6 Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/10/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Bisa dibilang, stroberi adalah buah yang serbaguna. Buah bulat berwarna merah terang dan dipenuhi bintin-bintik ini bisa dimakan langsung, dijus, dimasukkan ke dalam salad buah, atau diolah menjadi makanan penutup lainnya, seperti es krim, permen, jeli, sirup, kue, dan lain-lain. Tapi penasarankah Anda, apa saja manfaat buah stroberi?

Berbagai manfaat buah stroberi untuk kesehatan tubuh

1. Menjaga kesehatan mata

Penglihatan mata bisa semakin memburuk seiring bertambahnya usia. Masalah yang dapat muncul antara lain mata kering, degenerasi saraf optik, degenerasi makula, gangguan lapang pandang, dan meningkatnya risiko infeksi mata.

Buah stroberi diperkaya oleh kandungan vitamin C dan antioksidan — seperti flavonoid, phenolic, phytochemicals, dan elagic acid. Kombinasi vitamin C dan antioksidan dapat membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penurunan fungsi mata. Oleh karena itu, makanan yang tinggi kandungan vitamin C, seperti stroberi, dapat mengurangi risiko degenerasi makula dan katarak.

Kandungan potasium dalam stroberi juga dipercaya ampuh untuk mengatasi masalah tekanan okular pada bola mata, yang dapat membahayakan penglihatan.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Sistem imun merupakan garis pertahanan pertama sebagai pelindung tubuh dari berbagai infeksi virus, bakteri, dan berbagai potensi berbahaya lain. Vitamin C yang terkandung di dalam stroberi meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda tidak mudah sakit. Vitamin C juga memiliki antioksidan, yang membantu menetralisir radikal bebas yang dapat membahayakan tubuh.

3. Mengobati nyeri sendi dan asam urat

Berbagai masalah nyeri pada persendian serta asam urat merupakan salah satu efek buruk yang ditimbulkan dari radikal bebas. Stroberi dapat membantu mengobati permasalahan ini dengan kandungan antioksidan yang dimilikinya. Dikatakan bahwa mengonsumsi buah stroberi setiap hari dapat meredakan peradangan sendi.

4. Mencegah kanker

Vitamin C, asam folat, anthocyanins, quercetin, dan kaempferol merupakan beberapa jenis flavonoid yang terkandung dalam stroberi yang memilki efek antikarsinogenik. Oleh karena itu, kandungan antioksidan ini dipercaya dapat melawan pertumbuhan tumor penyebab kanker. Konsumsi stroberi setiap hari memiliki manfaat besar terhadap penurunan kemungkinan metastasis (penyebaran) sel kanker yang berbahaya.

5. Meningkatkan fungsi otak

Memasuki usia lanjut, daya ingat dan kemampuan kognitif otak dapat mengalami penurunan. Radikal bebas merupakan agen yang bertangggung jawab terhadap terjadinya penuaan tersebut. Paparan radikal bebas yang diterima tubuh menyebabkan jaringan otak mulai mengalami penurunan fungsi dan saraf otak melemah.

Untungnya, buah stroberi dapat membantu mencegah terjadinya kondisi tersebut. Peneliti dari Harvard University melakukan penelitian di Brigham and Women’s Hospital melihat bahwa peningkatan konsumsi anthocyanidin dan flavonoid yang terdapat pada stroberi dan buah beri lainnya dapat melawan penurunan daya ingat.

6. Mencegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung

Salah satu penelitian yang dipublikasikan pada American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi makanan yang kaya akan anthocyanin seperti stroberi dapat mencegah tekanan darah tinggi. Efek ini terutama terlihat paling signifikan pada mereka yang berusia 60 tahun ke bawah. Anthocyanin adalah salah satu antioksidan yang kuat yang dapat melawan radikal bebas. Diduga pada mereka yang berusia 60 tahun ke atas, kerusakan pada pembuluh darah sudah terlalu parah sehingga anthocyanin tidak dapat menunjukkan manfaatnya.

Penelitian yang dilakukan Dr. Eric Rimm menunjukkan bahwa mereka yang sering mengonsumsi stroberi dan berri lainnya memiliki risiko serangan jantung yang lebih rendah. Meskipun belum diketahui pasti, diduga anthocyanin memegang peranan penting juga dalam mencegah serangan jantung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca