan dapat membantu seseorang untuk menurunkan berat badan. Katekin bisa mempercepat proses metabolisme, salah satunya memecah lemak pada tubuh yang berlebihan. Itu artinya, teh hijau bisa membantu membakar lemak.

Oleh sebab itu, khasiat teh hijau bisa menurunkan risiko penyakit diabetes. Pasalnya, risiko diabetes cukup tinggi pada orang yang memiliki obesitas (kelebihan berat badan). Manfaat inilah yang membuat teh hijau baik untuk para panderita diabetes atau orang yang dengan menjalani diet.

Tips mengonsumsi teh hijau

khasiat teh hijau untuk rematik

Khasiat teh hijau sangat berlimpah, bukan? Jika Anda ingin mendapatkan manfaatnya, cobalah untuk mengonsumsi teh hijau secara rutin. Akan tetapi, jangan minum teh hijau per hari tidak boleh berlebihan. Pasalnya, teh hijau mengandung oksalat yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Jadi, Anda tidak boleh menjadikan teh hijau sebagai pengganti air putih. Anda juga sebaiknya membuat teh hijau sendiri ketimbang membeli teh hijau kemasan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Green tea. NCCIH. https://www.nccih.nih.gov/health/green-tea [Accessed on February 11th, 2021]

Beranda. Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda. https://www.panganku.org/id-ID/view (keyword: teh hijau kering) [Accessed on February 11th, 2021]

Fujiki, H., Watanabe, T., Sueoka, E., Rawangkan, A., & Suganuma, M. (2018). Cancer Prevention with Green Tea and Its Principal Constituent, EGCG: from Early Investigations to Current Focus on Human Cancer Stem Cells. Molecules and cells41(2), 73–82. https://doi.org/10.14348/molcells.2018.2227 [Accessed on February 11th, 2021]

Mancini, E., Beglinger, C., Drewe, J., Zanchi, D., Lang, U. E., & Borgwardt, S. (2017). Green tea effects on cognition, mood and human brain function: A systematic reviewPhytomedicine34, 26-37. https://doi.org/10.1016/j.phymed.2017.07.008 [Accessed on February 11th, 2021]

Kim, H. M., & Kim, J. (2013). The effects of green tea on obesity and type 2 diabetesDiabetes & metabolism journal37(3), 173–175. https://doi.org/10.4093/dmj.2013.37.3.173 [Accessed on February 11th, 2021]

Pervin, M., Unno, K., Ohishi, T., Tanabe, H., Miyoshi, N., & Nakamura, Y. (2018). Beneficial Effects of Green Tea Catechins on Neurodegenerative DiseasesMolecules (Basel, Switzerland)23(6), 1297. https://doi.org/10.3390/molecules23061297 [Accessed on February 11th, 2021]

Unno, K., Noda, S., Kawasaki, Y., Yamada, H., Morita, A., Iguchi, K., & Nakamura, Y. (2017). Reduced Stress and Improved Sleep Quality Caused by Green Tea Are Associated with a Reduced Caffeine ContentNutrients9(7), 777. https://doi.org/10.3390/nu9070777 [Accessed on February 11th, 2021]

Harvard Health Publishing. (2020, June 17). Green tea may lower heart disease risk. Harvard Health. https://www.health.harvard.edu/heart-health/green-tea-may-lower-heart-disease-risk [Accessed on February 11th, 2021]

Jurgens, T. M., Whelan, A. M., Killian, L., Doucette, S., Kirk, S., & Foy, E. (2012). Green tea for weight loss and weight maintenance in overweight or obese adults. Cochrane Database of Systematic Reviewshttps://doi.org/10.1002/14651858.cd008650.pub2 [Accessed on February 11th, 2021]

Moghbel, A., Farjzadeh, A., Aghel, N., Agheli, H., & Raisi, N. (2012). Evaluation of the effect of green tea extract on mouth bacterial activity in the presence of propylene glycolJundishapur journal of natural pharmaceutical products7(2), 56–60. [Accessed on February 11th, 2021]

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x