Semua yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Menjalani PET Scan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2020 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Jika Anda lebih sering mendengar CT scan atau MRI, maka pemeriksaan ini tidak jauh berbeda dengan kedua pemeriksaan tersebut. Lalu, apa fungsi PET scan sebenarnya? Apakah pemeriksaan ini memiliki risiko? Apa yang harus saya siapkan jika ingin melakukan PET scan?

Apa itu pemeriksaan PET Scan?

PET scan adalah pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi suatu penyakit tertentu di dalam tubuh. Pemeriksaan PET (positron emission tomography) scan membantu dokter Anda untuk mengetahui apa yang terjadi pada jaringan serta organ di dalam tubuh.

Pemeriksaan ini menggunakan sinar radiasi yang ditangkap oleh organ yang ada di dalam tubuh dengan bantuan zat radioaktif yang telah disuntikkan pada awal pemeriksaan. Biasanya, PET scan dilakukan untuk mendeteksi:

  • Kanker
  • Gangguan fungsi jantung
  • Gangguan otak
  • Gangguan sistem saraf

Tak seperti CT scan dan MRI, pemeriksaan ini bisa dibilang lebih canggih, sebab dapat memperlihatkan aktivitas pada tingkat sel, sehingga PET scan digunakan untuk melihat perkembangan penyakit kronis seperti:

Pada pasien kanker, pemeriksaan ini membuat perkembangan sel kanker lebih terlihat jelas, sehingga tim medis Anda tahu, apakah sel kanker menyebar atau tidak dan ke mana arah penyebarannya.

Apa risiko dari pemeriksaan PET Scan?

PET scan menggunakan radiasi untuk mendeteksi apa yang terjadi pada tubuh pasien. Namun tenang saja, dosis radiasi yang dimiliki alat ini tentu sangat kecil dan dapat ditolerir oleh tubuh, sehingga tak menimbulkan risiko yang berbahaya.

Tetapi, pemeriksaan ini tetap tidak dianjurkan bagi anak-anak atau ibu yang sedang hamil dan menyusui. Sebab radiasi yang dipancarkan ketika melakukan pemeriksaan ini dapat menyebabkan gangguan perkembangan dan pertumbuhan si kecil.

Selain itu, terdapat juga risiko alergi yang mungkin saja terjadi ketika pemeriksaan ini dilakukan. Hal ini terjadi akibat tubuh alergi terhadap obat yang sebelumnya disuntikkan ke dalam tubuh.

Jika saya diminta untuk menjalani PET Scan, apa yang harus dipersiapkan?

Sebelum Anda melakukan PET scan, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dan persiapkan, seperti:

  • Anda dianjurkan untuk tidak makan selama kurang lebih 6-8 jam sebelum pemeriksaan dilakukan, namun selama itu Anda masih diperbolehkan untuk minum.
  • Anda juga tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas fisik yang berat selama 24 jam sebelum PET scan.
  • Bila Anda diminta untuk melakukan pemeriksaan ini, sementara Anda sedang hamil, sebaiknya katakan kondisi Anda tersebut pada dokter Anda.

Selebihnya, tim medis akan memandu Anda ketika pemeriksaan tersebut berlangsung.

Apakah saya akan merasakan sakit selama pemeriksaan?

Sebenarnya, pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun Anda mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman ketika disuntikkan radiotracer – yaitu zat yang membuat tubuh Anda dapat menangkap sinar radiasi dari alat.

Anda akan disuntik sesaat sebelum pemeriksaan, setelah itu Anda diminta untuk berbaring pada alat. Kemudian, Anda akan masuk ke dalam alat yang memiliki lubang ‘O’ dan ketika itu tubuh Anda dipindai.

Pemeriksaan medis ini hanya berlangsung antara 30-60 menit dan selama itu, Anda juga dianjurkan untuk tetap diam mempertahankan posisi, agar pemindaian tubuh cepat dilakukan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . 5 menit baca

Manfaat Terapi Akupuntur untuk Gangguan Sistem Saraf Tepi

Terapi akupuntur ternyata dapat memberikan manfaat untuk meringankan gejala dari gangguan sistem saraf tepi. Berikut penjelasan lengkapnya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Gangguan Saraf, Health Centers 28/06/2020 . 4 menit baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 menit baca

Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
gagal jantung akut

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca
endokarditis adalah

Endokarditis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca