Sering Mengantuk Padahal Sudah Cukup Tidur? Ini 5 Penyebabnya!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidur adalah kebutuhan penting manusia agar bisa bertahan hidup. Idealnya, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam setiap malam. Meski begitu, ada pula orang yang tetap mengantuk padahal sudah mendapatkan tidur yang cukup. Lantas, jika kebutuhan tidur sudah terpenuhi, mengapa terkadang Anda masih mengantuk sepanjang hari? Ketahui beragam penyebabnya di bawah ini.

Penyebab sering mengantuk padahal sudah tidur cukup

Jika Anda sering mengantuk padahal sudah tidur cukup, berikut ini beberapa penyebab yang mungkin bisa menjelaskan kondisi Anda.

1. Minum alkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum tidur juga dapat membuat Anda sering mengantuk di siang hari. Alkohol akan mempersulit Anda untuk mencapai fase tidur nyenyak dan mengacaukan siklus tidur Anda.

Hal ini pun senada dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism yang menunjukkan jika meminum minuman beralkohol beberapa jam sebelum tidur dapat menyebabkan tidur Anda menjadi tidak teratur. Kebiasaan ini bahkan bisa berdampak pada kualitas tidur Anda yang buruk.

2. Sleep apnea

Sleep apnea adalah kondisi di mana napas terhenti sementara saat Anda tidur. Dalam dunia medis, sleep apnea yang disebabkan karena penyumbatan di saluran pernapasan disebut dengan obstructive sleep apnea (OSA). Penyumbatan yang terjadi pada jalur pernapasan ini akan menyebabkan seseorang terbangun tiba-tiba ketika tidur. Akibatnya, kualitas tidur Anda jadi berkurang sehingga membuat Anda tidak bertenaga dan kurang produktif pada hari berikutnya.

Hal inilah yang menyebabkan mereka selalu merasa sering mengantuk atau bangun kesiangan meskipun sudah tidur selama 7 sampai 8 jam di malam hari. 

3. Narkolepsi

Narkolepsi adalah kondisi kronis yang menyebabkan seseorang tertidur di mana saja dan kapan saja secara tidak terkendali. Ini bisa terjadi walau mereka sudah tidur yang cukup sekalipun.

Seseorang yang mengalami kondisi ini akan merasa baik-baik saja setelah tidur selama 10-15 menit, kemudian akan terbangun sebentar, lalu kembali tertidur. Narkolepsi merupakan penyakit berkepanjangan yang tak dapat diobati. Namun, bila dilakukan perawatan yang tepat dan Anda melakukan berbagai perubahan gaya hidup sehat, Anda dapat mengendalikan gangguan ini.

4. Sindrom kelelahan kronis

Chronic fatigue syndrome atau sindrom kelelahan kronis adalah kondisi yang akan membuat Anda sering lelah, lemas, lesu, dan mengantuk. Gejalanya antara lain meliputi nyeri otot dan sulit berkonsentrasi selama setidaknya 6 bulan.

Meskipun penyebab sindrom kelelahan kronis tidak sepenuhnya dipahami dan mungkin disebabkan oleh sleep apnea, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

5. Jam biologis tubuh yang terganggu

Ritme sirkadian, atau jam biologis tubuh yang kacau bisa membuat Anda mengantuk sepanjang hari. Jam biologis sendiri adalah jadwal kerja setiap organ dan fungsi tubuh manusia secara alami. Jika jam biologis tubuh Anda terganggu, Anda mungkin akan sering mengantuk pada waktu yang tidak tepat.

Misalnya Anda susah tidur di malam hari dan mengantuk di siang hari. Padahal, malam adalah waktunya tidur sementara siang hari adalah waktunya untuk bangun dan beraktivitas. Selain mengatur siklus tidur manusia, jam biologis tubuh berperan untuk mengendalikan produksi hormon, suhu tubuh, dan berbagai fungsi tubuh lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalium dalam pisang berkhasiat menurunkan risiko stroke. Apa lagi manfaat pisang untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit