Langkah-Langkah Menyikat Gigi Dengan Benar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering mendengar anjuran pentingnya menyikat gigi setiap hari. Selain mencegah berbagai masalah gigi dan mulut, kebiasaan ini juga baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Namun, jangan asal rajin menyikat gigi. Pastikan juga kalau Anda menyikat gigi dengan cara yang benar. Teknik menyikat gigi yang salah justru dapat memicu berbagai masalah gigi dan mulut, lho! Lantas, bagaimana cara menyikat gigi dengan benar? 

Pakai sikat dan pasta gigi yang tepat

Sebelum menyikat gigi, Anda tentu butuh menyiapkan sikat gigi dan pasta giginya. Nah, seperti apa yang tepat?

Pertama, pilih pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride adalah mineral yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat lapisan enamel gigi. Sementara untuk sikatnya, sesuaikan kepala sikat gigi dengan lebar mulut Anda. 

Kepala sikat dengan ujung yang kecil lebih memudahkan Anda menjangkau bagian gigi yang paling dalam. Pastikan juga sikat gigi yang Anda pilih memiliki gagang yang nyaman ketika dipegang. Dengan begitu Anda dapat menyikat gigi dengan benar. 

Cara menyikat gigi yang benar

Semua alat sudah tersedia? Nah, ini artinya Anda sudah siap untuk menyikat gigi. Berikut panduan cara menyikat gigi dengan benar yang perlu Anda perhatikan baik-baik.

Langkah pertama

Genggam sikat gigi Anda dengan menempatkan sudut kepala sikat agak miring dengan posisi membentuk sudut 45 derajat. Jadi, Anda tidak menempelkan keseluruhan permukaan bulu sikat di gigi, ya. 

Langkah kedua

Anda bisa mulai menyikat dari gigi depan atau gigi geraham di salah satu sisi mulut. Sikatlah gigi Anda dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah selama 20 detik untuk setiap bagian.

Teknik ini berfungsi supaya bulu sikat dapat mengeluarkan plak yang menyelip di batas gusi. Selama menyikat gigi, pastikan Anda tetap menjaga posisi bulu sikat sedikit miring membentuk sudut 45 derajat.

Langkah ketiga

Sikatlah gigi yang biasa dipakai untuk mengunyah, yaitu bagian gigi yang dekat dengan pipi dan lidah, dengan gerakan maju mundur secara perlahan. 

Setelah bagian atas dalam tersikat, kemudian sikatlah bagian bawahnya. Pastikan semua permukaan gigi sudah disikat, sehingga plak atau sisa makanan yang menempel di gigi bisa hilang.

Langkah keempat

Untuk membersihkan permukaan dalam barisan gigi depan, Anda harus memegang sikat gigi secara vertikal. Gunakan ujung kepala sikat gigi dan sikat dengan gerakan ke atas dan bawah, dari tepi gusi sampai atas gigi.

Langkah kelima

Sama dengan langkah keempat, arahkan sikat gigi agak tegak untuk membersihkan gigi depan bagian bawah. Gerakkan sikat ke atas dan ke bawah pelan-pelan.

Ulang gerakan ini sebanyak 2-3 kali.

Langkah keenam

Kadang-kadang, menyikat gigi dengan cara yang itu-itu saja membuat bagian lain yang tidak biasa dilewati bisa terabaikan. Itu sebabnya, bila diperlukan, Anda bisa mengubah pola menyikat gigi Anda yang biasa. Kuncinya satu, pastikan Anda menyikat gigi dengan cara dan gerakan yang benar. 

Anda akan menghabiskan waktu sekitar 2-3 menit untuk menyikat seluruh bagian gigi Anda. Setelah semua gigi tersikat, bilas mulut dan sikat gigi Anda dengan air sampai bersih.

Supaya lebih jelas, Anda juga bisa mencontoh cara menyikat gigi yang baik dan benar dengan menonton video berikut.

Jangan menggosok gigi terlalu keras

Beberapa orang mungkin merasa menyikat gigi keras-keras dan lebih lama membuat hasilnya lebih bersih. Apakah Anda salah satunya?

Padahal, cara menyikat gigi seperti ini tidaklah tepat dan efektif. Menyikat gigi dengan gosokan yang sangat kencang dan dalam waktu yang lama justru dapat merusak gigi secara permanen. 

Bagian dalam mulut Anda diselimuti oleh jaringan yang lunak. Nah, menyikat gigi terlalu keras dapat membuat jaringan gusi stres berat dan terluka. Akibatnya, gusi Anda bisa berdarah dan meradang.

Di samping itu, gesekan yang terlalu kencang juga dapat mengikis lapisan enamel gigi. Menipisnya lapisan enamel gigi merupakan asal mula dari gigi sensitif

Anda memang disarankan untuk rajin menyikat gigi setiap hari. Namun, Anda tidak disarankan untuk menyikat gigi lebih dari tiga kali sehari. Para ahli sepakat bahwa menyikat gigi dua kali sehari pada pagi dan malam hari sudah cukuP.

Bagaimana mengetahui gigi sudah bersih setelah disikat?

Cara termudah untuk tahu apakahgigi Anda sudah bersih atau belum adalah merabanya dengan lidah.

Bila saat diraba lidah permukaan gigi terasa halus, artinya gigi Anda sudah bersih. Namun, jika permukaannya masih terasa kasar, itu berarti masih ada sisa plak yang menempel pada gigi Anda.

Maka dari itu, pastikan Anda menyikat gigi dengan cara yang benar. Selain itu, pastikan pula bahwa seluruh permukaan gigi sudah Anda sikat semua, ya!

Bersihkan lidah setelah menyikat gigi

Setelah menyikat gigi dengan cara yang benar, jangan lupa untuk membersihkan lidahMembersihkan lidah penting dilakukan untuk menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.

Anda bisa menyikat lidah dengan sikat gigi biasa atau menggunakan alat khusus pembersih lidah yang sudah banyak dijual di pasaran. Akan tetapi bila menggunakan sikat gigi, pastikan bagian belakang sikatnya ada sisi karet yang bertekstur bergelombang. Bagian belakang sikat gigi ini memang sengaja didesain bergerigi untuk membersihkan lidah.

Sikatlah lidah dari pangkal lidah yang paling dalam dan tarik perlahan ke depan dalam satu gerakan. Ulangi cara ini sebanyak 2-3 kali atau sampai Anda merasa lidah benar-benar bersih. Bersihkan juga samping lidah dengan cara yang sama. Terakhir, kumur dengan air bersih.

Idealnya bersihkan lidah Anda setiap kali habis sikat gigi di pagi dan malam hari. Bila Anda tak punya cukup waktu untuk melakukannya, Anda cukup membersihkan lidah satu hari sekali pada pagi hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mulai Kapan Gigi Susu Anak Copot? Apakah Pasti Akan Copot Semua?

Gigi susu anak mulai tumbuh di usia 8-12 bulan. Gigi-gigi kecil ini kemudian akan digantikan oleh 32 buah gigi permanen. Mulai kapan gigi susu copot?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Gigi Anak, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Dry Socket

DefinisiApa itu dry socket? Dry socket adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang kadang terjadi setelah pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah yang terbentuk pada soket terlepas, sehingga ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat gigi ngilu

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
anak mulai menyikat gigi

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mulai Menyikat Gigi? Ternyata Begini Anjurannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
gigi anak hitam

6 Hal Ini Bisa Sebabkan Gigi Anak Berwarna Hitam, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bedah mulut

Berbagai Prosedur Bedah Mulut yang Perlu Diketahui, Kapan Perlu Anda Lakukan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Satria Aji Purwoko
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit