3 Hal Penting yang Wajib Dipersiapkan Lansia Sebelum Berenang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Usia yang terus bertambah tak menghalangi lansia untuk terus aktif bergerak. Jenis olahraga yang tepat justru menjaga lansia tetap bugar di usia senjanya. Berenang menjadi salah satu olahraga yang aman untuk lansia. Namun sebelumnya, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum lansia berenang.

Kenapa olahraga berenang bagus untuk lansia?

menelan air kolam renang

Jatuh dan cedera saat berolahraga menjadi salah satu risiko yang mengancam lansia. Untuk itu lansia disarankan melakukan olahraga yang minim risiko. Nah, berenang menjadi salah satu olahraga yang sangat disarankan oleh para peneliti. Pasalnya, studi yang dilakukan oleh para peneliti di Australia menunjukkan bahwa satu-satunya jenis olahraga yang dapat menurunkan risiko jatuh adalah berenang.

Selain itu, berenang juga memiliki banyak manfaat lainnya untuk tubuh, yaitu:

  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Membangun daya tahan tubuh dan kekuatan otot.
  • Menjaga berat tubuh tetap ideal.
  • Mengurangi stres.
  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh.
  • Mengurangi nyeri sendi
  • Mencegah risiko osteoporosis

Untuk itu, berenang bisa menjadi  pilihan olahraga yang aman untuk Anda yang berusia lanjut.

Persiapan sebelum berenang untuk lansia

Sebelum berenang, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar lansia tetap dapat berenang dengan aman, yaitu:

1. Makan sebelum olahraga

mencegah herpes

Sebelum berenang, pastikan untuk makan. Ini karena berenang membutuhkan energi yang cukup agar tidak lemas dan tetap bertenaga. Makanlah makanan yang mengandung karbohidrat dan protein untuk membantu tubuh menyiapkan energi yang dibutuhkan. Kemudian, variasikan menu makan dengan sayuran dan lemak sehat.

Namun, yang perlu diingat adalah jangan makan persis sebelum berenang. Hal ini justru bisa membuat perut terasa sakit bahkan hingga mual dan muntah. Sebaiknya, makanlah setidaknya satu jam sebelum berolahraga. Dengan begitu, makanan bisa dicerna dengan baik tanpa terganggu aktivitas apa pun.

2. Pemanasan

Pemanasan menjadi hal yang sangat penting dan tak boleh dilewatkan sebelum lansia berenang. Untuk itu, coba lakukan pemanasan ringan selama lima menit sebelum latihan. Untuk lansia, lakukanlah pemanasan dengan melalukan jalan cepat dan sedikit peregangan pada kepala, tangan, serta kaki.

Selain itu, pemanasan dengan sepeda statis juga bisa dilakukan jika kondisi tubuh cukup prima. Namun, jika Anda baru saja pulih dari sakit, jalan santai bisa menjadi pilihan pemanasan yang tepat. Pemanasan bisa meningkatkan detak jantung, pernapasan, dan suhu tubuh yang akan membuat otot hangat dan tak kaku lagi. Dengan begitu, risiko cedera pun bisa dicegah.

3. Minum cukup air

tidak suka air putih

Tubuh membutuhkan air agar bisa berfungsi dengan baik. Untuk itu, pastikan sebelum, selama, dan setelah berenang lansia minum cukup air. American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan untuk minum 0,5 liter air empat jam sebelum olahraga dan 0,2 liter 10 sampai 15 menit sebelum berolahraga.

Meski tidak merasa haus tetapi Anda perlu tetap memasok cairan pada tubuh. Hal ini akan membantu Anda terhindar dari dehidrasi dan tetap lincah bergerak di air.

Pastikan bahwa lansia tidak berolahraga sendirian. Harus tetap ada yang mendampingi para lansia dalam berolahraga, baik itu pelatih maupun keluarga. Dengan begitu jika sewaktu-waktu membutuhkan bantuan, sudah ada orang yang sigap membantu Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Meski tak mudah, penting sekali untuk membantu seseorang yang sakit keras dan tak bisa diobati lagi untuk mempersiapkan kematian. Ini langkah-langkahnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi ketika katup pada jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Ketahui lebih lanjut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit

Manfaat Latihan Peregangan bagi Lansia

Ini alasan pentingnya latihan peregangan bagi lansia serta tips melakukan aktivitas fisik yang direkomendasikan untuk mencegah lemahnya otot.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
peregangan untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Juni 2020 . Waktu baca 11 menit

Ada Rencana Berenang Saat Pandemi COVID-19? Begini Risiko Penularannya

Selama pandemi COVID-19 masih berlangsung, kekhawatiran berkegiatan di tempat umum masih cukup besar, termasuk berenang saat pandemi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

osteoarthritis adalah

Osteoarthritis (Pengapuran Sendi)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 11 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
gaya hidup sehat lansia

Menjalani Gaya Hidup Sehat, Kunci Lansia Bahagia di Hari Tua

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
infeksi saluran kencing kemih

Infeksi Saluran Kemih

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 13 menit