Sebenarnya, Apa Sih Fungsi Air Liur? Apa Akibatnya Kalau Produksi Air Liur Sedikit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda termasuk orang yang pernah bertanya kenapa tubuh diciptakan memproduksi air liur, selain cuma jadi”pengharum” bantal yang Anda temukan ketika bangun tidur. Jika iya, maka Anda akan menemukan jawaban dari pertanyaan Anda disini.

Apa itu air liur?

Air liur, ludah, iler, dalam istilah medisnya dikenal dengan saliva. Air liur adalah cairan bening yang diproduksi oleh kelenjar air liur, sebuah organ kecil di bagian dalam masing-masing sisi pipi, di bagian bawah lidah, dan di bawah rahang di bagian paling depan mulut. Kelenjar ludah memproduksi air liur sekitar 2 sampai 4 liter per hari.

Meski namanya air, air liur tidak cuma terbuat dari air namun juga mengandung lendir, protein, mineral, dan enzim yang disebut dengan amilase.

Apa fungsi air liur?

Untuk Anda yang bertanya, “air liur fungsinya apa sih?”, berikut adalah jawabannya :

1. Membantu proses pencernaan makanan

Kelenjar air liur memproduksi liur untuk membasahi dan melarutkan makanan sehingga membuatnya lebih mudah untuk kemudian dicerna. Sebelum makanan masuk ke dalam perut, air liur memecah makanan tersebut dengan bantuan enzim amilase yang membantu pati terpecah di mulut. Fungsi air liur juga membantu Anda menelan makanan dengan membuatnya basah dan lembut sehingga bisa meluncur ke tenggorokan Anda dengan lebih mudah.

2. Membersihkan dan melindungi mulut

Air liur dapat membersihkan bagian dalam mulut, serta membilas gigi agar tetap bersih. Enzim dalam air liur juga membantu melawan infeksi di mulut.

3. Mencegah kerusakan gigi dan gusi

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa air liur dapat membantu melindungi terhadap penyakit gusi dan kerusakan gigi. Gigi Anda ditutupi dengan lapisan tipis air liur yang membantu mempertahankan diri dari bakteri. Ada agen antimikroba dalam air liur yang membantu membunuh bakteri.

Fungsi air liur yang melapisi setiap gigi membantu meluruhkan sisa makanan yang nyangkut dan bisa menyebabkan kerusakan gigi. Air liur juga membawa mineral yang membantu membangun kembali permukaan gigi enamel. Air liur juga bisa membantu menetralkan asam di mulut selama dan setelah makan yang memecah enamel gigi.

4. Mencegah mulut kering

Fungsi air liur dapat mencegah terjadinya mulut kering. Seiring bertambahnya usia, kita juga menghasilkan lebih sedikit air liur. Hal ini menyebabkan mulut kering, atau xerostomia. Oleh karena itu, untuk menghasilkan air liur, Anda bisa mengunyah permen karet tanpa gula, makan sesuatu, atau minum air putih.

Bagaimana jika produksi air liur sedikit?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa air liur bisa mencegah mulut kering atau xerostomia. Sehingga jika kelenjar air lius hanya sedikit memproduksi liur, maka Anda berisiko untuk mengalami xerostomia.

Mulut kering juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti sindrom Sjögren dan diabetes atau konsumsi obat tertentu, seperti alergi, tekanan darah tinggi, depresi, dan banyak lagi. Selain itu, jika produksi air liur sedikit, Anda lebih mudah untuk mengalami masalah tertentu, seperti penyakit gusi dan kerusakan gigi. Anda bisa memiliki lebih banyak infeksi dari bakteri, ragi, dan jamur. Anda juga bisa mengalami kesulitan menelan dan mencerna makanan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Saat mendengar kata inflamasi, yang terbayang pasti penyakit. Padahal, proses inflamasi justru diperlukan tubuh untuk melawan penyakit. Begini mekanismenya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Hidup Sehat, Fakta Unik 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Sakit pinggang adalah keluhan yang umum dengan banyak kemungkinan penyebab. Cari tahu gejala, pengobatan, dan cara mengatasi nyeri pinggang di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Apakah Benar Otak Lebih Besar Artinya Lebih Pintar?

Meskipun terdapat beragam pendapat, tapi ada satu hal yang disepakati para ilmuwan: ukuran otak tidak bisa dijadikan indikator kecerdasan seseorang.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut kosong hindari makan pedas dan asam

Kenapa Makanan Pedas Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
manfaat menangis

3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat efek musik pada otak

5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit