Definisi

Apa itu bau mulut (halitosis)?

Bau mulut, dalam dunia medis disebut juga halitosis, adalah kondisi di mana mulut dan napas berbau tidak sedap. Umumnya Anda pasti pernah bertemu 1 atau 2 orang dengan bau mulut. Anda bahkan dapat mengalaminya sendiri tanpa menyadarinya. Permen karet mint dan semprotan mulut dapat menghilangkan bau tidak sedap sementara, tetapi tidak akan menyelesaikan masalah.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala bau mulut (halitosis)?

Seperti namanya, gejala yang paling jelas adalah bau tidak sedap dari napas mulut Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala seperti yang tertera di atas atau jika memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda. Semua orang bereaksi secara berbeda. Selalu diskusikan dengan dokter Anda tentang apa yang terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab bau mulut (halitosis)?

Kemungkinan penyebab dari napas tak sedap, selain kebersihan, adalah:

  • Xerostomia – kekurangan air liur
  • Infeksi: karang gigi, penyakit gusi, radang mulut atau peradangan sinus, tonsil, dan tenggorokan
  • Kondisi medis: kanker atau kelainan metabolism (misalnya, refluks asam lambung)

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk bau mulut (halitosis)?

Ada banyak faktor yang membuat Anda berisiko mengalami bau mulut, seperti:

  • Merokok dan tembakau
  • Makanan
  • Mulut kering.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana bau mulut (halitosis) didiagnosis?

Pada kebanyakan kasus, bau mulut dapat hilang sendirinya jika Anda mengubah kebiasaan membersihkan mulut Anda seperti lebih sering menggosok gigi, terutama pada gusi dan lidah, gunkan dental floss dan minum lebih banyak air. Jika situasi tidak membaik, Anda mungkin harus mengunjungi dokter gigi untuk mengetahui apa yang terjadi.

Tergantung pada kasusnya, dokter Anda akan membantu Anda memilih penanganan yang paling sesuai. Jika nafas tak sedap Anda muncul karena kondisi medis lainnya, mengobati penyebabnya mungkin akan menghilangkan nafas tak sedapnya. Dokter gigi Anda mungkin akan memberikan obat kumur anti bakteri dan sikat gigi untuk mengurangi dampaknya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau mulut (halitosis)?

Untuk mencegah napas tak sedap, Anda harus menjalani kebiasaan perawatan mulut sehat seperti menggosok gigi setelah makan. Flossing sangat membantu karena dapat menyingkirkan sisa makanan yang tersangkut di bagian di mana sikat gigi tidak dapat menjangkaunya. Jangan lupakan lidah Anda, karena di situlah bakteri banyak tinggal. Berikut adalah beberapa tips untuk mengobati napas tak sedap Anda:

  • Berhenti merokok
  • Minum banyak air
  • Kunyah permen karet bebas gula untuk menstimulasi air liur
  • Batasi konsumsi makanan bergula
  • Hindari makanan seperti bawang bombay atau bawang putih
  • Ganti sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan sekali.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 28, 2017 | Terakhir Diedit: April 28, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan