5 Hal Mengejutkan yang Jadi Penyebab Berat Anda Naik

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa bahwa berat badan Anda bertambah meskipun Anda tidak makan lebih banyak dari yang biasanya? Atau, pernahkah Anda merasa heran karena tiba-tiba berat badan naik?

Mungkin Anda akan berpikir bahwa penyebab berat badan Anda terus meningkat adalah karena asupan makanan. Akibatnya, untuk menurunkan berat badan, Anda akan mengurangi asupan makanan Anda. Padahal, penyebab berat badan naik bukan hanya karena asupan makanan saja, melainkan juga dapat disebabkan oleh gaya hidup Anda.

Penyebab tak terduga berat badan naik

Berikut adalah beberapa penyebab unik berat badan naik yang perlu Anda ketahui :

1. Terlalu banyak variasi makanan

Tanpa Anda sadari, ketika Anda memiliki banyak variasi makanan, Anda akan cenderung lebih banyak makan dari apa yang seharusnya. Anda bisa saja memiliki banyak variasi makanan, hanya saja, Anda perlu memperhatikan asupan gizi yang terkandung di dalamnya. Perbanyak makanan yang rendah kalori dan kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, sup kaldu, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.

2. Depresi

Sebuah studi baru di University of Alabama di Birmingham (UAB) menegaskan bahwa terdapat hubungan antara depresi dan obesitas, yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular.

Menurut Psychology Today, wanita lebih rentan untuk mengalami depresi dibandingkan dengan pria. Dan biasanya, wanita yang mengalami depresi akan cenderung meningkatkan asupan makan dan tidur terus menerus. Sehingga, tidak heran jika hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya berat badan.

3. Kecanduan gadget

Menggunakan gadget sebelum tidur tidak hanya dapat mempengaruhi kualitas tidur Anda. Studi yang dilakukan oleh Harvard T H Chan School of Public Health menemukan bahwa remaja yang menggunakan smartphone atau komputer selama berjam-jam cenderung lebih berisiko untuk mengalami kegemukan. Hal tersebut terjadi karena remaja yang “kecanduan” smartphone atau gadget biasanya akan cenderung minum-minuman yang manis dan kurang aktivitas fisik. Akibatnya, remaja tersebut akan memiliki risiko 43 kali lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan yang tidak.

4. Makan sambil melakukan aktivitas lain

Multitasking seperti makan sambil menonton televisi atau sambil bekerja di depan komputer ternyata dapat meningkatkan berat badan Anda. Tanpa Anda sadari, ketika Anda makan sambil melakukan aktivitas lainnya, aktivitas makan Anda menjadi terganggu dan Anda akan cenderung tidak dapat mengendalikan asupan makanan Anda.

Ketika Anda tidak sadar dengan apa yang masuk ke dalam mulut Anda, Anda tidak dapat memproses informasi tersebut. Informasi tersebut tidak akan disimpan di dalam memori otak Anda. Akibatnya, tanpa memori setelah makan, Anda lebih mungkin untuk makan lebih cepat dari waktu yang seharusnya.

Oleh karena itu, hindari makan sambil melakukan aktivitas lainnya. Ketika Anda menikmati apa yang Anda makan, Anda akan lebih cepat merasa kenyang sehingga dapat mengendalikan asupan makanan pada tubuh Anda.

5. Pertambahan usia

Tanpa Anda sadari, pertambahan usia dapat meningkatkan risiko peningkatan berat badan. Ini adalah hal yang tidak bisa Anda hindari. Namun, hal tersebut terjadi karena beberapa faktor, di antaranya seperti pola makan yang buruk, gaya hidup, genetik, faktor sosial, obat-obatan, atau ketidakseimbangan hormon.

Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya peningkatan berat badan saat Anda bertambah usia:

  • Aktivitas fisik berkurang. Biasanya, seiring pertambahan usia, Anda akan lebih sering duduk untuk mengerjakan segala deadline Akibatnya, aktivitas fisik Anda akan berkurang sehingga asupan gizi seperti kalori bukannya diubah menjadi energi melainkan akan disimpan sebagai lemak.
  • Seiring bertambahnya usia, Anda akan lebih sering stres. Akibatnya, stres dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam memproses makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda.
  • Proses penuaan seringkali dikaitkan dengan penurunan hormon, di antaranya hormon pertumbuhan, estrogen, progesterone, testosterone, dan dua hormon tiroid. Penurunan alami ini disebut sebagai “penurunan hormon yang berkaitan dengan usia”, dan penurunan hormon akan terus berlangsung hingga 30 tahun.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Tahukah Anda bahwa mentega dan margarin tidaklah sama? Salah satunya ternyata berisiko bagi jantung, kolesterol, dan berat badan Anda. Yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering mencium bau kentang atau bau busuk padahal tidak ada wujudnya? Tenang, ini bukan pertanda mistis, kok! Bisa jadi Anda mengalami hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat kunyit untuk pencernaan kunyit putih, manfaat kunyit asam, manfaat jamu kunyit, masker kunyit, manfaat kunyit untuk wajah, khasiat kunyit

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit