Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

9 Tips Ampuh Mengecilkan Perut Buncit

    9 Tips Ampuh Mengecilkan Perut Buncit

    Lemak perut (lemak visceral) termasuk salah satu penyebab perut buncit. Selain menurunkan percaya diri, perut buncit menimbulkan rasa tidak nyaman pada penampilan. Nah, ada tips yang bisa membantu Anda mengecilkan perut buncit. Apa saja?

    Tips mengecilkan perut buncit

    perut buncit

    Perut buncit dapat dialami siapa saja, bahkan orang kurus sekalipun. Pasalnya ada berbagai hal yang menjadi penyebab perut buncit, mulai dari genetik hingga gaya hidup.

    Selain itu, pola makan dengan gizi yang seimbang ternyata tidak cukup untuk mencegah perut buncit. Anda perlu mengimbanginya dengan rutin berolahraga untuk membakar lemak perut.

    Di bawah ini beberapa tips yang bisa Anda coba untuk mengecilkan perut yang buncit.

    1. Rutin berolahraga

    Salah satu cara mendapatkan perut yang rata yakni dengan rutin berolahraga. Hal ini dikarenakan lemak visceral akan menumpuk pada orang yang malas berolahraga.

    Usahakan untuk berolahraga secara rutin setidaknya 30 menit dalam sehari. Anda bisa mencoba olahraga intensitas sedang, seperti:

    • berjalan,
    • jogging, atau
    • sit-up.

    Bila dilakukan dengan rutin, olahraga ini dapat meningkatnya denyut jantung, membantu menjaga berat badan, dan membakar lemak tubuh.

    2. Memperbanyak asupan protein dan serat

    Tak hanya olahraga, Anda bisa mulai memperbanyak makanan dengan kandungan protein dan serat guna mengecilkan perut buncit.

    Serat membantu menghasilkan perasaan kenyang yang lebih lama. Alhasil, Anda pun bisa mengurangi jumlah makan. Tidak hanya itu, serat menjaga fungsi sistem pencernaan yang dapat mengurangi perut kembung dan membuat perut tampak kecil.

    Sementara itu, protein membantu memperbaiki jaringan otot dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini telah dibuktikan melalui penelitian kecil dari Nutrition and Metabolism.

    Penelitian tersebut menemukan bahwa orang yang mengonsumsi protein seperti susu, telur, dan daging memiliki kadar lemak perut yang lebih rendah.

    3. Membatasi karbohidrat olahan

    Di samping meningkatkan asupan protein dan serat, Anda juga perlu membatasi konsumsi makanan olahan berisi zat gizi karbohidrat.

    Karbohidrat merupakan sumber energi tubuh, tapi tidak semua jenis karbohidrat baik untuk tubuh. Sebagai contoh, konsumsi karbohidrat olahan terlalu banyak, seperti gula, dapat meningkatkan kadar lemak.

    Alih-alih karbohidrat olahan, Anda bisa makan sumber karbohidrat kompleks yang sehat bagi tubuh, seperti biji-bijian dan kacang-kacangan.

    4. Mencoba latihan ketahanan (resistance training)

    Latihan ketahanan merupakan salah satu tips mengecilkan perut yang paling populer di masyarakat. Jenis olahraga yang satu ini dipercaya cocok untuk orang yang ingin mengurangi kalori, tetapi tidak ingin kehilangan massa otot.

    Hal ini dikarenakan meningkatkan massa otot juga dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori meski sedang istirahat. Jenis latihan ketahanan meliputi:

    5. Memenuhi kebutuhan cairan

    Bila terbangun dengan keadaan perut membesar dibanding sebelumnya, ada kemungkinan Anda makan terlalu banyak pada malam hari.

    Tidak perlu khawatir karena Anda bisa kembali mendapatkan perut yang rata dengan memperbanyak konsumsi cairan.

    Konsumsi cairan, seperti sup, jus, atau smoothies, saat sarapan dapat membantu mengecilkan perut. Hal ini pun membantu melancarkan pencernaan agar tidak sembelit.

    6. Mendapatkan tidur yang cukup

    Lagi-lagi, tidur memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk sebagai tips mengecilkan perut.

    Penelitian dari jurnal Metabolism melaporkan bahwa kurang tidur memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan. Hal ini dapat membuat Anda merasa lebih lapar.

    Para peneliti juga mencatat bahwa dengan meningkatkan durasi dan kualitas tidur dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini pun berlaku ketika ingin membakar lemak viseral di perut.

    7. Meningkatkan asupan lemak sehat

    Lemak terdiri dari dua jenis, yaitu lemak sehat dan lemak jahat. Dengan meningkatkan asupan lemak sehat, Anda berkontribusi terhadap keinginan untuk mengecilkan perut buncit.

    Salah satu jenis lemak baik yaitu asam lemak tak jenuh tunggal berbentuk cair pada suhu kamar. Sumber asam lemak tak jenuh yang baik untuk mengatasi perut buncit, yaitu:

    8. Mengunyah makanan pelan-pelan

    Tahukah Anda bahwa makan terlalu cepat bisa menyebabkan tubuh mendapatkan asupan kalori berlebihan? Pasalnya, makan terlalu cepat membuat otak tidak mendapatkan waktu untuk mengirim sinyal rasa kenyang ke tubuh.

    Sementara itu, mengunyah makanan secara perlahan bisa membantu mencegah perut kembung. Bila makanan tidak dikunyah dengan benar, tubuh akan kesulitan mencernanya.

    Jadi, cobalah untuk mengunyah secara perlahan untuk mengecilkan perut yang buncit.

    9. Menjalani gaya hidup sehat

    Berbagai tips mengecilkan perut di atas tidak akan berhasil bila Anda tidak melakukannya dengan rutin. Walaupun bukan kondisi yang berbahaya, perut buncit bisa menjadi salah satu gejala dari masalah kesehatan.

    Itu sebabnya, Anda harus konsisten menjalani gaya hidup dan pola makan yang sehat, plus rutin berolahraga. Para ahli menekankan bahwa gaya hidup, terutama olahraga, merupakan cara terbaik melawan perut buncit.

    Bila Anda kesulitan merancang pola makan, cobalah untuk berkonsultasi dengan ahli gizi. Ahli gizi dapat membantu Anda mendapatkan menu makanan yang sesuai dengan kondisi kesehatan, sehingga perut yang buncit pun bisa diatasi.

    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Abdominal fat and what to do about it. (2019). Harvard Health. Retrieved 12 April 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/abdominal-fat-and-what-to-do-about-it

    Stewart, K.J. (n.d). 8 Ways to Lose Belly Fat and Live a Healthier Life. John Hopkins. Retrieved 12 April 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/8-ways-to-lose-belly-fat-and-live-a-healthier-life 

    Reutrakul, S., & Van Cauter, E. (2018). Sleep influences on obesity, insulin resistance, and risk of type 2 diabetes. Metabolism, 84, 56-66. doi: 10.1016/j.metabol.2018.02.010. Retrieved 12 April 2021. 

    Dâmaso, A. R., da Silveira Campos, R. M., Caranti, D. A., de Piano, A., Fisberg, M., Foschini, D., de Lima Sanches, P., Tock, L., Lederman, H. M., Tufik, S., & de Mello, M. T. (2014). Aerobic plus resistance training was more effective in improving the visceral adiposity, metabolic profile and inflammatory markers than aerobic training in obese adolescents. Journal of sports sciences, 32(15), 1435–1445. https://doi.org/10.1080/02640414.2014.900692. Retrieved 12 April 2021. 

    Loenneke, J., Wilson, J., Manninen, A., Wray, M., Barnes, J., & Pujol, T. (2012). Quality protein intake is inversely related with abdominal fat. Nutrition & Metabolism, 9(1), 5. doi: 10.1186/1743-7075-9-5. Retrieved 12 April 2021. 

    Smith, V. (2018). 9 Fast Flat-Belly Tips. Black Doctor. Retrieved 12 April 2021, from https://blackdoctor.org/9-flat-belly-tips-2/

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui Mar 09
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro