6 Perlengkapan Renang yang Diperlukan Agar Olahraga Jadi Lebih Maksimal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Berenang adalah olahraga yang memiliki manfaat sangat lengkap. Berenang bukan hanya memberikan manfaat kesehatan tetapi juga keselamatan jiwa. Maka itu, banyak orang yang berusaha untuk melatih kemampuan berenang. Berenang dengan teknik yang benar juga sangat diperlukan, bukan asal-asalan. Ini dibutuhkan agar Anda lebih efisien mengeluarkan energi saat berolahraga. Untuk melatih teknik berenang Anda, Anda memerlukan beberapa alat pendukung agar waktu olahraga jadi lebih maksimal. Lalu apa saja peralatan berenang yang dibutuhkan saat berenang? Yuk cari tahu di bawah ini.

1. Baju renang atau celana renang

manfaat berenang untuk sakit punggung bawah

Jangan sepelekan baju renang atau celana renang. Baju atau celana renang memang dirancang khusus untuk digunakan ketika di air. Baju atau celana renang dirancang dengan bahan yang sangat minim menyimpan air.

Ini diperlukan agar tidak mengganggu Anda beraktivitas di dalam air sehingga baju Anda tidak memperberat gerakan Anda di dalam air. Ini berbeda dengan baju kaos biasa yang mudah menyerap air.

Selain itu, pastikan juga pakaian renang Anda ukurannya pas dengan tubuh. Jangan sampai kebesaran atau terlalu kecil. Menggunakan pakaian renang berbeda dengan baju biasanya, carilah baju renang yang memang pas dengan pinggang dan lekuk tubuh. Sebab, ketika baju renang tidak pas, di dalam air baju Anda terasa bergoyang, seperti mau lepas, dan ini membuat tidak nyaman.

2. Kacamata renang

kacamata renang
Sumber: Swim Oulet

Kaca mata renang adalah peralatan berenang yang melindungi mata Anda dari paparan klorin yang ada di air kolam renang, dan membantu Anda melihat dengan jelas di bawah air. Gunakan kacamata renang yang ukurannya mengikat pas di sekitar mana Anda.

Jika tidak terikat dengan ketat, maka air bisa masuk ke dalam kaca mata renang Anda, membuat mata Anda perih, dan tidak bisa melihat dengan jelas di bawah air.

3. Topi renang

berenang menurunkan berat badan

Saat berenang, rambut Anda pasti juga akan basah terkena air. Untuk mengurangi paparan air kolam renang yang mengandung bahan kimia, topi renang adalah peralatan berenang yang Anda butuhkan. Kemungkinan rambut basah atau lembab memang tetap ada ketika menggunakan topi renang, tetapi setidaknya topi renang mengurangi paparan klorin di air kolam renang, tidak langsung semua rambut terendam air kolam.

Bukan hanya itu, topi renang juga memudahkan Anda berenang di dalam air. Bayangkan saja, rambut yang terendam air akan menyimpan air dengan mudah, dan ini membuat gerakan kepala Anda akan lebih berat. Sedangkan bahan topi renang tidak menyimpan air, justru ini memotong air yang melewatinya karena bahannya yang licin ketika terkena air.

Apalagi, jika Anda memiliki rambut panjang, berenang tanpa topi renang cukup mengganggu sebab rambut akan terurai di wajah. Sekalipun Anda menguncir rambut, namun lama kelamaan berenang helaian rambut bisa lepas dan Anda lagi-lagi harus merapikannya kembali. Berbeda ketika Anda menggunakan topi renang, rambut akan masuk ke dalam topi dan tidak mengganggu pergerakan renang Anda.

Tentunya, topi renang harus dipasang dengan baik dan benar. Sebaiknnya juga pilihlah topi renang berbahan latex.

4. Kickboard atau pelampung berenang

Sumber: Liverstrong

Pelampung adalah perlatan berenang yang terbuat dari busa atau plastik yang mengapung. Pelampung tersedia dalam bentuk yang besar atau kecil, bervariasi. Tujuan menggunakan pelampung renang ini adalah untuk melatih gerakan kaki.

Cara menggunakan pelampung renang ini adalah posisi tangan memegangnya di depan. Dengan memegang pelampung Anda akan otomatis mengapung. Menggunakan pelampung dilakukan untuk mengistirahatkan tangan namun melatih tenadangan kaki renang Anda.

Pelampung renang bukan berarti dikhususkan untuk orang yang tidak bisa berenang, terkadang ini yang banyak dianggap oleh beberapa orang. Pelampung renang ini justru untuk melatih kekuatan kaki bagi yang baru berenang atau yang sudah terlatih. Keduanya tetap membutuhkan kickboard untuk melatih kekuatan otot-otot kakinya.

Dengan kickboard biasanya kaki akan terasa lebih cepat pegal karena Anda berenang hanya didorong oleh otot kaki tanpa bantuan otot tangan.

5. Pull buoys

Sumber: Tri Swim Coach

Kebalikan dari kickboard, pull buoys adalah peralatan berenang berfungsi sebaliknya. Ya, pull buoys atau penjepit kaki berfungsi untuk melatih tangan saat berenang. Pull buoys juga bersifat mengapung seperti kickboard.

Pull buoys digunakan dengan dijepit di selangkangan atau di kaki. Kaki Anda harus rapat agar pull buoys tidak terlepas. Karena kaki harus rapat, otomatis kaki tidak bisa membantu Anda bergerak dalam air, satu-satunya yang bisa menarik Anda tetap maju adalah tangan.

Di sinilah kemampuan tangan dan otot bagian tubuh atas Anda akan dilatih. Tangan akan menarik tubuh Anda tanpa bantuan kaki. Pull buoys adalah alat yang baik untuk membangun kekuatan tubuh bagian atas.

6. Fins atau kaki katak

Sumber: Feel For the Water

Ingin tendangan kaki Anda saat berenang lebih cepat dan kuat? Perlatan berenang fins adalah alat yang Anda perlukan. Layaknya sepatu, fins digunakan di kaki dengan bagian ujungnya yang lebih panjang dan melebar.

Fins akan membuat Anda lebih berat untuk menendang, tetapi sekali tendangan dengan fins membuat Anda bisa melesat lebih jauh dari tendangan biasanya tanpa fins.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Berenang memiliki kesulitan tersendiri dibandingkan olahraga lain. Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar belajar berenang terasa lebih mudah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Olahraga Kardio, Kebugaran 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Tips Mencegah Mata Merah Setelah Berenang (Plus Cara Mengobatinya)

Mata merah setelah berenang memang biasa terjadi. Kondisi ini tak boleh dibiarkan. Simak beberapa tips mencegah dan mengobati kondisi tersebut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 26 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Gaya Renang yang Aman untuk Penderita Saraf Kejepit

Penyakit saraf kejepit memang membatasi gerak tubuh. Namun, ada gaya renang yang cukup aman sehingga disarankan untuk penderita penyakit saraf kejepit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 21 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Saya Merasa Ngantuk Setelah Berenang?

Rasa ngantuk setelah berenang sering kali menyerang hampir semua orang. Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak jawabannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Olahraga Lainnya, Kebugaran 7 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Fungsi Kaporit dalam Air Kolam Renang dan Bahayanya Bagi Kesehatan

Sering Berenang? Waspada 5 Bahaya Kaporit Dalam Kolam Renang

Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
berenang saat covid-19

Ada Rencana Berenang Saat Pandemi COVID-19? Begini Risiko Penularannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Dampak Berenang di Malam Hari Bagi Tubuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit