Awas, Kekurangan Magnesium Bisa Bikin Darah Tinggi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Magnesium merupakan salah satu mineral penting untuk menjaga tulang, otot, dan saraf agar kuat dan sehat. Kekurangan magnesium sebenarnya jarang terjadi, karena tubuh menyimpan cadangannya dalam aliran darah, tulang, dan ginjal. Namun jika terus dibiarkan dalam jangka waktu panjang, kekurangan magnesium bisa menjadi penyebab hipertensi yang tak pernah Anda sangka sebelumnya.

Apa  penyebab kekurangan magnesium?

Orang-orang yang hidup di perkotaanpaling berisiko tinggi mengalami kekurangan magnesium (hipomagnesemia). Ini disebabkan karena beberapa hal, antara lain:

  • Pola makan yang kebarat-baratan (serba fast food yang berlemak dan berkalori tinggi) biasanya minim kandungan magnesium
  • Kebiasaan minum obat dapat menyebabkan tubuh kekurangan magnesium, termasuk obat-obatan seperti proton pump inhibitors dan diuretik. Obat diuretik biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dapat menurunkan kadar magnesium dan kalium dalam tubuh.

Bagaimana cara mengetahui jika kadar magnesium saya rendah?

Magnesium tersimpan dalam darah. Oleh karena itu, cara yang paling praktis untuk mengetahui tingkat magnesium Anda adalah dengan mengeceknya di tes darah rutin.

Banyak laboratorium mempunyai “kisaran” yang berbeda-beda untuk menunjukkan tingkat normal kadar magnesium. Kadar normal magnesium biasanya 1.6 – 2.6 mg/dL. Ingatlah bahwa ini merupakan kadar magnesium yang cukup besar, terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar magnesium dalam darah dari 1.6 mg/dL dan 2.6 mg/dL. Pada tes darah rutin, banyak orang biasanya mempunyai kadar magnesium 1.5-1.6 mg/dL. Kadar ini menunjukkan terjadinya defisiensi magnesium.

Ada beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mengecek defisiensi magnesium, termasuk tes magnesium sel darah merah dan tes urin khusus magnesium. Namun, tes-tes ini tidak praktis dilakukan.

Mengapa kekurangan magnesium dianggap sebagai penyebab hipertensi?

Magnesium membantu menjaga kesehatan jantung dengan menjaga irama jantung dan mengontrol tekanan darah tetap normal agar sirkulasi darah tetap lancar. Sementara itu, kandungan magnesium yang rendah dalam tubuh berhubungan erat dengan penurunan kadar kalium, mineral yang juga sangat penting untuk menjaga tekanan darah Anda. Itu sebabnya magnesium bisa menjadi salah satu faktor risiko penyebab hipertensi yang seringnya terabaikan.

Terlebih, magnesium penting untuk menjaga tidur yang nyenyak di malam hari. Masalah terkait pola tidur berpengaruh terhadap perkembangan tekanan darah tinggi. Kekurangan magnesium dapat mempengaruhi Anda untuk tidur nyenyak yang penting tidak hanya untuk kesehatan tekanan darah tetapi juga kesehatan tubuh keseluruhan. Maka, orang-orang yang memiliki tensi darah tinggi dan masalah tidur disarankan untuk mengonsumsi suplemen magnesium di malam hari.

Rendahnya kandungan magnesium juga menyebabkan resistensi insulin yang dapat meningkatkan risiko diabetes, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko Anda mengalami darah tinggi.

Bagaimana cara mengobati defisiensi magnesium?

Pola makan sehat dan seimbang adalah cara paling aman untuk mengembalikan kadar magnesium tubuh ke tingkat normalnya. Setidaknya Anda harus menyediakan rata-rata 400-600 mg magnesium dalam menu makan Anda. Anda harus menambahkan sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, buah seperti alpukat dan pisang pada menu makan Anda. Makanan-makanan ini mempunyai kadar magnesium yang tinggi.

Selain lewat makanan, Anda juga bisa membantu kecukupannya dengan mengonsumsi suplemen magnesium. Tetapi waspadalah karena tidak semua suplemen magnesium dibuat sama. Terdapat banyak tipe suplemen magnesium berbeda dan masing-masing mempunyai kadar penyerapan yang berbeda pula.

Artinya, hanya karena sebuah suplemen magnesium mengandung 200 mg magnesium, tidak berarti semua 200 mg tersebut dapat terserap dalam sistem tubuh Anda.

Chelated magnesium tidak mengandung logam berat. Magnesium malate juga merupakan jenis magnesium yang baik untuk menyediakan energi bagi sel tubuh (malic acid meningkatkan energi untuk sel). Bicarakan dengan dokter mengenai pengurangan obat yang diresepkan karena dapat menghilangkan kadar magnesium dalam tubuh Anda secara drastis.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca