5 Jenis Kacang Sehat untuk Camilan Sehari-hari

    5 Jenis Kacang Sehat untuk Camilan Sehari-hari

    Kacang-kacangan termasuk sumber nutrisi alami yang tersedia dalam bentuk praktis. Sebutir kacang mengandung berbagai gizi seperti protein, vitamin, dan mineral yang baik bagi tubuh. Apa jenis kacang sehat yang baik untuk jadi camilan sehari-hari?

    Berbagai jenis kacang sehat untuk camilan

    1. Kacang kedelai

    edamame kedelai

    Kacang kedelai termasuk salah satu jenis kacang sehat yang sering dikonsumsi sehari-hari, terutama untuk orang Indonesia. Anda bisa menemukan kacang kedelai dengan mudah pada tahu, tempe, susu, dan bahkan tersedia dalam camilan sehat.

    Dalam satu cangkir kacang kedelai terkandung zat gizi di bawah.

    • 298 kalori
    • 28,6 gram protein
    • 10,3 gram serat
    • 71 persen mangan
    • 42 persen fosfor
    • 41 persen vitamin K
    • 29 persen vitamin B2

    Kandungan senyawa antioksidan isoflavon pada kedelai dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab kanker. Penelitian besar gabungan dari Tiongkok menemukan makan kedelai dapat menurunkan risiko kanker perut sebesar 15%, terutama pada wanita.

    Penelitian lain dari Johns Hopkins School of Medicine Baltimore menyebutkan bahwa mengonsumsi kacang kedelai dapat menurunkan risiko kanker payudara pada wanita Asia.

    2. Kacang almond

    menyimpan kacang almond

    Kacang almond termasuk salah satu kacang yang mengandung serat, protein, dan vitamin E yang dapat menjadi pilihan camilan sehat Anda. Satu porsi almond mengandung zat gizi di bawah ini.

    • 161 kalori
    • 6,1 gram karbohidrat
    • 5,9 gram protein
    • 14 gram lemak
    • 3,4 gram serat makanan
    • 7,4 miligram vitamin E
    • 75,7 miligram magnesium
    • 0,3 miligram vitamin B2 (riboflavin)

    Studi menunjukan bahwa almond termasuk jenis kacang yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    Sedangkan penelitian lain yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition menunjukkan bahwa makan kacang almond rutin dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin bagi orang dengan kondisi pra-diabetes.

    3.Kacang kenari

    Kacang kenari atau walnut merupakan salah satu jenis kacang sehat dengan kandungan protein, tembaga dan magnesium di dalamnya. Pada takaran 30 gram kacang kenari atau walnut kira-kira mengandung zat gizi di bawah ini.

    • 183 kalori
    • 3,8 gram karbohidrat
    • 4,3 gram protein
    • 18,3 gram lemak
    • 1,9 gram serat makanan
    • 1 miligram mangan
    • 0,4 miligram tembaga
    • 44,2 miligram magnesium
    • 96,9 miligram fosfor

    Kacang kenari merupakan kacang yang mengandung asam lemak omega-3 nabati yang dapat memangkas peradangan dan mengurangi risiko penyakit.

    Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa kacang kenari juga dapat meningkatkan fungsi otak dan dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengurangi tingkat kolesterol dalam darah.

    4. Kacang mete

    Kacang mete merupakan sekian dari salah satu jenis kacang sehat yang mudah ditemukan di Indonesia.

    Kacang ini mengandung lemak sehat yang bermanfaat untuk kesehatan. Kacang mete juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat membantu melindungi terhadap kerusakan radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit kronis.

    Dalam satu ons kacang mete mengandung nutrisi di bawah ini.

    • 155 kalori
    • 9,2 gram karbohidrat
    • 5,1 gram protein
    • 12,3 gram lemak
    • 0,9 gram serat makanan
    • 0,6 milligram tembaga
    • 0,5 miligram mangan
    • 81,8 miligram magnesium
    • 166 miligram fosfor

    5. Kacang pistachio

    Kacang pistachio mengandung beragam vitamin, mineral dan protein yang baik untuk tubuh. Dalam 1 ons kacang pistachio, kira-kira mengandung beragam zat gizi di bawah ini.

    • 161 kalori
    • 7,8 gram karbohidrat
    • 6 gram protein
    • 13 gram lemak
    • 2,9 gram serat makanan
    • 0,4 miligram tembaga
    • 0,4 miligram mangan
    • 0,4 miligram vitamin B6
    • 0,2 miligram tiamin
    • 137 miligram fosfor

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition menemukan bahwa makan dua hingga tiga ons pistachio per hari dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

    Sedangkan studi lain menemukan bahwa makan pistachio membantu menjaga kadar gula darah tetap normal sehabis Anda mengonsumsi karbohidrat seperti nasi atau roti.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 25/06/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan