Definisi

Apa itu kulit kering?

Kulit kering adalah kondisi yang tidak nyaman dan ditandai dengan sisik, gatal-gatal, dan pecah-pecah. Kondisi ini dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja, namun paling umum terjadi pada kaki, tangan, dan area perut.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kulit kering?

Kulit kering dapat menyebabkan gejala dan ciri berikut:

  • Perasaan kulit yang mengencang, terutama setelah mandi atau berenang
  • Kulit yang terasa dan terlihat kasar
  • Gatal (pruritus)
  • Mengelupas atau bersisik ringan hingga parah
  • Pecah-pecah dengan garis yang tipis
  • Kulit berwarna abu pada orang dengan kulit berwarna gelap
  • Kemerahan
  • Pecah-pecah dalam yang dapat berdarah.

Untuk orang-orang yang memiliki kecenderungan terhadap eksim, tidak merawat kulit dengan baik dapat menyebabkan:

  • Dermatitis atopik (eksim). Jika Anda memiliki kondisi ini, kekeringan berlebih dapat mengaktifkan penyakit ini, menyebabkan kemerahan, pecah-pecah, dan peradangan.
  • Infeksi. Kulit kering dapat pecah, sehingga bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.

Komplikasi ini biasanya muncul apabila mekanisme pelindung kulit normal terganggu dengan parah. Sebagai contoh, kulit yang sangat kering dapat menyebabkan pecah-pecah yang dalam atau celah, yang dapat terbuka dan berdarah, menjadi tempat bersarangnya bakteri.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kulit kering?

Penyakit tertentu dapat mempengaruhi kulit secara signifikan, namun biasanya kulit kering disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti:

  • Cuaca: Pada musim dingin, saat suhu dan kadar kelembapan menurun, kulit berada dalam kondisi yang paling kering. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi di daerah padang pasir, di mana suhu sangat tinggi, namun kelembapan tetap rendah.
  • Panas: Beberapa kasus seperti central heating, kompor pembakar kayu, space heater dan perapian dapat menurunkan kelembapan dan membuat kulit kering.
  • Berendam dan mandi air panas: dapat membuat kulit kering jika Anda mandi terlalu lama. Selain itu, jika Anda sering berenang, terutama pada kolam dengan klorin yang tinggi.
  • Sabun dan deterjen yang keras: memiliki kandungan yang menghilangkan kelembapan pada kulit. Deodoran dan sabun antibakteri juga keras untuk kulit Anda. Beberapa shampoo juga dapat mengeringkan kulit kepala.
  • Paparan sinar matahari: Matahari membuat kulit Anda kering, serta sinar ultraviolet (UV) masuk ke dalam lapisan kulit. Kerusakan yang paling signifikan terjadi lebih dalam, menyebabkan kerutan dan kulit yang kendur.
  • Kondisi kulit lainnya: seperti dermatitis atopick (eksim) atau kondisi kulit yang ditandai dengan penumpukkan sel kulit mati yang kasar dan kering yang membentuk sisik yang tebal (psoriasis) rawan terhadap kulit kering.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kulit kering?

Kulit kering dapat terjadi pada siapa saja, namun Anda lebih mudah mengalami kondisi jika Anda:

  • Berusia di atas 40 tahun
  • Tinggal di iklim yang kering, dingin atau rendah kelembapan
  • Pekerjaan Anda memerlukan Anda untuk merendam kulit Anda di dalam air, seperti perawat dan penata rambut
  • Sering berenang di kolam yang mengandung klorin.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kulit kering didiagnosis?

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan sejarah medis Anda, termasuk kapan kondisi ini mulai terjadi, faktor yang memperbaiki atau memperburuk kondisi, kebiasaan mandi, pola makan dan bagaimana Anda merawat kulit.

Anda mungkin akan memerlukan tes diagnostik apabila dokter menduga kulit kering Anda merupakan akibat dari kondisi medis tertentu, seperti tiroid kurang aktif (hipotiroidisme).

Apa saja pengobatan untuk kulit kering?

Pada kebanyakan kasus, kulit kering merespon dengan baik terhadap perubahan gaya hidup, seperti penggunaan pelembap dan menghindari mandi air hangat dengan jangka waktu yang lama. Jika Anda memiliki kulit yang sangat kering, dokter dapat merekomendasikan untuk menggunakan krim tanpa resep yang mengandung asam laktik dan urea.

Kadang kulit kering menyebabkan dermatitis, yang menyebabkan kulit merah dan gatal. Pada kasus tersebut, perawatan dapat meliputi losion yang mengandung hydrocortisone. Apabila kulit Anda pecah-pecah, dokter dapat memberikan balutan basah untuk mencegah infeksi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kulit kering?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kulit kering:

  • Mandi setiap hari
  • Batasi waktu mandi selama 5 hingga 10 menit
  • Hindari mandi dengan air panas
  • Gunakan sabun yang melembapkan
  • Hindari scrubbing area kulit yang kering
  • Tepuk-tepuk kulit yang kering dengan handuk lembut
  • Gunakan pelembap segera setelah mandi
  • Gunakan humidifier di rumah
  • Minum banyak air.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 27, 2017 | Terakhir Diedit: April 27, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan