Kenapa Kita Perlu Pemanasan Sebelum Olahraga?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda merasa persendian jadi sulit untuk digerakkan setelah mengangkat beban atau betis kaki terasa sekeras beton setelah lari barang empat-lima putaran? Jika ya, mungkin akar masalahnya bukan terletak pada teknik Anda, namun hanya karena Anda melewatkan pemanasan sebelum olahraga.

Meski pemanasan tidak akan membakar ratusan kalori atau mempercepat proses pembentukan perut six-pack idaman, kebiasaan sederhana yang seringnya dianggap membuang waktu ini memiliki tempat yang sangat penting dalam rutinitas olahraga Anda.

Tidak peduli tingkat keterampilan atletik Anda, Anda harus selalu memulai olahraga dengan pemanasan yang tepat.

Manfaat pemanasan sebelum olahraga

Pemanasan adalah sesi yang berlangsung sebelum melakukan aktivitas fisik; biasanya pemanasan akan terdiri dari latihan kardiovaskular ringan yang dipadukan dengan peregangan. Kebanyakan sesi pemanasan berlangsung antara 20 menit hingga setengah jam.

BACA JUGA: Sudah Rajin Olahraga Tapi Perut Belum Sixpack Juga? Ini Alasannya

Ada banyak alasan untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga. Pada dasarnya, pemanasan melayani dua tujuan utama — untuk mencegah cedera dan meningkatkan kinerja.

1. Mencegah cedera

Alasan yang paling penting untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga adalah demi mencegah cedera. Otot yang telah menjalani pemanasan menjadi lebih lentur dan halus. Ini berarti bahwa gerakan keras dan tiba-tiba, seperti tendangan tinggi atau posisi mendarat canggung akan lebih tahan banting terhadap potensi otot kram, terkilir, hingga sobek. Otot sobek bisa menjadi cedera serius yang membutuhkan waktu lama untuk pulih (belum lagi sangat menyakitkan dan berpotensi membutuhkan jahitan).

Dilansir dari Active, ada penelitian manusia pada latihan fisik berintensitas tinggi dan mendadak dengan efeknya pada jantung. Satu studi tertentu menyelidiki 44 orang yang berlari di treadmill dengan intensitas tinggi selama 10 sampai 15 detik tanpa pemanasan. Data ektrokardiogram (EKG) menunjukkan bahwa 70 persen dari subyek mengalami perubahan fungsi jantung abnormal yang menyebabkan suplai darah minim ke otot jantung. Perubahan abnormal ini tidak berkaitan dengan usia atau tingkat kebugaran; masing-masing partisipan bebas dari gejala yang jelas dari penyakit jantung koroner.

2. Meningkatkan performa olahraga

Pemanasan sebelum olahraga akan “menguleni” otot-otot Anda agar jadi lebih fleksibel sementara juga meningkatkan sirkulasi darah ke berbagai otot yang Anda akan gunakan. Alhasil, peningkatan aliran darah juga membawa lebih banyak persediaan oksigen ke seluruh penjuru tubuh yang akan meningkatkan energi otot serta memperluas refleks dan jangkauan geraknya.

BACA JUGA: Pemanasan dan Stretching Saat Olahraga, Apa Bedanya?

Seiring dengan peningkatan asupan darah segar datang peningkatan suhu otot. Ini bagus karena hemoglobin dalam darah Anda melepaskan oksigen lebih mudah pada suhu yang lebih tinggi. Lebih banyak darah yang masuk ke dalam otot, bersama dengan pasokan ekstra oksigen untuk kerja otot, memberikan Anda kualitas performa olahraga yang lebih baik sehingga memungkinkan Anda untuk berolahraga lebih lama atau lebih keras lagi. Peningkatan suhu otot juga berperan terhadap peregangan dan relaksasi otot yang lebih cepat. Transmisi saraf dan metabolisme otot meningkat, sehingga otot-otot bekerja lebih efisien.

3. Memelihara kesehatan tulang dan persendian

Pentingnya pemanasan sebelum olahraga juga meluas hingga memengaruhi tulang dan sendi, yang merupakan bagian tubuh yang juga rentan cedera saat latihan. Dengan pemanasan Anda akan membantu lebih banyak cairan bisa melumasi persendian sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel agar mencegah korosi dan terkunci. Untuk tipe olahraga yang mengharuskan Anda menempatkan banyak tekanan pada lutut, seperti lari, pemanasan wajib hukumnya

Dengan meregangkan tulang belakang dan memanjangkan piringan-pringan tulang belakang Anda juga dapat mencegah cedera serius terhadap punggung Anda.

4. Mempersiapkan mental untuk latihan fisik berat

Pemanasan juga merupakan kesempatan yang baik bagi seorang individu demi mempersiapkan mental agar selalu memberikan seluruh 100 persen kemampuannya saat menghadapi latihan fisik berat. Pemanasan membantu untuk memperlancar aliran darah tak hanya ke otot dan persendian, namun mengalir juga mengalir ke otak Anda, sehingga meningkatkan fokus dan kewaspadaan Anda serta mengurangi stres.

BACA JUGA: 15 Olahraga Kardio untuk Anda yang Tidak Suka Lari

Persiapan mental untuk latihan fisik mendatang diperkirakan mampu meningkatkan teknik, keterampilan, dan koordinasi. Ini juga akan mempersiapkan atlet terhadap potensi ketidaknyamanan saat dihadapkan dengan situasi atau perlombaan sulit. Jika mental dan pikiran siap untuk menghadapi ketidaknyamanan, tubuh dapat menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi. Jika pikiran tidak bersedia untuk menghadapi tekanan, kinerja fisik tentu akan jadi terbatas.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Strategi Latihan Agar Tak Kehabisan Napas Saat Main Badminton

Badminton atau bulu tangkis memang perlu ketangkasan. Anda pun jadi mudah kehabisan napas. Yuk, cari tahu cara menjaga napas saat main badminton di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Gerakan Plank yang Bisa Dilakukan untuk Membentuk Perut Rata

Untuk Anda yang suka mager berolahraga, plank bisa menjadi solusi untuk membakar banyak kalori tanpa harus banyak bergerak. Cek di sini untuk tahu caranya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 16 November 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Harus Anda Persiapkan Sebelum Naik Gunung

Anda ingin mencoba mendaki gunung? Ada sejumlah persiapan yang perlu dilakukan sebelum mendaki gunung khususnya bagi pemula agar pendakian aman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 15 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Olahraga memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, jangan lupa melakukan perawatan kulit saat olahraga demi menjaga kesehatan kulit, ya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bahaya Olahraga Di Siang Hari

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
senam mata untuk mata lelah

Berbagai Gerakan Senam Mata untuk Mengatasi Mata Lelah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
pakaian olahraga hijab

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit