Nafsu Makan Menurun Setelah Kemoterapi, Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/10/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dikutip dari Verywell, sebanyak 50 persen pasien kanker yang menjalani kemoterapi mengeluhkan rasa logam di mulut, pahit, atau bahkan terlalu manis saat makan. Akibatnya, mereka cenderung kehilangan selera makan. Padahal, makan justru akan membantu pemulihan tubuh lebih cepat setelah kemoterapi. Tenang dulu. Berikut ini sejumlah cara mengembalikan nafsu makan menurun akibat kemoterapi.

Cara mengatasi nafsu makan menurun setelah kemoterapi

Meski ampuh membunuh sel kanker, efek kemoterapi juga dapat merusak sel-sel lidah yang mendeteksi rasa manis, asin, asam, dan pahit. Akibatnya, makanan yang masuk ke mulut akan terasa hambar dan membuat pasien jadi malas makan.

Itu kenapa masalah nafsu makan menurun sering kali dikeluhkan oleh pasien kemoterapi

1. Jaga kebersihan gigi dan mulut

cara menyikat gigi

Efek kemoterapi dapat mengganggu keseimbangan bakteri di dalam mulut dan mengiritasi sel-sel perasa di lidah. Untuk mengatasinya, jaga kebersihan gigi dan mulut Anda dengan rajin menyikat gigi dua kali sehari, yaitu pagi dan sebelum tidur.

Bukan cuma mencegah infeksi gigi dan mulut, hal ini juga dapat membantu mengembalikan sensitivitas pada lidah. Rasa makanan pun tak lagi hambar dan Anda bisa mulai menikmati makanan yang disajikan.

2. Kunyah permen karet bebas gula

permen karet menurunkan berat badan

Jika lidah terasa seperti logam atau pahit setelah kemoterapi, coba atasi dengan mengunyah permen karet bebas gula. Anda juga dapat menyeruput secangkir teh, air jahe, atau minuman olahraga untuk membantu menghilangkan sensasi pahit di mulut.

3. Makan sedikit tapi sering

pola makan saat kemoterapi

Jika Anda tidak sanggup untuk menghabiskan satu porsi makanan utuh secara langsung, mengapa tidak Anda coba untuk makan sedikit demi sedikit tapi sering?

Berikan jeda setiap 2 sampai 3 jam untuk makan dengan porsi kecil, supaya kebutuhan nutrisi Anda tetap terjaga. Seimbangkan juga dengan makan camilan sehat seperti buah atau yogurt sebagai pelengkap.

Dan yang terpenting, selalu penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda dengan minum air putih minimal delapan gelas per hari. Dehidrasi dapat membuat lidah Anda terasa kering dan semakin pahit.

4. Tambahkan rempah-rempah ke dalam makanan

menjaga kesehatan otak

Jangan ragu untuk menambahkan rempah-rempah ke dalam makanan seperti bawang putih, jahe, kayu manis, lemon, mint, dan sebagainya. Selain meningkatkan cita rasa makanan, bahan makanan ini juga dapat merangsang kepekaan lidah pasien kanker saat makan.

Anda juga bisa memanfaatkan beragam jenis saus seperti saus mayonaise, saus teriyaki, atau saus barbeque (BBQ) ke dalam makanan favorit Anda. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa makanan sekaligus mengembalikan nafsu makan.

5. Konsultasi ke dokter

infeksi jamur vagina

Tubuh Anda tetap membutuhkan nutrisi, apalagi bila Anda sedang menjalani sejumlah pengobatan kanker. Jika Anda masih mengalami penurunan nafsu makan yang tak kunjung membaik, segera konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan suplemen vitamin atau mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit