home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Makanan Kaya Serat Bagi yang Mau Hidup Sehat Tapi Tak Suka Sayur

10 Makanan Kaya Serat Bagi yang Mau Hidup Sehat Tapi Tak Suka Sayur

Untuk mendukung hidup sehat, Anda perlu mencukupi berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh. Tentu buah dan sayur akan menjadi makanan yang sangat direkomendasikan karena kandungan seratnya yang tinggi.

Namun, bagi Anda yang tidak suka sayur, ini menjadi sebuah tantangan. Jangan cemas, Anda masih bisa mengonsumsi makanan selain sayur yang juga kaya serat. Simak ulasan berikut megenai berbagai macam makanan kaya serat selain sayur yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

Selain sayur, ada banyak makanan kaya serat lainnya yang bisa dikonsumsi

Sayur, buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian, mengandung fitokimia dan serat yang tidak bisa digantikan dengan suplemen. Dilansir dari Healthy Eating SF Gate, serat yang terkandung pada makanan tersebut membantu fungsi sistem pencernaan, mengontrol kolesterol, mengatur kadar gula, dan lebih lama menekan rasa lapar sehingga membantu penyerapan nutrisi lebih baik.

Karena manfaatnya yang berlimpah, bila Anda tidak suka sayuran, Anda masih bisa mendapatkan serat dengan mengonsumsi buah, kacang-kacangan, atau biji-bijian sebagai alternatif.

Jenis makanan tersebut menghindari Anda dari berbagai penyakit, seperti gangguan pencernaan, diabetes, penyakit jantung, dan obesitas.

Jadi, hidup enak tapi sehat itu tidak susah-susah amat, kok. Terutama bagi Anda yang tidak suka sayur, seimbangkan asupan gizi Anda dengan beragam jenis makanan kaya serat selain sayur, seperti:

1. Kacang kedelai

Kacang kedelai merupakan sumber protein nabati yang lebih baik dibanding yang lainnya. Nutrisi yang terkandung pada kedelai, meliputi selenium, mangan, magnesium, kalsium, vitamin B6, folat, dan asam lemak omega 6. Semua nutrisi tersebut dibutuhkan oleh tubuh untuk tetap berfungsi dengan normal. Ada banyak makanan yang terbuat dari kacang kedelai, bahkan tersedia juga dalam bentuk susu dan snack crispy yang praktis dikonsumsi.

2. Alpukat

Serat yang terkandung pada buah alpukat bervariasi tergantung dari jenisnya. Selain itu, alpukat mengandung lemak sehat dan kaya dengan vitamin C, vitamin E, vitamin B6, vitamin K, dan kalium. Buah ini mudah dikombinasikan atau diolah, misalnya dijadikan jus atau ditambahkan pada sandwich atau roti bakar.

3. Pir

Buah yang terasa manis dan berair ini mengandung serat tinggi dengan vitamin C, vitamin K, asam lemak omega-6, dan kalium. Ini baik untuk perkembangan sel-sel dan fungsi otak serta fungsi saraf. Untuk mendapatkan serat yang maksimal, makan buah pir sekaligus dengan kulitnya.

4. Beri

Buah beri mengandung kaya serat dengan vitamin C, vitamin K, asam lemak omega-6, kalium, magnesium, dan mangan. Ini membantu meningkatkan kepadatan tulang, kesehatan kulit, dan mengatur kadar gula darah.

5. Kelapa

Kelapa kaya serat psyllium dan daging kelapa mengandung mangan, folat, dan asam lemak omega-6 serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Anda bisa menggunakan tepung kepala atau kelapa parut ke dalam menu makanan atau camilan yang Anda buat.

6. Kacang lima

Kacang ini menawarkan zat besi, mangan, antioksidan, tembaga, folat, fosfor, protein, vitamin B2, dan vitamin B6. Anda bisa memasukkan kacang lima dalam menu diet Anda.

7. Kacang almond dan kacang kenari

Kacang ini kaya akan serat dan mengandung protein, vitamin E, magnesium, riboflavin, dan asam lemak omega-6. Sementara kacang kenari mengandug protein, mangan, asam lemak omega-3 dan omega-6, fosfor, dan zat tembaga. Kacang almond lebih rendah kalori dibanding kacang kenari. Keduanya baik untuk fungsi saraf dan otak dan bisa dimakan langsung atau dicampurkan dengan yogurt atau oatmeal.

8. Biji rami

Nutrisi penting yang terkandung pada biji ini adalah protein, tiamin, mangan, fosfor, magnesium, tembaga, dan asam lemak omega-3. Ini membantu menurunkan kadar kolestrol dan meringankan gejala menopause.

Anda bisa menambahkan biji rami ke dalam smoothies, salad, atau sup.

Penting bagi Anda untuk mengatur kandungan nutrisi dari makanan yang Anda konsumsi. Agar lebih yakin dengan menu makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi Anda, konsultasi ke dokter atau ahli gizi merupakan langkah terbaik. Jangan lupa untuk mengonsumsi cukup air putih supaya feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

20 Ultimate High-Fiber Foods. https://draxe.com/high-fiber-foods/. Diakses pada 15 Maret 2018.

How to Eat Healthy Without Eating Vegetables. https://www.livestrong.com/article/86068-eat-eating-vegetables/. Diakses pada 15 Maret 2018.

Consequences of Not Eating Fruits & Vegetables. http://healthyeating.sfgate.com/consequences-not-eating-fruits-vegetables-6202.html. Diakses pada 15 Maret 2018.

36 High-Fiber Foods You Should Be Eating. https://www.self.com/gallery/15-foods-with-a-shockingly-high-amount-of-fiber. Diakses pada 15 Maret 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x