Jangan Asal Pilih, Ini 3 Jenis Obat Kumur Menurut Fungsinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Obat kumur yang dijual di pasaran umumnya bertujuan untuk membantu mengurangi aroma napas yang tidak sedap. Namun, tahukah Anda bahwa ada bermacam obat kumur yang menawarkan fungsi dan kandungan zat berbeda? Ya, drg. Michelle Henshaw, MPH dari Boston University, Henry M. Goldman School of Dental Medicine mengatakan bahwa ada tiga jenis obat kumur yang dibuat untuk mengatasi masalah gigi dan mulut yang berbeda. Apa saja jenisnya dan mana yang Anda butuhkan? Cek jawabannya di sini!

Memilih jenis obat kumur terbaik, sesuai kondisi mulut Anda

1. Obat kumur yang mengandung fluoride

Fluoride adalah zat yang dapat membantu mencegah kerusakan gigi dengan cara memperkuat enamel gigi. Enamel merupakan zat putih di dalam tulang gigi. Umumnya, masyarakat jarang menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride. Pasalnya, fluoride sudah banyak dipasarkan dan bisa didapatkan dari pasta gigi yang biasa digunakan untuk sehari-hari.

Namun, menurut drg. Michelle Henshaw ada beberapa pengecualian di mana obat kumur yang mengandung fluoride dibutuhkan oleh orang dengan kondisi mulut tertentu. Contohnya yaitu orang dengan xerostomia (mulut kering yang tidak normal) mungkin perlu menggunakan jenis obat kumur ini.

Pasalnya, orang dengan kondisi mulut kering rentan mengalami karies atau gigi berlubang. Gigi berlubang ini disebabkan karena mulut kering memicu perubahan keseimbangan bakteri di mulut Anda. Semakin banyak bakteri jahat di dalam mulut, semakin tinggi risiko kerusakan gigi terjadi. Maka itu, orang dengan mulut kering membutuhkan obat mulut kumur yang mengandung fluoride untuk membantu mengatasi kerusakan gigi.

2. Obat kumur untuk membuat napas segar

Rata-rata obat kumur yang dijual di pasaran diracik untuk membuat aroma napas agar lebih segar dan wangi. Namun, Anda harus berhati-hati. Obat kumur tersebut pada umumnya tak selalu menawarkan manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut dalam jangka panjang.

Drg. Michelle Henshaw mengatakan bahwa berkumur dengan cairan pembersih mulut yang mengandung pewangi memang dapat mematikan bakteri di mulut dalam waktu cepat. Akan tetapi, ini tidak akan menyehatkan kondisi gigi dan mulut Anda ke depannya. Ini karena pada dasarnya bakteri yang dihilangkan dengan obat kumur akan muncul kembali. Jadi, Anda perlu menggunakan obat kumur beberapa kali dalam sehari karena khasiatnya tidak lama bertahan.

Namun, bagi orang yang butuh penyegar napas secara instan, tak ada salahnya untuk memanfaatkan khasiat dari jenis obat kumur yang satu ini.

3. Obat kumur antiplak untuk gingivitis

Jenis obat kumur yang ketiga adalah obat yang mengandung zat antiplak pada gigi. Cairan pembersih mulut ini mengandung zat yang bisa membunuh bakteri penyebab timbulnya plak pada gigi. Meski demikian, drg. Michelle Hanshew tetap menyarankan Anda untuk sikat gigi paling tidak dua kali sehari dan melakukan flossing (membersihkan dengan benang gigi ) setelah Anda makan.

Jika Anda mengalami gingivitis (peradangan pada gusi), cairan yang mengandung zat antiplak dapat membantu agar gusi serta gigi Anda tidak semakin tambah parah kondisinya. Jika Anda punya kondisi kesehatan mulut yang berbeda, nantinya dokter gigi akan meresepkan obat kumur khusus sesuai kebutuhan masing-masing. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

Banyak jenis multivitamin yang ada di pasaran. Tapi yang manakah yang sesuai dengan Anda? Berikut cara memilih multivitamin yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
terapi oksigen pengobatan ppok

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit