home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Normalkah Sering Terbangun Tengah Malam? Ini Jawabannya

Normalkah Sering Terbangun Tengah Malam? Ini Jawabannya

Hampir semua orang pernah mengalami terbangun tengah malam. Entah karena buang air kecil tengah malam, badan berkeringat karena kepanasan, atau terbangun begitu saja. Sebenarnya, sering terbangun tengah malam itu, termasuk normal atau tidak, ya? Simak penjelasan ahli berikut ini.

Sering terbangun tengah malam, normal atau tidak?

susah tidur selama pandemi COVID-19

Pada dasarnya, tidak ada orang yang benar-benar tidur terus-terusan sepanjang malam. Umumnya, akan terbangun 1 hingga 6 kali dalam satu malam. Ada yang menyadarinya, ada pula yang tidak.

Kebanyakan orang akan terbangun dari tidur sekitar pukul 1-3 pagi, dengan beragam alasan, contoh terbangun karena haus atau hanya ingin mengubah posisi bantal agar tidur lebih nyaman.

Alexa Kane, PsyD, seorang psikolog klinis dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa sering terbangun tengah malam merupakan fenomena yang umum dan biasanya tidak berbahaya, terutama jika Anda dapat kembali tertidur dengan mudah.

Perlu Anda ketahui bahwa tidur terdiri dari beberapa fase atau tahap tidur dan setiap orang bisa mengalami 4 hingga 6 tahapan. Setiap fasenya berlangsung antara 70 hingga 120 menit.

Nah, biasanya orang akan mudah terbangun di setiap akhir fase tidurnya sebelum menuju ke tahap tidur berikutnya. Apalagi jika menjelang akhir fase ada gangguan seperti ingin kencing atau kepanasan, maka Anda dapat terbangun dalam keadaan cukup segar.

Pada akhirnya, hal inilah yang akhirnya membuat seseorang akan bangun di waktu yang sama setiap malamnya. Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal ini. Pasalnya, ini adalah kondisi alami yang menandakan jam biologis tubuh dan tidur Anda terhubung dengan baik.

Sering terbangun tengah malam bisa juga menjadi gangguan tidur

penyebab susah tidur orang introvert

Meski terbangun di malam hari adalah hal yang wajar, Anda tidak boleh menganggap hal ini sepele. Terutama jika Anda terbangun, dan kesulitan untuk kembali tidur.

Tetap terjaga setelah Anda terbangun pada malam hari bisa mengindikasikan adanya gangguan tidur, seperti insomnia. Kane menjelaskan bahwa insomnia bisa membuat Anda terbangun tengah malam dan mengalami kecemasan atau frustasi. Kondisi tersebut dapat mengaktifkan sistem saraf simpatif, yakni sistem yang berperan dalam respons stres ‘fight-or-flight’ .

Saat sistem saraf tersebut aktif, otak akan beralih dari mode tidur ke mode bangun. Pikiran Anda mungkin mulai berpacu, detak jantung jadi lebih cepat dan tekanan darah juga mungkin naik. Ini akan membuat Anda jadi lebih sulit untuk kembali tidur.

Selain akibat gangguan tidur, sering terbangun tengah malam juga bisa disebabkan oleh sleep apnea. Bila mengalami gangguan ini, sesekali napas akan terhenti dalam hitungan detik saat tidur. Akibatnya, And bangun dengan kondisi kaget, napas terengah-engah, dan ritme jantung menjadi terganggu karena aliran oksigen ke jantung berkurang.

Keduanya bisa membuat Anda bangun dalam kondisi tubuh kelelahan dan sangat mengantuk di siang harinya. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan lebih parah, seperti hipertensi atau penyakit jantung.

Hal yang harus Anda lakukan jika sering terbangun tengah malam

Saat Anda terbangun di malam hari, yang perlu Anda lakukan ialah kembali tidur. Namun terkadang, melakukan hal ini tidak semudah kelihatannya.

Supaya bisa melanjutkan tidur, Anda bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

1. Tenangkan diri dan jangan kesal

Ada banyak orang yang terbangun kemudian merasa kesal, hingga akhirnya merasa kesulitan untuk kembali tidur. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak merasa kesal atau frustasi saat Anda terbangun. Pahami bahwa hal ini adalah kondisi normal yang hampir pasti terjadi pada setiap orang.

2. Hindari menyalakan atau mengecek gadgdet

sleep texting adalah

Agar bisa tidur kembali, hindari berbagai aktivitas yang mengganggu tidur. Anda bisa menerapkan cara ini, ketika tips di atas tidak cukup efektif untuk mengatasi keluhan sering terjaga setelah terbangun tengah malam.

Usahakan untuk tidak melakukan hal-hal yang justru dapat membuat Anda merasa lebih frustasi atau justru tertarik untuk meneruskannya. Sebagai contoh, hindari mengecek e-mail kerja atau meneruskan pekerjaan yang belum selesai. Hal ini bukannya membuat mengantuk justru bisa membuat Anda stres dan sangat sulit untuk kembali ke tempat tidur.

Selain itu, usahakan untuk tidak menyalakan ponsel, tablet, atau laptop. Intinya, jangan menyalakan barang elektronik apapun. Spektrum cahaya biru yang dipancarkan dari peralatan elektronik ini justru dapat membuat Anda semakin kesulitan untuk tidur.

Apapun kegiatannya, usahakan untuk tidak menyalakan lampu utama dan hanya menggunakan lampu tidur agar ritme sirkadian tubuh tidak berantakan. Setelah Anda merasa mengantuk, barulah kembali ke tempat tidur dan cari posisi tidur paling nyaman.

3. Lakukan hal yang membosankan

Jika kenyataannya Anda tetap sulit untuk tidur setelah 15 menit mencobanya, maka bangun dari tempat tidur dan lakukan cara cepat tidur agar Anda merasa mengantuk. Anda bisa memilih aktivitas yang membosan, contoh membaca buku yang tidak Anda sukai.

Cara tersebut umumnya cukup ampuh dalam membantu keluhan sering terbangun tengah malam. Namun, jika Anda masih terjaga hingga 20-30 menit pada malam hari, maka ini merupakan salah satu tanda Anda mengalami middle of the night insomnia.

Kondisi ini akan membuat Anda untuk sulit kembali tidur lagi setelah terbangun pada malam hari. Bila hal ini terjadi sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Begitu pun jika Anda menyadari masalah kesehatan lainnya, yang juga jadi penyebab insomnia.

Dengan bantuan dokter, Anda akan lebih mudah mengatasi keluhan ini. Jangan biarkan, kondisi ini terus memburuk seiring waktu karena bisa menurunkan kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Insomnia. (2016, October 15). Retrieved April 01, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167.

Up in the middle of the Night? How to get back to sleep. (n.d.). Retrieved April 01, 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/up-in-the-middle-of-the-night-how-to-get-back-to-sleep.

Team, B. (2020, September 28). Why do you always wake up at 3 a.m.? Retrieved April 01, 2021, from https://health.clevelandclinic.org/why-do-you-always-wake-up-at-3-a-m/.

Sleep/Wake cycles. Retrieved April 01, 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/sleepwake-cycles.

Stages of sleep. (2020, August 14). Retrieved April 01, 2021, from https://www.sleepfoundation.org/how-sleep-works/stages-of-sleep.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 28/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x