Mengatasi Gangguan Lidah dengan Menjaga Kebersihannya, Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Dibandingkan dengan gigi, lidah merupakan bagian dalam mulut yang sering diabaikan kebersihan serta kesehatannya. Padahal membersihkan lidah sama pentingnya seperti menyikat gigi rutin dengan teknik yang benar. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa gangguan pada lidah yang disebabkan oleh lidah yang kotor? 

Dr. Puneet Ahuja, Konsultan Senior Bedah Gigi di Sri Balaji Action Medical Institute India, mengatakan bahwa beberapa infeksi dapat disebabkan karena kebersihan lidah yang buruk.

Bagaimana cara mengatasi gangguan pada lidah?

Sakit pada lidah hingga perubahan fisik lidah yang dikenal dengan istilah glositis merupakan gangguan pada lidah karena adanya peradangan. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor genetik, reaksi alergi, infeksi, mulut kering, malnutrisi, dan trauma pada mulut.

Sebagian besar penyebab glositis dapat sembuh sendiri dan tidak memerlukan pengobatan serius. Mempraktikkan perawatan kebersihan gigi dan mulut yang baik secara rutin bisa menjadi pereda gejala peradangan pada lidah. 

Beberapa perawatan khusus untuk mengatasi gangguan pada lidah sebagai gejala dan penyebab glositis, di antaranya:

  • Obat kumur, menggunakan obat kumur yang mengandung kortikosteroid dan lidokain yang dapat meredakan eksaserbasi akut dari glositis migratori.
  • Vitamin B12 intramuskular, suntikan vitamin ini bisa dilakukan jika Anda mengalami glositis atrofi.
  • Obat antijamur, jenis obat-obatan ini dapat digunakan jika ada gejala yang berkaitan dengan infeksi jamur, misalnya sebagai solusi penyembuhan glositis rhomboid median.
  • Hentikan pengobatan yang menjadi pemicu glositis, menghentikan penggunaan obat diuretik, obat diabetes, atau obat penurun tekanan darah tinggi pemicu glositis harus dengan konsultasi dokter dulu.

Tujuan pengobatan glositis atau radang lidah adalah untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri yang dirasakan. Oleh karenanya, kebanyakan orang tidak perlu perlu pergi ke rumah sakit, kecuali lidahnya sangat bengkak. 

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu mengurangi kondisinya, antara lain:

  • Perawatan mulut yang baik dengan menerapkan teknik menyikat gigi yang benar secara menyeluruh dan rutin.
  • Menggunakan benang gigi (dental floss) setidaknya sekali sehari untuk membantu kerja sikat gigi.
  • Antibiotik atau obat lainnya untuk mengobati infeksi.
  • Perubahan pola makan dan suplemen untuk mengatasi penyebab malnutrisi yang dapat memicu glositis.
  • Menghindari makanan panas dan pedas, mengurangi konsumsi alkohol, dan tembakau.

Perawatan dan pengobatan glositis ditentukan oleh penyebabnya. Secara umum, hal yang paling bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kesehatan lidah. 

Oleh karena itu, penting untuk Anda mengetahui cara menjaga kesehatan lidah yang baik agar terhindar dari sejumlah infeksi pada gangguan pada lidah yang dapat memengaruhi kesehatan secara menyeluruh.

Seperti apa kondisi lidah yang sehat?

pembersih lidah

Lidah sehat berwarna merah muda dengan bintik-bintik kecil bernama papila yang memiliki lapisan putih tipis di atasnya. Dr. Puneet Ahuja mengatakan bahwa memiliki lidah berwarna merah muda sama sekali bukanlah mitos belaka, melainkan hal ini adalah fakta yang perlu semua orang ketahui. 

Jika lidah Anda berwarna hitam, kuning, putih, atau bahkan merah, itu menandakan bahwa lidah Anda mungkin tidak bersih dan kondisinya tidak sehat.

Bagaimana cara membersihkan lidah Anda?

Mengabaikan perawatan lidah dapat menimbulkan efek negatif. Lidah menunjukkan tanda-tanda adanya masalah ketika mengalami perubahan warna. 

Dalam beberapa kasus, perubahan warna pada lidah juga disertai rasa sakit atau tidak nyaman. Lidah yang berubah warna atau menyakitkan dapat menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti kekurangan vitamin, AIDS, hingga kanker mulut

Untuk mencegah berbagai gangguan pada lidah yang mungkin terjadi, Anda harus menjaga kesehatan lidah dengan cara sebagai berikut.

1. Membersihkan lidah dengan pembersih khusus lidah

Dr. Euan Swan dari Canadian Dental Association di Ottawa mengatakan bahwa permukaan lidah bisa menampung banyak bakteri. Menumpuknya kuman di lidah bisa menjadi salah satu penyebab bau mulut

Bakteri yang terkurung dalam lidah bisa melakukan perjalanan ke bagian lain di mulut Anda. Hal ini bisa menyebabkan penumpukan plak yang menyebabkan kerusakan gigi serta penyakit gusi dan mulut.

Oleh karena itu, dr. Ahuja mengatakan cara penting agar lidah tetap terjaga kesehatannya ialah dengan membersihkannya menggunakan alat khusus pembersih lidah. Anda bisa menggunakannya dengan menariknya dari pangkal ke ujung lidah. Ulangi kegiatan ini dua sampai tiga kali saat proses pembersihan lidah berlangsung.

Menurut Cleveland Clinic, membersihkan lidah dengan tongue cleaner atau pembersih lidah dapat mengangkat bakteri dan sisa makanan yang menempel di lidah.

Selain itu, alat ini juga mampu mengurangi senyawa sulfur yang sering menyebabkan mulut bau. Cara membersihkan lidah dengan tongue cleaner yang benar, antara lain:

  • Pilih tongue cleaner yang terbuat dari plastik maupun logam. Anda bisa menemukannya dengan mudah di toko.
  • Sambil berkaca, julurkan lidah Anda keluar. Lalu tempelkan alat di area lidah bagian dalam.
  • Kemudian, tekan alat dan gerakkan ke arah depan.
  • Setelah itu, berkumurlah dengan air hangat untuk membuang kotoran dan bakteri. Lakukan ini beberapa kali agar hasil lebih maksimal.
  • Lalu cuci alat pembersih dengan air supaya tetap bersih dan simpan di tempat yang kering.

Marc Lowenberg, dokter gigi kecantikan di New York, mengatakan paling tidak Anda membersihkan lidah satu kali dalam sehari. Gunakan alat pembersih lidah setelah menyikat gigi baik di pagi atau malam hari. 

Setelah menggunakan alat pembersih lidah, Anda disarankan untuk menggunakan obat kumur non-alkohol atau berkumur dengan air hangat.

2. Membersihkan lidah menggunakan sikat gigi

Meskipun kurang efektif, Anda bisa menggunakan cara ini sebagai pilihan kedua dalam membersihkan lidah. Cara ini lebih mudah dilakukan dan diingat karena umumnya dilakukan setelah menyikat gigi.

Namun, Anda harus menggunakan cara ini dengan hati-hati. Pasalnya, banyak orang yang sering kali melakukan kesalahan, seperti menggosoknya terlalu keras atau terlalu dalam. Lidah bisa terluka dan Anda juga bisa muntah karena hal ini.

Cara aman menggunakan sikat gigi untuk membersihkan lidah, antara lain:

  • Pilih sikat gigi yang berbulu lembut dan bersih.
  • Sambil berkaca, julurkan lidah Anda ke depan. Posisikan sikat gigi di area dalam lidah.
  • Kemudian, sikat perlahan sikat gigi dari dari belakang ke depan,
  • Keluarkan air liur yang terkumpul dan berkumur beberapa kali dengan air bersih.
  • Lakukan ini setelah Anda menyikat gigi agar hasilnya lebih maksimal.

3. Banyak minum air

Konsumsi dua liter air per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cara ini juga bisa membantu menjaga lidah Anda tetap berwarna merah muda dan sehat karena air membantu membersihkan bakteri di lidah Anda dan membuatnya tetap lembab. 

Mengonsumsi cukup air juga menghindarkan mulut Anda dari kekeringan yang berisiko mendorong pertumbuhan mikroba pada permukaan lidah.

4. Berkumur dengan air garam

Untuk menjaga kesehatan lidah, Anda bisa berkumur dengan air garam. Caranya, isi gelas setengah penuh dengan air hangat dan masukkan setengah sendok teh garam ke dalamnya. Lalu, gunakan cairan tersebut untuk berkumur. 

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di British Dental Journal, bilasan air garam bermanfaat untuk meningkatkan pH di mulut sehingga mampu menghalangi pertumbuhan bakteri.

5. Jangan menggunakan perhiasan di lidah

Melakukan tindik badan membawa risiko infeksi bagi tubuh. Menurut Canadian Dental Association, risiko infeksi yang disebabkan tindikan di lidah jauh lebih tinggi. 

Hal tersebut dikarenakan mulut dan lidah sudah sarat dengan bakteri. Selain itu, perhiasan logam yang digunakan juga dapat merusak gigi serta gusi Anda. Bahkan prosedur menindik lidah itu sendiri bisa merusak saraf yang dapat membuat lidah kehilangan kepekaannya.

Bagaimana cara membersihkan lidah bayi?

membersihkan lidah bayi

Sebagai orang tua, Anda juga perlu menjaga kebersihan lidah bayi. Pada beberapa kondisi lidah bayi akan berwarna putih yang menyebabkan bayi rewel dan tidak nafsu makan.

Lidah putih pada bayi adalah kondisi normal jika disebabkan sisa susu yang menempel pada lidah. Kondisi ini lebih banyak ditemui pada bayi dengan tongue tie. Noda putih ini mudah dibersihkan dan umumnya hanya berada di sekitar bagian lidah saja.

Sementara lidah putih bayi yang perlu diwaspadai disebabkan oleh infeksi jamur mulut bernama Candida albicans yang dikenal juga sebagai oral thrush. Kondisi ini lebih sulit dihilangkan dan bisa menyebar ke bagian rongga mulut lain, seperti pipi dalam dan gusi.

Untuk membersihkan lidah bayi agar terhindar dari infeksi jamur dan masalah kesehatan mulut lainnya, Anda dapat melakukan hal-hal berikut ini:

  • Persiapkan kain kasa, kapas, atau kain bersih dengan segelas air minum.
  • Cuci tangan Anda secara menyeluruh menggunakan sabun hingga bersih dan steril.
  • Bungkus ujung jari telunjuk dengan kain kasa, kapas, atau kain bersih dan basahi dengan air minum.
  • Posisikan bayi dalam kondisi aman dan nyaman, sama halnya saat Anda hendak menyusuinya.
  • Letakkan jari Anda dengan lembut pada ujung mulut bayi dan tunggu hingga terbuka secara perlahan.
  • Usapkan secara perlahan dengan pola memutar pada permukaan lidah, lakukan hal yang sama pada bagian gusi dan pipi bagian dalam.
  • Lakukan metode ini setidaknya sekali sehari atau setelah bayi menyusui. 

Pada bayi yang belum tumbuh gigi, Anda cukup memperhatikan kebersihan gigi dan lidahnya saja. Namun apabila gigi bayi pertama kali tumbuh sekitar usia 5-7 bulan, Anda juga perlu merawat gigi bayi untuk menghindari risiko gigi susu berlubang.

Dengan mengikuti cara membersihkan lidah di atas, diharapkan kondisi si buah hati tetap bersih, sehat, dan terawat. Namun apabila timbul masalah pada lidah, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Leukoplakia

Leukoplakia adalah munculnya bercak atau luka putih di dalam mulut akibat iritasi. Cari tahu gejala, penyebab, serta pengobatan leukoplakia di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 1 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Bau Mulut (Halitosis)

Bau mulut atau halitosis dapat mengganggu keseharian Anda. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta mencegah bau mulut di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Burning Mouth Syndrome (Mulut Panas)

Burning mouth syndrome atau sindrom mulut terbakar adalah kondisi yang ditandai dengan keluhan akan sensasi pada lapisan mulut seperti terkena air panas.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
mulut terasa asam

Mulut Terasa Asam Padahal Anda Bukan Perokok? Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
oral thrush adalah

Oral Thrush

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
cara mengatasi sariawan

Sariawan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit