Benarkah Sering Merokok Dapat Membuat Penyumbatan Pada Paru Anda

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/11/2018
Bagikan sekarang

Siapa yang tak tahu dampak negatif rokok bagi kesehatan? Ya, kebiasaan merokok adalah penyebab utama tingginya kasus kanker paru di Indonesia. Sebelum berubah menjadi kanker, biasanya rokok akan merusak fungsi paru secara perlahan. Kerusakan paru paling awal yang dapat dialami para perokok aktif adalah penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Lalu, bagaimana rokok bisa menyebabkan kerusakan paru ini?

Dampak negatif rokok, sebabkan organ paru tersumbat

Jika sampai saat ini Anda masih menjadi perokok aktif, sangat mungkin Anda terserang penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). PPOK adalah penyakit kerusakan paru yang terjadi akibat penyumbatan di dalamnya, sehingga tidak dapat berfungsi normal kembali.

Dari berbagai riset mengatakan, semakin sering seseorang merokok maka semakin tinggi pula peluangnya untuk terserang PPOK. Bahkan diketahui bahwa sebanyak 38,7 persen pasien PPOK adalah perokok aktif.

Jadi, awalnya zat-zat beracun dari rokok akan terhirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan hingga paru. Zat beracun tersebut menyebabkan peradangan pada paru. Peradangan ini terus-menerus terjadi dalam waktu yang lama, sehingga mengakibatkan jaringan paru rusak, saluran napas menyempit, dan produksi lendir berlebihan.

Kondisi ini akan menyebabkan Anda sulit bernapas dan sesak. Selain itu, biasanya suara napas perokok aktif akan berbunyi ‘ngik’, seperti pada mereka yang mengalami serangan asma.

Banyaknya produksi lendir di dalam saluran napas, akan membuat Anda mengalami batuk kronis disertai dahak. Biasanya, batuk yang dialami akan berlangsung lama, karena tubuh berusaha untuk melegakan saluran pernapasan yang tersumbat akibat dahak lendir tersebut.

Jika dibiarkan, kerusakan permanen akan dialami paru dan akhirnya tidak dapat berfungsi dengan baik.

PPOK juga mengintai para perokok pasif

Sayangnya, para perokok pasif juga memiliki risiko penyakit ini. Ya, asap rokok sama jahatnya dengan kandungan yang ada di dalamnya. Proses terjadinya hampir sama dengan para perokok aktif, jadi asap mengandung zat beracun yang bisa terhirup masuk ke dalam paru.

Semakin sering dan lama orang menghirup asap rokok, maka akan kian banyak juga zat beracun yang masuk ke dalam tubuhnya. Lama-kelamaan, kerusakan terjadi dan akhirnya penyakit paru obstruktif kronis pun muncul.

Maka itu, bagi Anda perokok aktif, sebaiknya mulai sekarang berhenti merokok secara perlahan. Pasalnya, dampak negatif rokok tak hanya terjadi pada diri Anda, tapi orang-orang yang Anda sayangi.

Kenapa susah berhenti meski tahu dampak negatif rokok ini?

Nikotin yang terkandung di dalam rokok menjadi penyebab mengapa Anda kecanduan dan terus ketagihan. Bahkan, parahnya lagi, efek ketagihan dari nikotin sama parahnya dengan efek ketagihan dari heroin dan kokain.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh WHO, saat anda menghirup sebatang rokok, dalam waktu 7 detik, kandungan nikotin akan masuk ke dalam otak Anda. Selanjutnya, nikotin akan menstimulasi sistem dopaminergik pada otak anda, yang akan menghasilkan perasaan senang, menurunkan rasa stres, marah dan membuat perasaan menjadi tenang.

Karena efek yang menyenangkan inilah yang membuat banyak orang pada akhirnya ketagihan, walaupun rokok punya banyak dampak buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa gejala yang menunjukkan Anda sudah kecanduan nikotin, bila dilansir dari WHO :

  • Depresi
  • Insomnia
  • Merasa frustasi, mudah marah
  • Cemas
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit beristirahat
  • Mengalami penurunan denyut jantung
  • Mengalami peningkatan nafsu makan

Memang sulit untuk melepaskan diri dari kecanduan nikotin di dalam rokok. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Obat di Apotek untuk Membantu Anda Berhenti Merokok

Berhenti merokok ternyata bisa terwujud dengan minum obat tertentu yang dibeli di apotik. Berikut obat yang biasa diresepkan untuk berhenti merokok.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

7 Cara Cepat Mengatasi Gejala Asma yang Kambuh

Penting untuk tahu cara mengatasi penyakit asma ketika kambuh agar tidak semakin parah! Termasuk kapan harus menghubungi dokter atau pergi ke IGD terdekat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Health Centers 10/12/2019

5 Prinsip Pola Hidup Sehat yang Harus Dijalani Penderita Asma

Selain pakai obat, penderita asma juga disarankan untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat guna mencegah gejala sering kambuh. Bagaimana memulainya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebugaran, Tips Sehat 08/12/2019

11 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Selain kanker paru, ada banyak penyakit yang mengintai perokok aktif. Segera cari cara berhenti merokok yang paling pas agar tak menyesal di kemudian hari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini

Direkomendasikan untuk Anda

social smoker

Menjadi Social Smoker Ternyata Sama Bahayanya dengan Perokok Aktif

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020
penggumpalan darah

Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 19/03/2020
asap rokok

5 Tips untuk Tetap Sehat Meski Selalu Terpapar Asap Rokok

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2020
rokok kretek

Rokok Kretek: Kandungan dan Bahayanya untuk Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/01/2020