home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Daging Apel yang Sudah Cokelat, Apakah Masih Layak Dimakan?

Daging Apel yang Sudah Cokelat, Apakah Masih Layak Dimakan?

Buah apel menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan Anda. Rasanya yang manis dan segar juga bikin apel jadi buah kesukaan banyak orang. Sayangnya, kalau sudah dikupas dan dipotong buah apel cepat sekali berubah warnanya jadi kecokelatan. Buah apel yang sudah cokelat memang jadi tak menggiurkan lagi. Akan tetapi, apakah itu berarti apel yang cokelat sudah tidak bisa dimakan? Simak jawabannya di bawah ini, ya.

Kenapa apel bisa jadi kecokelatan setelah dikupas?

Banyak orang mengira buah apel berubah jadi kecokelatan karena sudah membusuk. Bukan, daging apel yang kecokelatan bukan berarti busuk. Warna daging buah apel jadi menua karena proses kimia yang disebut sebagai oksidasi. Waktu belum dikupas dan dipotong memang daging buah apel masih terlindungi oleh kulitnya. Namun saat apel dikupas dan dipotong, ada udara yang ikut masuk ke dalam jaringan-jaringan buah ini.

Oksigen yang ada dalam udara akhirnya bercampur dengan enzim khusus dalam jaringan apel. Reaksi kimia antara oksigen dan enzim ini menghasilkan warna kecokelatan yang tampak pada daging buah apel.

Namun, ada apel yang memang lebih cepat berubah kecokelatan, yaitu apel dengan kandungan enzim yang tinggi. Kalau Anda tidak bisa menghabiskan apel yang sudah dikupas atau Anda ingin menyimpan apel untuk nanti, segera masukan ke dalam kulkas dengan wadah yang kedap udara. Jangan biarkan apel yang sudah dikupas terpapar udara ruangan terlalu lama. Ini lantaran semakin hangat udaranya, makin cepat pula proses oksidasinya.

Amankah mengonsumsi apel yang sudah cokelat?

Ya, Anda bisa mengonsumsi apel yang sudah cokelat dengan aman. Namun, kalau sudah terlalu lama dibiarkan jadi cokelat, besar kemungkinan daging buahnya sudah terpapar berbagai jenis bakteri, kotoran, debu, dan partikel yang ada di udara. Apalagi kalau tidak disimpan dengan baik di dalam wadah makanan. Maka, sebaiknya Anda memang langsung mengonsumsi apel setelah dikupas atau dipotong.

Nutrisi apa saja yang hilang kalau apel jadi kecokelatan?

Selain risiko kontaminasi bakteri atau partikel asing dari udara, apel yang sudah jadi cokelat manfaatnya sudah berkurang. Ini karena proses oksidasi yang terjadi bisa merusak kandungan nutrisi dalam daging buah.

Salah satu nutrisi yang mungkin berkurang atau hilang adalah vitamin C. Vitamin C atau asam askorbat akan hancur ketika proses oksidasi terjadi. Maka, semakin cokelat warna daging buah apel, kandungan vitamin C-nya semakin sedikit pula.

Selain vitamin C, zat gizi yang berkurang dalam apel yang sudah cokelat adalah senyawa kimia dihydroxyphenylalanine, atau disingkat DOPA. Senyawa ini sangat baik untuk kesehatan otak dan mental. Pasalnya, DOPA ini adalah cikal bakal dari hormon dopamin. Di dalam tubuh, DOPA akan diubah menjadi dopamin. Hormon dopamin diperlukan otak untuk mengirim beragam sinyal dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya. Tanpa hormon ini, otak akan kesulitan memproses informasi dan mengirimkan perintah-perintah tertentu bagi tubuh. Selain itu, kadar dopamin yang seimbang juga diperlukan untuk menjaga suasana hati agar tetap stabil.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why Do Insides of Apple Turn Brown After Slicing? http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2016/04/30/why-do-apples-turn-brown.aspx Diakses pada 26 April 2017.

What Nutrients Are Lost When an Apple Oxidizes? http://www.livestrong.com/article/178719-what-nutrients-are-lost-when-an-apple-oxidizes/ Diakses pada 26 April 2017.

Apples: Safe Methods to Store, Preserve, and Enjoy. http://homeorchard.ucdavis.edu/8229.pdf Diakses pada 26 April 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x