Benarkah Minum Air Es Bikin Perut Buncit?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mitosnya, kebiasaan minum air es dapat menjadi penyebab perut buncit. Dengan alasan, uap es yang diminum ketika sampai ke dalam perut akan mengendap dan menjadikan perut seolah-olah lebih gendut sehingga terlihat buncit. Benarkah minum air es menjadi penyebab perut buncit? Cari tahu jawabannya pada penjelasan berikut ini.

Kenapa minum air es tidak menyebabkan perut buncit?

Faktanya, minum air, entah hangat atau dingin (air es), bukan menjadi penyebab perut buncit. Pertama-tama yang harus diketahui adalah, air menjadi salah satu unsur penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, sekitar 2 liter (8-12 gelas) perhari untuk mencukupi kebutuhan manusia. Mau air es atau air panas sekali pun kandungannya tetap 0 kalori, 0 gram karbohidrat, 0 gram lemak, dan 0 gram protein yang sama pada tiap tetesnya.

Jadi, dengan minum air saja sudah membantu mencukupi kebutuhan cairan badan dan mengandung nol kalori, tidak masuk akal dong kalau air es menjadi penyebab perut buncit setelahnya?

Ada yang harus diluruskan dengan anggapan uap es akan mengendap dalam perut sehingga perut menjadi buncit. Organ tubuh manusia mempunyai sistem yang akan menghangatkan benda atau makanan yang masuk (lemak di perut akan tetap menghangatkan lambung). Sehingga air es yang Anda minum, kalau sudah sampai lambung sudah bukan menjadi air es lagi, suhunya akan berubah sesuai sistem organ dalam tubuh masing-masing.

Apa saja penyebab perut buncit?

Perut buncit disebabkan oleh tumpukan lemak yang berlebih pada bagian perut. Hal yang paling umum menjadi penyebab perut buncit adalah makanan yang tidak sehat dan gaya hidup yang tidak seimbang. Yuk, simak apa saja yang menyebabkan perut Anda buncit.

1. Alkohol

Sulit untuk mendapatkan perut yang rata dan kencang untuk para “peminum.” Alkohol memang memiliki pengaruh dalam menurunkan risiko stroke dan serangan jantung. Tetapi sayangnya, minum alkohol dapat membuat lemak perut menjadi mengendap dan sulit untuk dicerna lebih lanjut. Maka tidak jarang, orang yang suka minum alkohol memiliki perut yang buncit.

2. Lemak trans yang tidak sehat

Lemak trans adalah salah satu jenis lemak tak jenuh yang umum ditemukan secara alami, namun bisa disintesis secara buatan. Lemak ini dibuat dengan menambahkan hidrogen ke lemak tak jenuh, bertujuan untuk membuat mereka lebih stabil (dan mengendap lebih lama jika dikonsumsi). Kandungan lemak trans sering ada pada makanan seperti snack jananan dalam kemasan, cookies dan kue kering, dan makanan jelly kemasan yang banyak dijual di pasaran.

3. Jarang bergerak dan beraktivitas

Faktor ini menjadi salah satu penyebab perut buncit yang paling sering. Secara rasional, jika seseorang jarang beraktivitas alias malas gerak, di mana sehari-hari hanya tidur-tiduran atau menonton televisi, harusnya tidak kaget dengan perubahan bentuk perut. Lemak dari makanan yang dimakan tidak akan terbakar tanpa melakukan aktivitas. Posisi tubuh yang hanya tidur dan duduk juga menyebabkan lemak tertimbun di satu bagian saja, yaitu perut.

4. Menopause

Pada masa pubertas, hormon estrogen wanita mengirim sinyal tubuh untuk mulai menyimpan lemak di pinggul dan paha untuk persiapan kehamilan. Lemak subkutan ini tidak berbahaya bagi tubuh, meskipun sangat sulit untuk dihilangkan. Nah, pada menopause,  tingkat estrogennya berbalik menjadi turun drastis, menyebabkan peralihan lemak untuk disimpan di perut, bukan pada pinggul dan paha lagi. Hal ini sebagian disebabkan oleh keadaan genetik serta usia di mana menopause dimulai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Menguak Manfaat Power Nap dan Bedanya Dengan Tidur Siang Biasa

Badan lemas, ngantuk, dan mata berat? Itu tandanya Anda butuh tidur siang! Yuk, intip trik power nap ini agar tidur siang lebih berkualitas dan bermanfaat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi rambut kering

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit
berat badan turun bukan berarti lemak berkurang

Berat Badan Turun, Bukan Berarti Lemak Tubuh Berkurang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
makan tidak teratur

6 Dampak Buruk Akibat Makan Tidak Teratur

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 4 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit