Serba-serbi Informasi Seputar Dokter Spesialis Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Penyakit kulit adalah salah penyakit yang paling umum diderita banyak orang, termasuk di Indonesia. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, dokter spesialis kulit atau dermatolog dibutuhkan.

Apa itu dokter spesialis kulit (dermatolog)?

apa itu dokter kulit

Dokter spesialis kulit (dermatolog) adalah dokter yang memiliki keahlian dalam mengobati dan menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan kulit. Dermatologi sendiri merupakan cabang ilmu kedokteran yang mempelajari kulit termasuk rambut dan kuku.

Seorang dokter bisa dikatakan spesialis dermatologi jika sudah memiliki gelar SpKK (spesialis kulit dan kelamin). Sebelum meraih gelar ini, dokter harus menempuh pendidikan spesialis ilmu kesehatan kulit dan kelamin selama sekitar tiga setengah tahun atau lebih.

Dermatolog tak hanya menguasai ilmu-ilmu dasar seperti mikrologi (ilmu tentang mikroorganisme), patologi (ilmu tentang bagaimana terjadinya penyakit), dan fisiologi (ilmu tentang keberlangsungan kehidupan). Mereka juga harus mempelajari spesialisasi medis lainnya. Sebab, penyakit kulit sering dikaitkan dengan kondisi internal tubuh atau penyakit lain.

Bidang keahlian dermatologi terbagi menjadi beberapa divisi, di antaranya termasuk:

  • Dermatologi alergi dan imunologi: berfokus pada masalah kulit yang berhubungan dengan gangguan sistem imunitas tubuh seperti psoriasis dan dermatitis atopik (eksim).
  • Tumor dan bedah kulit: perawatan bedah yang berfokus pada pasien dengan kanker kulit atau pertumbuhan kulit jinak.
  • Dermatologi pediatrik: berfokus untuk menangani kondisi kulit yang menyerang bayi, anak-anak, dan remaja seperti infeksi kulit, tanda lahir, atau ruam merah.
  • Dermatologi geriatrik: spesialis yang menangani masalah kulit pada lansia.
  • Dermatologi tropis: menangani masalah kulit yang dialami pada orang-orang yang tinggal di daerah tropis seperti panu, kurap, dan kudis.
  • Genodermatologi: menangani penyakit yang terjadi karena faktor genetik.
  • Dermatologi kosmetik: menangani masalah estetika atau kecantikan kulit, meliputi masalah pigmentasi kulit, selulit, atau kerontokan rambut.

Perawatan yang bisa didapatkan dari dermatolog

dokter kulit
Sumber: Ubiqi

Dokter kulit melakukan prosedur diagnostik khusus yang berkaitan dengan kondisi kulit. Dokter kulit juga akan melakukan berbagai perawatan pada pasien termasuk:

  • Pemberian obat penyakit kulit, baik obat yang dioleskan, disuntik, atau diminum.
  • Terapi penyakit kulit, perawatan untuk berbagai kondisi kulit melalui metode terapi seperti terapi sinar ultraviolet menggunakan UVA dan UVB buatan. Ini berfungsi sebagai metode pengobatan penyakit seperti psoriasis dan eksim, terapi laser excimer untuk mengobati vitiligo dan dermatitis, atau fotodinamik cahaya biru untuk mengatasi jerawat.
  • Serangkaian bedah dermatologis, meliputi tindakan bedah seperti operasi mohs yang dilakukan untuk menangani kanker kulit, bedah cyrosurgery yang melibatkan pembekuan menggunakan nitrogen bersuhu dingin ekstrem, atau bedah yang terkait dengan penanganan luka.
  • Prosedur kosmetik, melakukan prosedur yang berhubungan dengan kecantikan dan perawatan untuk kulit seperti chemical peeling untuk kulit kusam, laser untuk mengencangkan wajah, pemasangan filler, dan botox.

Ragam Jenis Vitamin untuk Kulit Sehat, Cerah, dan Awet Muda

Bagaimana proses pemeriksaannya?

dokter kulit

Umumnya, Anda dapat pergi ke dokter kulit dengan rujukan dari dokter umum, tapi Anda juga bisa pergi ke poliklinik penyakit kulit dan kelamin. Pada saat pemeriksaan, dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait ciri-ciri penyakit kulit atau perubahan pada kulit yang Anda alami terlebih dahulu.

Setelah itu, dokter akan melihat keadaan kulit Anda. Misalnya, bila pada kulit muncul ruam dokter akan melihat seberapa besar dan bagaimana pola yang terlihat, atau adakah benjolan yang mennyertai. Terkadang dokter akan mengambil foto untuk memudahkan saat mengetahui perubahan kulit.

Bila terdapat tanda-tanda infeksi seperti herpes, dokter akan menanyakan kepada Anda tentang sumber infeksi dan kemungkinan Anda telah menularkan orang lain. Sedangkan bila Anda memilki tanda alergi, dokter akan menanyakan kemungkinan pemicunya, dari paparan material atau makanan tertentu.

Jika dibutuhkan pemeriksaan tambahan, ada beberapa prosedur yang akan dilakukan. Beberapa di antaranya adalah biopsi dengan mengambil sampel kulit untuk melihat penyebab penyakit kulit. Lalu, ada tes kultur dengan mengidentifikasi mikroorganisme seperti bakteri atau jamur yang menyebabkan infeksi.

Pada pemeriksaan kanker kulit, semua kulit tubuh Anda harus melalui pemeriksaan, termasuk lapisan mukosa dalam mulut, kulit kepala, kuku, area lipatan kulit, dan area genital.

Saat mendiagnosis penyakit, dokter juga mempertimbangkan faktor-faktor yang bisa memicu kondisi. Itu seperti adanya paparan zat berbahaya di tempat kerja, kebiasaan merokok, perilaku seksual, dan pengobatan lain yang sedang dijalani. Selain itu juga kondisi kronis yang Anda miliki (seperti diabetes), atau riwayat dari keluarga.

Hal yang harus disiapkan sebelum ke dermatolog

infeksi jamur vagina

Sebelum memutuskan untuk pergi ke ahli dermatologi, Anda harus memastikan bahwa dokter yang Anda pilih berkompetensi atau memiliki sertifikasi yang terpercaya. Hal ini juga sangat penting dilakukan walau tujuannya hanya untuk perawatan kecantikan kulit.

Kemudian bila Anda ingin menggunakan asuransi, pastikan bahwa dokter yang ingin Anda tuju sudah berafiliasi dengan asuransi Anda. Ketahui juga apakah asuransi menanggung semua perawatan atau hanya jenis tertentu saja. Biasanya, prosedur kosmetik tidak akan ditanggung oleh asuransi. Selanjutnya, Anda dapat menyisakan waktu dan membuat jadwal dengan dokter.

Jika tujuan Anda adalah berkonsultasi mengenai keadaan kulit Anda, ingat kembali beberapa hal yang ingin disampaikan ke dokter atau bila ada yang ingin ditanyakan. Untuk memudahkan, Anda dapat menuliskannya pada catatan.

Beberapa pemeriksaan mengharuskan Anda untuk membawa beberapa dokumen seperti hasil pemeriksaan sebelumnya atau hasil tes lab darah. Persiapkan dokumen ini beberapa hari sebelum pergi ke dokter agar dapat memastikan tak ada dokumen yang tertinggal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Keratosis Pilaris (Penyakit Kulit Ayam)

Keratosis pilaris atau penyakit kulit ayam adalah kondisi kulit yang kering, kasar, dan muncul benjolan-benjolan kecil dan keras.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa (bullous pemphigoid) adalah penyakit kulit yang menyerang sistem imun, diawali dengan ruam kemudian berubah menjadi lenting besar.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Vitiligo

Vitiligo adalah penyakit kulit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan bergama pilihan pengobatan Vitiligo di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 26 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Pityriasisrosea

Pityriasisrosea merupakan ruam kulit yang lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Kapan harus mengunjungi dokter bila merasakan gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 25 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
jamur kuku tinea unguium

Jamur Kuku (Tinea Unguium)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Pruritus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Pityriasis rosea adalah ruam gatal-gatal yang berbentuk lingkaran atau oval, berukuran sekitar 2,5-5 cm, dan umumnya muncul di dada, perut, atau punggung.

Pityriasis Rosea

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit