home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Cara Mengontrol Berat Badan saat Memasuki Usia Lanjut

4 Cara Mengontrol Berat Badan saat Memasuki Usia Lanjut

Memiliki berat badan ideal ternyata tidak hanya penting bagi anak muda dan orang dewasa, tetapi juga pada lansia. Berat badan berlebih atau kurang berat badan sama-sama tidak baik untuk kesehatan lansia. Oleh sebab itu, penting untuk lansiadan anggota keluarga lainnya untuk tetap menjaga berat badan ideal. Lalu, bagaimana cara mengontrol berat badan yang baik untuk lansia? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini, ya.

Pentingnya menjaga berat badan ideal pada lansia

vaksin untuk lansia

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas maupun kurang berat badan pada lansia sama-sama tidak baik pada kesehatan. Oleh sebab itu, sangat penting bagi lansia untuk mengontrol berat badan agar tetap ideal.

Umumnya, saat orang tua memiliki berat badan di bawah rata-rata normal disebabkan karena hilangnya nafsu makan. Hal tersebut menyebabkan lansia menjadi susah makan. Ini artinya, berat badan lansia menyusut karena kurang makan atau kurang asupan gizi yang seimbang.

Kekurangan berat badan pada lansia tentu bisa menyebabkan masalah serius. Pasalnya, kondisi ini sering berkaitan dengan meningkatnya risiko patah tulang, lemahnya sistem imun, dan potensi mengalami infeksi yang meningkat. Kondisi ini juga bisa menyebabkan risiko defisiensi akan berbagai vitamin dan mineral pada tubuh.

Akan tetapi, memiliki berat badan berlebih juga tak baik untuk lansia. Bahkan kondisi ini bisa meningkatkan risiko lansia mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti:

Oleh sebab itu, demi mencegah berbagai masalah yang mungkin terjadi, lebih baik bantu lansia untuk mengontrol berat badan agar tetap ideal. Dengan begitu, risiko lansia mengalami berbagai masalah kesehatan pun ikut menurun.

Cara mengontrol berat badan lansia agar tetap ideal

senam yoga untuk lansia

Dua hal utama yang perlu Anda lakukan untuk mengontrol berat badan pada usia lanjut adalah menjaga asupan makan lansia dan memastikan lansia berolahraga secara teratur. Namun, ada pula beberapa tips lain yang dapat membantu Anda mengendalikan berat badan pada lansia, yaitu:

1. Melakukan olahraga secara rutin

Salah satu cara yang tepat untuk mengontrol berat badan pada lansia adalah melakukan olahraga untuk lansia secara rutin. Pasalnya, menurut HelpGuide, olahraga rutin dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan massa otot. Selain itu, pilihan jenis olahraga untuk lansia juga penting.

Untuk mengontrol berat badan pada lansia, pilihan olahraga yang tepat adalah yang dapat melatih kekuatan otot seperti pilates dan senam yoga untuk lansia. Jenis olahraga ini dapat membakar kalori lebih banyak pada tubuh. Semakin banyak massa otot, semakin banyak pula kalori yang dapat Anda bakar.

Ya, melakukan olahraga secara rutin dapat membantu lansia membakar lebih banyak kalori yang masuk ke tubuh melalui makanan. Dengan begitu, tidak akan terjadi penumpukan kalori pada tubuh lansia. Lama-kelamaan, hal ini dapat membantu lansia yang mengalami obesitas untuk menurunkan berat badan sedikit demi sedikit.

2. Mengonsumsi makanan tinggi protein

Salah satu cara untuk membantu mengontrol berat badan pada lansia adalah mempertahankan massa otot pada usia lanjut. Caranya, dengan memasukkan makanan tinggi protein pada pola makan sehat lansia. Setidaknya, lansia harus mengonsumsi makanan sumber protein sebanyak 1 gram per kilogram (kg) berat badannya.

Contoh, jika lansia memiliki berat badan 65 kg, lansia tersebut harus mengonsumsi protein sebanyak 65 gram. Lansia bisa meningkatkan kandungan protein dalam tubuh dengan mengonsumsi daging sapi, daging ayam, ikan, dan telur. Dalam hal ini, perawat lansia atau anggota keluarga lainnya harus memerhatikan menu makan lansia.

Tak hanya untuk mempertahankan massa otot, protein juga dapat membuat lansia merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, mengonsumsi protein juga bisa mencegah lansia untuk mengonsumsi makanan secara berlebihan. Hal ini membantu lansia agar bisa mengontrol berat badan dengan baik.

3. Membatasi asupan kalori dan gula guna mengontrol berat badan lansia

Selain meningkatkan asupan protein, lansia juga perlu mengurangi atau membatasi asupan kalori dan gula dari makanan. Kedua hal ini memberikan sumbangan kalori paling banyak pada tubuh, sehingga berpotensi tubuh kelebihan kalori. Padahal, kalori yang terlalu banyak dapat memicu kenaikan berat badan.

Tak hanya itu, makanan yang mengandung kalori dan gula yang terlalu tinggi biasanya juga tidak mengandung banyak nutrisi penting. Alhasil, selain meningkatkan berat badan, makanan tersebut tidak memberikan manfaat kesehatan apapun terhadap tubuh lansia.

Alih-alih terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan berkalori, untuk membantu mengontrol berat badan lansia, lebih baik perbanyak mengonsumsi buah dan sayuran. Kedua jenis makanan tersebut mengandung banyak nutrisi yang tubuh lansia butuhkan, seperti karbohidrat dan serat yang dapat membantu Anda kenyang lebih lama.

4. Mengonsumsi banyak air

Tahukah Anda bahwa seiring bertambahnya usia, lansia semakin tidak menyadari saat dirinya sedang haus? Padahal, tubuh lansia membutuhkan banyak air untuk mempertahankan fungsi tubuh tetap normal. Selain itu, minum air juga membantu mencegah lansia untuk merasa kelaparan secara berlebihan.

Oleh sebab itu, untuk membantu mengontrol berat badan pada lansia agar tetap ideal, sebaiknya penuhi kebutuhan cairan tubuh, namun hindari lansia minum air terlalu banyak. Setidaknya, lansia harus mengonsumsi air putih sebanyak delapan gelas per hari. Untuk memastikan bahwa lansia sudah cukup minum, Anda perlu membantu lansia untuk memeriksa warna urine lansia.

Biasanya, warna urine bisa menunjukkan apakah Anda sudah cukup minum atau tidak. Contohnya, urine yang berwarna kuning pekat menunjukkan Anda masih kurang minum air. Sementara, urine yang memiliki warna kuning pudar hingga tak terlihat berwarna lagi menunjukkan bahwa Anda sudah cukup minum air.

Dalam hal ini, anggota keluarga atau perawat perlu membantu lansia mengontrol berat badannya. Hal ini bisa dilakukan dengan menyiapkan menu makanan sehat untuk lansia dan memenuhi kebutuhan nutrisi bagi lansia.

Panduan Lengkap Memenuhi Kebutuhan Gizi Lansia

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Importance of Maintaining a Healthy Weight in Seniors. Retrieved 29 March 2021, from https://www.presbyterianseniorliving.org/blog/healthy-weight-seniors

Keeping your weight up in later life. Retrieved 29 March 2021, from https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/keeping-your-weight-up-in-later-life/

Health Tips for Older Adults. Retrieved 29 March 2021, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/weight-management/healthy-eating-physical-activity-for-life/health-tips-for-older-adults

Senior Exercise and Fitness Tips. Retrieved 29 March 2021, from https://www.helpguide.org/articles/healthy-living/exercise-and-fitness-as-you-age.htm

Tips for Healthy Weight Loss for Seniors. Retrieved 29 March 2021, from https://www.bethesdahealth.org/blog/2019/01/03/tips-healthy-weight-loss-seniors/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 20/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x