home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Manfaat Buah Anggur Bagi Kesehatan, Salah Satunya Bantu Menurunkan Berat Badan

8 Manfaat Buah Anggur Bagi Kesehatan, Salah Satunya Bantu Menurunkan Berat Badan

Anggur memiliki berbagai warna, ada yang merah keunguan, hijau, dan hitam. Rasanya yang sedikit asam tetapi masih ada manis-manisnya, membuat banyak orang menyukai buah anggur. Tidak hanya segar, anggur memiliki manfaat dan khasiat untuk kesehatan tubuh. Berikut penjelasan lengkapnya.

Kandungan gizi dalam anggur

Anggur termasuk buah yang bisa Anda makan dengan berbagai cara. Mulai dari memakannya secara langsung, jus, agar-agar, minuman beralkohol, sampai bisa Anda olah menjadi kismis.

Selain bisa Anda olah menjadi berbagai macam makanan, anggur juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh.

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram anggur memiliki kandungan gizi sebagai berikut.

Bila melihat kandungan gizinya, anggur termasuk buah-buahan rendah kalori yang bisa Anda santap sebagai camilan untuk menurunkan berat badan.

Bentuknya yang kecil dan bulat, membuat anggur sangat cocok Anda gunakan sebagai hidangan pencuci mulut.

Manfaat anggur bagi kesehatan

jeruk dan anggur untuk penderita diabetes dan sakit jantung

Tidak hanya rasanya yang lezat, anggur juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Mulai dari menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, sampai penyakit kanker.

Berikut penjelasan lengkap seputar manfaat dan khasiat anggur untuk kesehatan

1. Mencegah kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia.

National Library of Medicine menerbitkan artikel yang menjelaskan bahwa kandungan resveratrol dalam anggur dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Resveratrol adalah salah satu jenis antioksidan yang bisa memperlambat pertumbuhan sel tumor dan kanker.

Terutama yang bertumbuh pada payudara, lambung, hati, dan getah bening.

Tak hanya itu, resveratrol dalam anggur juga baik untuk menghalau radiasi berbahaya seperti sinar ultraviolet A (UVA) dan B (UVB) dari sengatan matahari.

Paparan radiasi tersebut berisiko menyebabkan kanker kulit.

Meski begitu, masih butuh penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memastikan manfaat anggur satu ini.

2. Melawan penuaan dini

Selain resveratol, buah ini juga kaya akan kandungan antioksidan lainnya seperti quercetin dan rutin. Ketiga antioksidan ini berfungsi untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh.

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel, protein, DNA, serta gangguan keseimbangan dalam tubuh.

Kerusakan sel ini yang bisa menyebabkan penuaan dini. Gejalanya antara lain kulit keriput, rambut beruban, atau tulang keropos.

3. Menjaga kesehatan otak

Tahukah Anda kalau anggur memiliki manfaat untuk meningkatkan daya ingat dan suasana hati?

Sebuah studi dari Frontiers in Pharmacology melakukan penelitian pada 111 lansia selama 12 minggu. Masing-masing diberikan 250 mg anggur setiap harinya.

Hasilnya, kemampuan kognitif, bahasa, dan daya ingat lansia meningkat daripada sebelumnya.

Meningkatnya kesehatan otak berkat kandungan resveratrol dalam buah mampu memperlancar peredaran darah menuju otak.

Otak membutuhkan darah sebagai sumber oksigen dan zat gizi agar bisa berfungsi dengan baik.

4. Meredakan gejala alergi dan peradangan

Buah ini juga bisa membantu melawan peradangan dalam tubuh. Anggur memiliki sifat antiradang dan antihistamin.

Peradangan sendiri merupakan respon tubuh terhadap suatu bahaya, seperti stres, infeksi bakteri dan virus, serta bahan kimia beracun.

Mengonsumsi buah ini mungkin bisa membantu meringankan gejala peradangan, entah itu karena terkena penyakit arthritis, radang gusi, radang usus, radang kulit, atau radang pada jantung (miokarditis).

Tak hanya itu, sifat antihistamin dalam buah ini juga bisa membantu meringankan gejala alergi.

5. Menurunkan kadar kolesterol

Anggur berwarna merah memiliki manfaat sebagai cara alami menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi.

Mengutip dari jurnal Food & Function, penelitian melibatkan 69 orang dengan kolesterol tinggi. Mereka mengonsumsi 500 gram anggur setiap hari selama delapan minggu.

Hasilnya, kadar kolesterol jahat (LDL) menurun setelah rutin mengonsumsi buah anggur setiap hari. Keberhasilan tersebut berkat kandungan resveratrol dan saponin.

Kedua zat tersebut bisa menangkap kelebihan kolesterol dalam tubuh sebelum diserap ke dalam darah. Dengan begitu, kadar kolesterol Anda pun tetap seimbang.

Kadar kolesterol seimbang bisa menjauhkan Anda dari penyakit seperti obesitas dan penyakit jantung.

6. Menjaga kesehatan mata

Selain wortel, anggur juga memiliki manfaat dan khasiat yang baik untuk kesehatan mata.

Buah ini mengandung lutein dan zeaxanthin, dua karotenoid dengan sifat antioksidan yang penting bagi kesehatan mata.

Kedua antioksidan ini dapat membantu menyaring gelombang cahaya biru yang berbahaya dari gadget dan membantu melindungi sel-sel mata.

Mengutip dari American Optometric Association, lutein dan zeaxanthin dapat membantu mengurangi risiko penyakit mata kronis seperti katarak dan degenerasi makula pada lansia.

Meski begitu, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan manfaat anggur karena observasi masih pada hewan.

7. Mengendalikan gula darah

Jika ingin mengontrol kadar gula dalam darah, tambahkan anggur dalam menu makan sehari-hari.

Anggur termasuk salah satu buah yang memiliki indeks glikemik rendah. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak akan menyebabkan gula darah melonjak secara tiba-tiba.

Mengutip dari Nutrition Data, 151 gram anggur hanya mengandung 23 gram gula, sehingga cocok untuk penderita diabetes.

Biological Research melakukan penelitian selama 16 minggu pada 38 pria yang menderita diabetes. Kadar gula darah mereka menurun setelah rutin mengonsumsi 20 gram anggur setiap hari.

Manfaat anggur ini berkat kandungan resveratol yang mampu mengaktifkan suatu gen yang dapat mencegah tubuh terpapar obesitas.

Selain itu resveratrol juga mampu mencegah terjadinya kondisi resisten insulin, dimana tubuh tidak mampu mencerna gula darah, yang mampu memicu tubuh terserang diabetes.

8. Membantu menurunkan berat badan

Jika sedang berusaha mendapatkan berat badan ideal, Anda bisa menyiapkan buah anggur sebagai camilan.

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram gram anggur hanya mengandung 30 kalori.

Terlebih, anggur juga tinggi antioksidan resveratrol yang melawan efek radikal bebas dalam tubuh.

Meski begitu, pastikan Anda mengonsumi buah ini secukupnya. Lebih baik lagi jika Anda mengimbangi asupan nutrisi dari berbagai jenis buah lainnya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Brasnyó, P., Molnár, G., Mohás, M., Markó, L., Laczy, B., & Cseh, J. et al. (2011). Resveratrol improves insulin sensitivity, reduces oxidative stress and activates the Akt pathway in type 2 diabetic patients. British Journal Of Nutrition106(3), 383-389. doi: 10.1017/s0007114511000316

Diet and Nutrition . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://www.aoa.org/healthy-eyes/caring-for-your-eyes/diet-and-nutrition?sso=y

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://panganku.org/id-ID/view

Grapes, red or green (European type, such as Thompson seedless), raw Nutrition Facts & Calories . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://nutritiondata.self.com/facts/fruits-and-fruit-juices/1920/2

Rahbar, A., Mahmoudabadi, M., & Islam, M. (2015). Comparative effects of red and white grapes on oxidative markers and lipidemic parameters in adult hypercholesterolemic humans. Food & Function, 6(6), 1992-1998. doi: 10.1039/c5fo00100e

Riccioni, G., Gammone, M., Tettamanti, G., Bergante, S., Pluchinotta, F., & D’Orazio, N. (2015). Resveratrol and anti-atherogenic effects. International Journal Of Food Sciences And Nutrition, 66(6), 603-610. doi: 10.3109/09637486.2015.1077796

Calapai, G., Bonina, F., Bonina, A., Rizza, L., Mannucci, C., & Arcoraci, V. et al. (2017). A Randomized, Double-Blinded, Clinical Trial on Effects of a Vitis vinifera Extract on Cognitive Function in Healthy Older Adults. Frontiers In Pharmacology, 8. doi: 10.3389/fphar.2017.00776

Brasnyó, P., Molnár, G., Mohás, M., Markó, L., Laczy, B., & Cseh, J. et al. (2011). Resveratrol improves insulin sensitivity, reduces oxidative stress and activates the Akt pathway in type 2 diabetic patients. British Journal Of Nutrition, 106(3), 383-389. doi: 10.1017/s0007114511000316

Diet and Nutrition . (2021). Retrieved 26 February 2021, from https://www.aoa.org/healthy-eyes/caring-for-your-eyes/diet-and-nutrition?sso=y

E, D., A, S., F, Ś., R, R., & K, W. (2018). The occurrence of resveratrol in foodstuffs and its potential for supporting cancer prevention and treatment. A review. Roczniki Panstwowego Zakladu Higieny, 69(1). Retrieved from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29517181/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 26/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x