Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Ciri yang Menunjukkan Kulit Anda Sehat

7 Ciri yang Menunjukkan Kulit Anda Sehat

Punya kulit yang sehat merupakan impian semua orang. Namun, tahukah Anda seperti apa kulit yang sehat itu dan apakah kulit selalu harus putih bersih? Untuk tahu jawabannya, ketahui sejumlah ciri-ciri kulit sehat terawat berikut.

Ciri-ciri kulit sehat

Pada dasarnya, kulit yang sehat itu bebas dari berbagai masalah kulit seperti gatal, ruam, atau penyakit kulit panu.

Penting untuk tahu apakah kulit Anda sehat atau tidak karena informasi ini membantu Anda memilih produk perawatan kulit yang tepat.

Beberapa kondisi kulit di bawah ini bisa menjadi patokan dalam mengukur kesehatan kulit Anda.

1. Warna kulit merata

Jenis warna kulit

Setiap orang memiliki tipe kulit yang beragam. Itulah mengapa warna kulit jadi tolok ukur kesehatan kulit.

Kulit yang sehat memiliki ciri warna kulit—baik hitam, putih, kuning langsat, maupun sawo matang—yang merata.

Artinya, tidak ada perbedaan warna yang kontras di bagian tubuh Anda, misalnya salah satu bagian kulit wajah yang terlihat kemerahan dan gelap (hiperpigmentasi), sedangkan warna asli kulit adalah sawo matang.

Anda dapat merawat warna kulit agar merata dengan rutin menggunakan sunscreen. Selain itu, gunakan skincare yang mengandung glycolic acid dan vitamin C.

Kedua bahan tersebut berfungsi menghambat produksi melanin yang menyebabkan pigmentasi (perbedaan warna) kulit akibat bekas jerawat atau sinar ultraviolet matahari.

2. Tekstur kulit kenyal

Ciri-ciri kulit sehat berikutnya adalah terasa kenyal. Anda bisa mengecek kekenyalan kulit dengan mencubit pipi perlahan. Jika kenyal, kulit pipi terasa lembut dan elastis.

Elastisitas kulit ini bisa muncul jika kulit terhidrasi dengan baik, serta dijaga kelembapannya. Anda bisa menjaga kelembapan kulit menggunakan skincare yang mengandung vitamin E atau omega-3.

Selain itu, penuhi kebutuhan air tubuh, dengan meminum setidaknya 1,5 liter air per hari. Konsumsi juga buah dan sayur yang tinggi beta-karoten, seperti wortel, labu kuning, ubi jalar, mangga, dan pepaya.

3. Kulit terhidrasi dengan baik

wajah mudah berjerawat

Kulit yang sehat semestinya terasa lembap karena artinya asupan air untuk kulit terpenuhi.

Air menjaga keseimbangan sebum di permukaan kulit sehingga mencegah munculnya jerawat atau kulit berminyak, serta berperan penting dalam produksi kolagen.

Kulit yang terhidrasi dengan baik juga mampu memaksimalkan penyerapan zat aktif dari skincare. Hal ini bisa terlihat dari produk skincare yang mudah menyerap ke dalam kulit.

Untuk memiliki kulit wajah yang terasa lembap dan terhidrasi, gunakan pelembap secara rutin setiap pagi dan malam hari dan konsumsi air putih delapan gelas per hari.

4. Tidak merasakan sensasi pada kulit

Ciri-ciri kulit sehat berikutnya adalah tidak muncul sensasi aneh atau tidak nyaman pada kulit.

Anda perlu memperhatikan produk perawatan kulit yang digunakan. Tanda produk perawatan kulit tidak cocok, mungkin akan menimbulkan sensasi seperti gatal, rasa panas terbakar, atau kencang seperti tertarik.

Jika zat yang yang terkandung dalam produk perawatan kulit menimbulkan reaksi demikian, sebaiknya hentikan pemakaian produk agar kulit tidak semakin rusak.

5. Tidak berjerawat dan garis halus

muka berjerawat

Kulit sehat tidak memiliki jerawat, bekas luka, komedo, garis-garis halus, atau iritasi. Untuk menjaga kulit wajah agar bebas kerutan adalah dengan rutin menggunakan tabir surya.

Menurut jurnal BMJ clinical evidence (2014) bahaya paparan radiasi ultraviolet dari sinar matahari bisa mengakibatkan radikal bebas yang merupakan penyebab keriput dan garis-garis halus wajah.

Oleh karena itu, Anda dapat mencegah terjadinya keriput atau penuaan dini dengan melindungi kulit dari sinar ultraviolet atau UV.

6. Bercahaya dan segar

Glowing skin atau kulit bercahaya adalah ciri-ciri kulit wajah sehat berikutnya. Kulit ini bebas dari sel kulit mati yang menyebabkan kulit kusam.

Rutin mencuci wajah dengan cara double cleansing akan membantu wajah menjadi terlihat lebih segar dan cerah menawan.

Teknik double cleansing juga mengurangi minyak berlebih serta membantu menghilangkan bakteri yang dapat menyebabkan jerawat.

7. Kulit terasa lembut dan halus

perawatan kulit wajah setelah melahirkan

Ciri-ciri kulit wajah sehat selanjutnya adalah wajah lembut dan halus saat disentuh. Untuk mendapatkan kulit halus dan lembut, Anda perlu eksfoliasi wajah secara rutin dan tepat.

Eksfoliasi bermanfaat untuk membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat, begitu pun dengan mengontrol dan mengobati jerawat yang parah secara efektif.

Perawatan kulit ini juga menghilangkan atau membuat tanda-tanda penuaan dini dan garis halus.

Serta meningkatkan tekstur kulit secara signifikan dan perubahan warna kulit memberikan tampilan yang sangat baik.

Cara mendapatkan kulit sehat

Ada tiga hal dasar yang perlu dilakukan demi memperoleh kulit sehat, yaitu membersihkan, menjaga kelembapan, dan melindunginya.

Selain itu Anda juga dapat mencoba tips menjaga kesehatan kulit berikut.

  • Terapkan pola makan sehat.
  • Tidak merokok.
  • Kelola stres sebaik mungkin.
  • Lebih banyak beraktivitas fisik.
  • Tidur yang cukup.
  • Hindari alkohol.
  • Lindungi kulit dari sinar matahari.
  • Cuci muka dengan benar.
  • Gunakan pelembap sesuai jenis kulit.
  • Hindari produk yang bisa mengiritasi kulit.

Apakah Anda sudah merasa kulit wajah Anda memenuhi ciri-ciri kulit sehat di atas tadi?

Apabila belum kenali kembali tipe dan kondisi kulit Anda untuk mendapatkan produk perawatan kulit yang tepat.

Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Abbas, S., Goldberg, J. W., & Massaro, M. (2004). Personal cleanser technology and clinical performance. Dermatologic therapy, 17 Suppl 1, 35–42. https://doi.org/10.1111/j.1396-0296.2004.04s1004.x

Boer, M., Duchnik, E., Maleszka, R., & Marchlewicz, M. (2016). Structural and biophysical characteristics of human skin in maintaining proper epidermal barrier function. Postepy dermatologii i alergologii, 33(1), 1–5. https://doi.org/10.5114/pdia.2015.48037 

Decker, A., & Graber, E. M. (2012). Over-the-counter Acne Treatments: A Review. The Journal of clinical and aesthetic dermatology, 5(5), 32–40. PMCID: PMC3366450 PMID: 22808307

Grajqevci-Kotori, M., & Kocinaj, A. (2015). Exfoliative Skin-peeling, Benefits from This Procedure and Our Experience. Medical archives (Sarajevo, Bosnia and Herzegovina), 69(6), 414–416. https://doi.org/10.5455/medarh.2015.69.414-416 

Manríquez, J. J., Cataldo, K., Vera-Kellet, C., & Harz-Fresno, I. (2014). Wrinkles. BMJ clinical evidence, 2014, 1711. PMCID: PMC4278179 PMID: 25569867

Wolf, R., Wolf, D., Rudikoff, D., & Parish, L. C. (2010). Nutrition and water: drinking eight glasses of water a day ensures proper skin hydration-myth or reality?. Clinics in dermatology, 28(4), 380–383. https://doi.org/10.1016/j.clindermatol.2010.03.022

Dark circles under the eyes – DermNet NZ. Dermnetnz.org. (2021). Retrieved 10 March 2021, from https://www.dermnetnz.org/topics/dark-circles-under-the-eyes/

Dark circles under eyes – Mayo Clinic. Mayoclinic.org. (2021). Retrieved 10 March 2021, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/dark-circles-under-eyes/basics/definition/sym-20050624

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 6 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan