backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

8 Tips Mudah untuk Minum Banyak Air Putih

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Ajeng Quamila · Tanggal diperbarui 18/09/2023

8 Tips Mudah untuk Minum Banyak Air Putih

Bagi banyak orang, mencukupi kebutuhan air harian menjadi tantangan tersendiri. Mungkin Anda jarang minum karena sibuk dengan pekerjaan atau sekadar tidak menyukai rasa air putih yang hambar. Lantas, adakah tips yang bikin lebih sering minum air putih?

Tips lebih banyak minum air putih

minum es saat haid

Tahukah Anda? 60% massa tubuh terdiri dari air putih. Oleh sebab itu, menjaga hidrasi dengan konsumsi air mineral merupakan hal penting yang harus dilakukan. 

Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan, berikut ini beberapa manfaat air putih bagi kesehatan tubuh: 

  • menjaga tekanan daerah, 
  • meningkatkan daya ingat otak, 
  • mencegah penyakit jantung, 
  • membantu menghindari penumpukan lemak, dan 
  • menjaga tulang tetap sehat.

Jika Anda termasuk tipe orang yang jarang minum air putih, Anda tidak sendirian. Di bawah ini beberapa tips mudah dan menyenangkan yang bisa membantu Anda agar lebih sering minum.

1. Taruh segelas air di meja tidur

Siapkan segelas besar air putih sebelum Anda beranjak tidur. Kemudian, letakkan gelas tersebut di atas meja kamar atau dekat tempat menaruh handphone. Esok pagi, Anda bisa segera meneguk air putih setelah mematikan alarm.

Tidak percaya trik ini ampuh? Coba lakukan hal ini selama empat hari. Anda akan menyadari bahwa tangan Anda mulai otomatis meraih gelas setelah mematikan alarm.

2. Bikin alarm minum

Tips yang satu ini dapat membantu Anda minum lebih banyak air putih secara teratur. Aturlah alarm handphone Anda agar berbunyi setiap dua jam sekali. Setiap kali alarm berbunyi, minumlah satu gelas air putih.

Selain menyetel alarm secara manual, Anda juga dapat menggunakan aplikasi pintar untuk melacak asupan air harian Anda. Beberapa rekomendasi aplikasi yang bisa Anda unduh antara lain Daily Water Free, Water Alert, atau Waterlogged.

3. Simpan botol minum di dekat Anda

Ketika Anda sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk, mungkin akan lebih sulit bagi Anda untuk bolak-balik ke dapur demi mengambil segelas air putih. Oleh sebab itu, pastikan Anda dekat dengan sumber air minum yang mudah diraih.

Saat sampai kantor pada pagi hari, isilah botol air minum ukuran besar hingga penuh dan letakkan di dekat Anda.

Lengkapi tips ini dengan memakai botol air putih berukuran 1 – 2 liter untuk memastikan bahwa Anda minum cukup air putih sepanjang hari iyu.

4. Minum air sebelum makan

Minum segelas air putih sebelum makan membantu memangkas asupan kalori dengan membuat Anda lebih cepat kenyang.

Selain itu, sebuah penelitian di India pada 2013 juga menunjukkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan laju metabolisme.

Dengan adanya kedua faktor tersebut, minum air putih dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan menurunkan berat badan.

Hal ini bisa menjadi motivasi bagi orang yang sedang menurunkan program berat badan dan ingin minum lebih banyak air putih.

5. Minum air setelah sikat gigi

Menyikat gigi memang memberikan sensasi yang menyegarkan. Namun, tidak semua orang nyaman dengan rasa pasta gigi yang tersisa di dalam mulut.

Untuk menyiasati hal ini, cobalah minum segelas air putih setiap kali Anda selesai menyikat gigi.

Siapkan dahulu segelas air putih di wastafel, lalu teguk habis setelah menyikat gigi dan berkumur.

Dengan menerapkan tips ini, Anda bisa minum lebih banyak air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

6. Makan makanan pedas dan minum setelah makan

Tanpa Anda sadari, kebiasaan makan makanan pedas dapat menjadi pemicu bagi Anda untuk minum lebih banyak air putih.

Memang tak ada yang lebih melegakan dibanding segelas air putih saat lidah sedang terbakar oleh pedasnya hidangan.

Begitu Anda terbiasa minum air setelah makan makanan pedas, coba jadikan perilaku ini sebagai kebiasaan sehari-hari.

Baik pedas maupun tidak, pastikan Anda meneguk segelas air putih setelah mengonsumsi makanan apa pun.

7. Campur minuman manis dengan air putih dan es batu

Jika Anda sulit meninggalkan kebiasaan minum minuman manis seperti soda dan jus, cobalah tips minum air putih yang satu ini.

Saat akan minum minuman manis, campurkan minuman tersebut dengan air putih dan es batu yang banyak.

Dengan cara ini, Anda masih bisa mendapatkan rasa manis dan segar minuman manis.

Pada saat yang sama, Anda juga akan minum lebih banyak air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

8. Minum kopi atau teh

Seperti halnya infused water, minum kopi atau teh dapat membantu orang-orang yang ingin minum lebih banyak, tapi tidak menyukai rasa air putih.

Prinsipnya serupa, yakni membuat air putih menjadi minuman dengan rasa yang lebih nikmat.

Kopi dan teh juga bisa menjadi minuman yang sehat asalkan Anda tidak menambahkan banyak gula.

Keduanya tidak mengandung banyak kalori, kaya akan antioksidan, serta dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

Masih banyak orang yang jarang minum air putih sekalipun mereka memahami bahwa asupan cairan berperan penting bagi kesehatan.

Penyebabnya beragam, antara lain kesibukan bekerja, tidak terbiasa, atau sekadar tidak suka dengan rasa air putih.

Berbagai tips di atas bisa menjadi awalan yang ingin lebih banyak minum air putih. Lakukan apa yang cocok untuk Anda dan jangan bosan mengulanginya.

Lama-kelamaan, beragam tips yang Anda lakukan akan menjadi kebiasaan yang menyehatkan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memilih air mineral yang 100% murni berasal dari 19 pegunungan terlindungi di Indonesia. 

Perlu Anda Ketahui

Lingkungan alam dari sumber air pegunungan ini terletak pada lapisan bumi paling dalam dan memiliki lapisan pelindung,  sehingga sangat aman terjaga, tidak tersentuh oleh manusia serta jauh dari pencemaran ataupun kontaminasi.

Air mineral yang sudah melalui proses penyaringan juga berbeda dengan air minum lainnya, yaitu terasa dingin alami dan segar tanpa perlu didinginkan terlebih dahulu!

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Ajeng Quamila · Tanggal diperbarui 18/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan