Tips Memilih Obat Kumur yang Tepat untuk Gigi dan Mulut Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Obat kumur adalah bagian yang tidak boleh terlewat dari rutinitas sikat gigi. Namun, memilih obat kumur tidak boleh sembarangan. Ada obat kumur untuk jenis gigi dan mulut tertentu, tergantung kebutuhan Anda.

Lalu, bagaimana memilih obat kumur yang tepat untuk gigi Anda? Simak informasinya berikut ini.

Memilih obat kumur

pakai obat kumur

Ada berbagai macam obat kumur yang tersedia di pasaran. Setiap obat kumur memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda-beda. Ini sebabnya keampuhan obat kumur tidak selalu bisa dibandingkan antara satu merek dengan merek lainnya.

Sebelum memilih obat kumur, mari kita lihat jenis-jenisnya dulu yang dibedakan seperti berikut:

1. Obat kumur untuk gigi sensitif

Obat kumur untuk gigi sensitif biasanya mengandung asam amino berupa arginine. Arginine disinyalir dapat menutup lubang kecil pada gigi yang menjadi penyebab gigi sensitif. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda menggunakan produk ini.

2. Obat kumur mengandung fluoride

Fluoride merupakan mineral yang penting untuk menjaga kekuatan lapisan email gigi. Obat kumur mengandung fluoride adalah pilihan tepat bila gigi Anda rapuh, mudah patah, atau sangat rentan berlubang.

3. Obat kumur kosmetik

Manfaat utama obat kumur kosmetik adalah membuat napas menjadi segar dan wangi. Namun, obat kumur kosmetik tidak selalu dilengkapi dengan bahan antibakteri sehingga tidak cocok untuk Anda yang ingin mencegah penyakit ataupun kerusakan pada gigi.

4. Obat kumur untuk memutihkan gigi

Beberapa jenis obat kumur dilengkapi dengan bahan pemutih berupa hidrogen peroksida. Jika digunakan secara rutin, senyawa ini dapat menghilangkan noda yang menempel pada gigi sehingga warnanya berangsur-angsur kembali cerah.

5. Obat kumur untuk menghilangkan plak

Seiring waktu, sisa makanan dan liur yang menempel di gigi bisa membentuk plak. Plak yang penuh bakteri dapat memicu penyakit peradangan pada gusi. Obat kumur untuk menghilangkan plak biasanya mengandung bahan antibakteri di dalamnya.

Fungsi dan tips menggunakan obat kumur

obat kumur untuk anak

Jika Anda memilih obat kumur yang tepat, produk kebersihan ini sebenarnya memiliki manfaat besar bagi kesehatan gigi dan mulut. Sayangnya, tidak sedikit orang yang keliru memilih obat kumur sehingga tidak bisa merasakan manfaatnya.

Obat kumur kosmetik tentunya tidak cukup ampuh untuk mencegah gigi berlubang dan pembentukan plak gigi. Di sisi lain, obat kumur dengan bahan antibakteri belum tentu bisa menghilangkan noda pada gigi dan membuatnya putih kembali.

Agar manfaatnya menjadi lebih optimal, berikut beberapa tips yang dapat Anda ikuti saat menggunakan obat kumur:

1. Memerhatikan kandungan obat kumur

Saat membeli obat kumur, lihatlah kandungan yang tertera. Manfaat obat kumur akan lebih terasa bila bahannya sesuai dengan kebutuhan Anda. Melansir American Dental Association dan beberapa sumber lainnya, bahan aktif yang perlu dicermati antara lain:

  • Fluoride untuk melindungi lapisan email gigi.
  • Chlorhexidine untuk mencegah pembentukan plak dan penyakit gusi.
  • Cetylpyridinium chloride untuk mencegah bau mulut dan membunuh bakteri.
  • Carbamide peroxide atau hidrogen peroksida untuk memutihkan gigi.
  • Minyak esensial seperti mentol (peppermint), thyme, dan eukaliptus untuk menyegarkan napas.

2. Berkumur dengan cara yang tepat

Setelah memilih, obat kumur juga perlu digunakan dengan tepat. Berkumurlah setiap sehabis sikat gigi, setidaknya 2 kali sehari. Gunakan obat kumur sebanyak ketentuan dalam label kemasan atau sesuai anjuran dokter gigi.

Anda sebaiknya berkumur-kumur selama 60 detik. Pasalnya, sebagian besar bahan kimia dalam obat kumur baru bisa bekerja setelah 1 menit berada dalam mulut. Dengan cara ini, Anda bisa mengoptimalkan manfaat obat kumur bagi kesehatan gigi dan mulut.

3. Tetap menjalani rutinitas kebersihan gigi

Obat kumur memang membantu memelihara kesehatan gigi dan mulut, tapi produk ini tidak bisa menggantikan fungsi sikat dan benang gigi. Anda tetap perlu menyikat gigi setidaknya dua kali sehari serta membersihkan celahnya dengan benang gigi.

Obat kumur juga tidak menjamin kesehatan gigi dan mulut Anda sepanjang waktu. Jadi, Anda tetap perlu menjalani pemeriksaan gigi rutin setidaknya setiap 6 bulan sekali. Pemeriksaan juga membantu mendeteksi penyakit gigi dan mulut lebih awal sebelum Anda memilih obat kumur yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Orang tua lebih rentan mengalami gigi ompong. Lantas, pada usia berapa gigi lansia akan mulai ompong dan bagaimana cara mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Cari tahu hubungan dan betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, demi mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
kesehatan mulut dan gigi
Gigi dan Mulut 15 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Kandungan Obat Kumur Antiseptik dan Manfaatnya untuk Kesehatan Oral

Cari tahu apa kandungan dalam obat kumur antiseptik dan manfaatnya bagi kesehatan gigi dan mulut serta dampaknya pada kesehatan!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
obat kumur antiseptik
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
obat sariawan

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
berkumur dengan air garam

Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit