home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Gejala Insomnia, Tidak Hanya Sekadar Susah Tidur Nyenyak

5 Gejala Insomnia, Tidak Hanya Sekadar Susah Tidur Nyenyak

Insomnia adalah kondisi sulit tidur atau tidak bisa tidur dengan nyenyak. Banyak orang yang mengalami insomnia tetapi tak menyadarinya. Oleh karena itu, selain memahami penyebab insomnia, penting mengenali tanda dan gejala insomnia agar dapat mencari cara mengatasinya. Cari tahu jawabannya berikut ini.

Tanda dan gejala insomnia selain susah tidur

Masalah sulit tidur akan dianggap sebagai insomnia jika sudah terjadi paling tidak selama tiga hari dalam seminggu, baik berurutan maupun tidak. Nah, ada beberapa tanda dan gejala yang juga menyertai dan perlu Anda perhatikan. Beberapa di antaranya adalah:

1. Merasa lelah pada siang hari

ngantuk saat puasa

Tidak cukup beristirahat pada malam hari karena kurang tidur bisa menjadi penyebab tubuh Anda merasa sangat lelah pada siang hari. Tak hanya itu saja, saat mengalaminya, Anda menjadi sulit untuk berpikir jernih, mengambil keputusan dengan baik, dan menjadi mudah marah.

Jika mengalami gejala tersebut, Anda mungkin sedang mengalami insomnia. Belum lagi jika kondisi tersebut membuat Anda menjadi kurang produktif saat beraktivitas. Biasanya, hal ini membuat hasil kerja tidak maksimal dan risiko Anda mengalami kecelakaan menjadi lebih tinggi.

Sebagai contoh, Anda mengantuk saat bekerja, mengemudi atau terjatuh dari tangga karena tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan baik. Ya, hal-hal tersebut mungkin saja terjadi saat Anda terlalu lelah sehingga tak bisa berkonsentrasi penuh pada aktivitas yang sedang dikerjakan.

2. Meski mengantuk, tetap tidak bisa tidur malam

obat tidur alami

Saat merasa lelah pada siang hari, Anda tentu berharap bisa tidur lebih cepat pada saat malam hari. Namun sayang, gejala insomnia tidak hanya muncul pada siang hari, tetapi juga pada malam hari. Saat mengalami insomnia, Anda tetap kesulitan tidur meski tubuh sudah merasa lelah.

Bahkan, sekalipun sudah mengantuk, insomnia bisa menyebabkan Anda tetap terjaga sepanjang malam. Oleh sebab itu, untuk bisa mengatasinya, cari tahu terlebih dahulu apa penyebab insomnia yang Anda alami.

Insomnia menyebabkan tubuh lelah di siang hari. Kondisi tersebut membuat Anda berharap akan tidur lebih nyenyak atau lebih lama pada malam harinya. Namun, tidur malam masih tetap saja sulit. Kenapa? Pasalnya, insomnia tidak akan hilang jika Anda tidak mengetahui penyebabnya secara pasti.

3. Terbangun tengah malam dan tidak bisa tidur kembali

gejala insomnia

Gejala lain yang perlu Anda waspadai dari insomnia adalah sering terbangun tengah malam. Sebenarnya, bisa saja Anda terbangun karena ingin buang air kecil dan pergi ke kamar mandi. Namun, jika Anda terbangun dalam kondisi kaget dan napas terengah-engah, ini bisa menjadi pertanda dari insomnia.

Apalagi, setelah terbangun tengah malam, Anda menjadi sulit untuk tidur kembali. Seolah rasa mengantuk sudah hilang sehingga Anda terjaga sepanjang malam. Bahkan, meski sudah mencoba untuk tidur berulang kali, Anda tetap tak bisa kembali tidur.

Jika sudah demikian, ada baiknya untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter. Dokter dapat membantu Anda menemukan penyebab dari insomnia dan melakukan penanganan yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut.

4. Tidak bisa tidur nyenyak

mengatasi insomnia

Menurut Menurut National Health Security, National Health Security, salah satu gejala insomnia lainnya adalah tidak bisa tidur dengan nyenyak. Ini artinya, Anda bisa saja tidur seperti biasa, tetapi selama tidur, Anda berkali-kali terbangun tanpa alasan.

Hal tersebut membuat kualitas tidur Anda berkurang mengingat Anda tidak bisa tidur dengan nyenyak. Tak hanya itu, insomnia juga bisa terjadi saat Anda terbangun lebih pagi dari biasanya. Namun, saat Anda ingin kembali tidur, rasa mengantuk sudah hilang.

5. Gejala lain yang mengganggu tidur

penyebab susah tidur orang introvert

Di malam hari, pikiran Anda terbebas dari pekerjaan dan rutinitas lainnya. Kekosongan aktivitas bisa membuat Anda kembali cemas, mengingat kembali masalah yang tidak kunjung selesai, atau memunculkan pikiran negatif yang membuat Anda cemas. Semua itu dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Selain kesehatan mental yang buruk, beberapa penyakit juga menimbulkan gejala yang membuat Anda susah tidur. Contohnya, sleep apnea (kehilangan napas sejenak saat tidur), terus menggerakkan kaki atau badan saat tidur (restless leg syndrome), atau bolak-balik ke kamar mandi karena ingin pipis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

5 Signs that You May Have Insomnia. Retrieved 30 March 2021, from  https://health.clevelandclinic.org/5-signs-that-you-may-have-insomnia/.

Insomnia: the causes, signs and symptoms. Retrieved 30 March 2021, from https://sydney.edu.au/news-opinion/news/2017/09/14/insomnia-signs-and-symptoms.html

Insomnia. Retrieved 30 March 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/insomnia/

Insomnia. Retrieved 30 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167

Insomnia. Retrieved 30 March 2021, from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/insomnia

Insomnia. Retrieved 30 March 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/insomnia

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 23/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri