home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

9 Langkah Menghadapi Kesedihan Setelah Kehilangan Orang Terkasih

9 Langkah Menghadapi Kesedihan Setelah Kehilangan Orang Terkasih

Perasaan kehilangan bukanlah hal yang mudah untuk diatasi, terlebih lagi jika Anda kehilangan orang yang terkasih untuk selama-lamanya. Hampir semua orang yang pernah mengalami hal ini akan memiliki gejala-gejala yang serupa. Mulai dari syok dan tidak percaya, sedih, menyesal, marah, takut, hingga timbulnya gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh kesedihan yang mendalam, seperti pusing, kehilangan nafsu makan, lemas, mual, penurunan berat badan, dan insomnia. Tentunya Anda butuh beberapa waktu untuk dapat pulih kembali ke keadaan semula.

Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang dapat pulih dari kesedihan mereka sendiri seiring berjalannya waktu, jika memiliki dukungan sosial dan kesehatan. Mungkin akan memerlukan waktu berbulan-bulan atau bahkan lebih dari setahun untuk menerima kehilangan tersebut. Tidak ada batas waktu yang “normal” bagi seseorang yang sedang berduka.

Jika hubungan Anda dan almarhum tidak baik, hal ini akan mempengaruhi proses berduka. Mungkin akan memakan waktu yang cukup lama sampai akhirnya Anda berpikir sebelum Anda dapat melihat kembali ke masa lalu dan menyesuaikan diri dengan perasaan kehilangan.

Manusia secara naluriah merupakan makhluk yang tangguh, mengingat sebagian besar dari kita dapat bertahan dari segala macam tragedi dan kemudian melanjutkan kehidupan dengan usaha sendiri. Namun, beberapa orang mungkin berjuang dengan kesedihan untuk waktu yang lebih lama dan merasa tidak mampu menjalani aktivitasnya sehari-hari. Mereka yang menghadapi kesedihan mendalam membutuhkan bantuan seorang psikolog atau seseorang yang memiliki lisensi spesialisasi kesehatan jiwa dalam mengatasi kesedihan.

Yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi kesedihan

1. Bergantung kepada teman atau kerabat

Inilah saatnya untuk bersandar kepada orang-orang yang peduli dengan Anda, meskipun Anda adalah orang yang kuat dan mandiri. Rangkul orang-orang yang Anda cintai dekat dengan Anda, jangan mengabaikan mereka, dan terima bantuan yang mereka berikan.

2. Dapatkan kenyamanan pada agama atau kepercayaan

Jika Anda mengikuti agama atau kepercayaan tertentu, dapatkan kenyamanan dengan melaksanakan ritual berkabung sesuai dengan kepercayaan Anda. Aktivitas spiritual seperti, berdoa, meditasi, atau pergi ke tempat ibadah dapat membantu menghibur hati Anda.

3. Bergabung dengan support group

Rasa sedih terkadang dapat membuat Anda kesepian, meskipun Anda memiliki orang-orang terkasih di sekitar Anda. Berbagi kepedihan dengan orang-orang yang sudah pernah mengalami kehilangan yang sama mungkin akan membantu Anda. Untuk menemukan support group di daerah Anda tinggal, hubungi rumah sakit, yayasan, rumah berkabung, dan pusat konseling terdekat.

4. Berkonsultasi dengan terapis atau konselor dukacita

Jika kepedihan terlalu sulit untuk dipikul sendiri, hubungi pakar kesehatan jiwa yang memiliki pengalaman dalam konseling. Terapis yang berpengalaman dapat membantu Anda menghadapi emosi yang berlebih dan mengatasi kendala Anda saat berduka.

5. Hadapi perasaan Anda

Anda bisa mencoba untuk memendam kesedihan, namun Anda tak akan bisa menghindar dari hal ini untuk selamanya. Mencoba untuk menahan perasaan sedih dan kehilangan hanya akan memperpanjang proses kesedihan. Kesedihan yang belum terselesaikan juga dapat menyebabkan depresi, gelisah, gangguan kesehatan, hingga penyalahgunaan obat-obatan.

6. Mengekspresikan perasaan dengan jelas

Tulis cerita tentang rasa kehilangan Anda. Jika Anda kehilangan orang yang dicintai, tulis sebuah surat dan ungkapkan kata-kata yang belum sempat diungkapkan. Buat scrapbook atau album foto untuk mengenang masa-masa ketika ia hidup dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan atau organisasi yang berarti bagi dirinya.

7. Menjaga diri sendiri dan keluarga

Makan yang teratur, berolahraga, dan istirahat yang cukup dapat membuat Anda lebih kuat dari hari ke hari untuk terus maju.

8. Membantu orang lain dalam mengatasi kesedihan

Membantu orang lain akan memberi manfaat untuk membuat Anda merasa lebih baik. Berbagi cerita mengenai orang yang telah tiada juga akan membuat orang lain mampu mengatasi kepedihan.

9. Mengingat selalu dan mengenang kehidupan orang-orang terkasih

Salah satu caranya yaitu dengan memajang foto bersama mendiang saat bersenang-senang atau memberikan nama mendiang kepada bayi yang baru lahir dan atau kepada tanaman untuk mengenangnya. Ketika Anda ternyata masih merasa terbebani dengan emosi, akan sangat membantu jika Anda berbicara dengan psikolog yang berlisensi atau pakar kesehatan jiwa lainnya untuk membantu Anda keluar dari kesedihan dan menemukan jalan kembali ke kondisi Anda semula.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 Coping with Grief & Loss https://www.ucdmc.ucdavis.edu/hr/hrdepts/asap/Documents/Coping_with_Grief.pdf

Grief: Coping with The Loss of Your Loved One http://www.apa.org/helpcenter/grief.aspx

How to Overcome the Death of A Loved One http://life.gaiam.com/article/how-overcome-death-loved-one

Foto Penulis
Ditulis oleh Adinda Rudystina pada 04/07/2016
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x