8 Manfaat Madu Mentah Dibanding Madu Biasa

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Anda pasti sudah tahu manfaat dari madu. Madu memang mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Kandungan flavonoid – jenis dari antioksidan – dapat membantu dalam menyembuhkan beberapa penyakit, seperti membantu pemulihan batuk dan flu, serta mengatasi bisul dan bakteri gastroenteritis. Tapi, tahukah Anda bahwa madu kemasan telah mengalami proses produksi seperti proses pengolahan, pemanasan dan penambahan vitamin? Tidak demikian dengan raw honey alias madu mentah. Apa saja manfaat madu mentah?

Berbagai manfaat madu mentah bagi kesehatan

Madu mentah atau madu segar alias raw honey adalah madu murni yang tidak mengalami proses pengolahan. Berikut ini adalah manfaat madu mentah dan segar yang bisa Anda dapatkan:

1. Kandungan antioksidan yang baik

Madu mentah mengandung antioksidan yang disebut senyawa fenolik. Senyawa ini dapat bermanfaat untuk kesehatan kardiovaskular. Selain itu, penelitian yang dikutip Healthline.com juga menunjukkan bahwa polifenol dalam madu dapat mencegah penyakit jantung. Antioksidan juga dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas dapat memicu proses penuaan dan  berisiko meningkatkan terkena penyakit kronis seperti kanker dan sakit jantung.

2. Sebagai antibakteri dan antijamur

Manfaat madu mentah lainnya adalah untuk membunuh bakteri dan jamur yang tidak diinginkan. Selain itu, madu mentah juga mengandung hidrogen peroksida dan antiseptik. Efektivitas madu sebagai antibakteri dan antijamur tersebut tergantung pada tipe madu itu sendiri.

3. Mengendalikan berat badan yang sehat

Penelitian yang dikutip oleh draxe.com menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara mengonsumsi madu dengan berkurangnnya berat badan. Penelitian di San Diego State University menemukan bahwa mengganti gula dengan madu dapat membantu mencegah menambah berat badan dan menurunkan level gula darah dalam tubuh. Kalori yang terdapat dalam madu memang tinggi dibanding gula, namun madu alami tidak mengalami proses pengolahan, tidak ditambahkan gula lagi, serta dapat mengaktifkan hormon yang menekan nafsu makan.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh University of Wyoming, yang melibatkan 14 perempuan non-obesitas menunjukkan bahwa mengonsumsi madu dapat melindungi dari obesitas. Namun, itu semua kembali lagi pada pola makan Anda sehari-hari.

4. Menangkal infeksi

Madu mentah mengandung bee pollen yang memiliki manfaat untuk menangkal infeksi, meringankan alergi, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sebuah penelitian yang ditemukan pada tahun 2013 menemukan bahwa mengonsumsi madu dalam dosis tinggi dapat memberikan perubahan pada gejala alergi lebih dari 8 pekan. Peneliti juga mengamati bahwa madu juga bisa mengurangi gejala alergi rhinitis (peradangan pada rongga hidung) yang dapat menyebabkan gatal, mata berair, dan bersin. Anda bisa mengonsumsi madu mentah sekitar satu sendok makan.

5. Sumber energi alami

Madu mentah mengandung gula alami sekitar 80%, 18% air, serta 2% protein, belum lagi ditambah mineral dan vitamin. Madu juga merupakan asupan energi yang mudah diserap, tidak heran ketika Anda merasa lemah, mengonsumsi madu dapat membuat Anda kembali berenergi.  Penelitian di University of Memphis Exercise and Sports Nutrition Laboratory menunjukkan bahwa madu menjadi salah satu karbohidrat yang baik dikonsumsi sebelum melakukan olahraga. Anda dapat menjadikan madu mentah sebagai camilan sebelum olahraga dan makanan sehabis olahraga.

6. Membantu untuk tidur

Percaya atau tidak, madu mentah mampu membantu Anda mengatasi gangguan tidur. Mengonsumsinya dapat membantu melepaskan hormon melatonin pada otak dengan cara meningkatkan lonjakan kecil pada kadar insulin. Hal ini dapat menstimulasi tryptophan pada otak, lalu diubah menjadi hormon serotonin, tahap akhir diubah menjadi melatonin. Fungsi dari hormon melatonin ini adalah untuk mengatur tidur.

7. Meringankan sakit tenggorokan

Manfaat madu mentah untuk sakit tenggorokan sudah lama terbukti. Ketika Anda terkena flu dan batuk, ketika sakit tenggorokan, cobalah satu atau dua sendok makan madu. Anda juga bisa mencampurkannya dengan lemon atau teh hangat. Peneliti mengungkapkan bahwa madu sama efektifnya dengan dekstrometorfan – bahan obat batuk umum.

8. Mengendalikan gula darah

Madu mentah dapat mengurasi risiko terkena diabetes, sebab madu mentah belum melalui proses pengolahan. Madu  diduga dapat menyebabkan rendahnya elevasi level glukosa plasma pada penderita diabetes jika dibandingkan dengan dekstrosa dan sukrosa. Madu mentah dapat meningkatkan insulin dan mengurangi hiperglikemia. Anda bisa mencobanya sedikit dulu dan lihat reaksinya pada level gula darah. Jika bekerja pada tubuh Anda, madu mentah bisa dijadikan alternatif rencana diet Anda.

Adakah risiko dari mengonsumsi madu mentah?

Madu mentah mengandung bee pollen dan propolis yang bermanfaat untuk kesehatan. Selain memiliki banyak manfaat, madu juga mengandung bakteri yang dapat menyebabkan botulisme. Hal ini sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh bayi kurang dari satu tahun. Botulisme dapat menyebabkan gejala yang serupa dengan keracunan makanan pada orang dewasa. Jika ini terjadi, Anda harus segera pergi ke dokter.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Banyak berbagai macam penelitian yang menyatakan bahwa kulit manggis kaya manfaat. Yuk, simak apa saja manfaat kulit manggis yang baik bagi kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Banyak orang yang tak bisa lepas dari musik dalam hidupnya, bahkan sampai keterusan pakai earphone saat tidur. Tapi awas bahayanya bagi pendengaran Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
minyak daun basil

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit