11 Cara Membangun Ikatan Batin Ibu dan Bayi Sejak Dalam Kandungan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/01/2020
Bagikan sekarang

Idealnya, ikatan ibu dan bayi baru akan benar-benar terbentuk sesaat setelah bayi lahir. Namun sebetulnya, langkah pertama untuk membangun bonding ibu dan bayi tercintanya dimulai sejak masa kehamilan.

Manfaat membangun ikatan (bonding) ibu dan bayi

Bonding adalah proses membentuk hubungan atau ikatan ibu dan bayi berdasarkan pada perasaan, emosional, atau pengalaman bersama. Selama bonding, ibu dan bayi akan menghabiskan waktu bersama untuk berinteraksi lebih dekat secara intim.

Bagi ibu, momen spesial ini bertujuan untuk merangkul identitas dan peran barunya. Sementara bagi bayi, bonding antara ia dan sang ibu bertujuan untuk mendukung proses tumbuh kembang segi emosionalnya.

Dengan begitu, bayi akan tahu bahwa ia merasa aman, dicintai, dan disayangi sepenuh hati oleh ibunya bahkan sejak sebelum terlahir ke dunia.

Selain itu, mengutip Parenting, penelitian baru menunjukkan bahwa kekuatan ikatan ibu dan bayi dapat mencegah penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga meningkatkan IQ-nya.

Cara membangun ikatan (bonding) batin ibu dan bayi

Membangun ikatan batin ibu dan bayi sudah bisa dilakukan sejak masih dalam kandungan. Sayangnya, berbagai masalah kehamilan yang menguras tenaga dan tumpukan aktivitas yang menyita waktu tak ayal membuat para calon ibu jadi jarang melakukan bonding antara ibu dan bayi.

Yuk, jangan lupa luangkan sedikit waktu untuk bonding ibu dan bayi lebih intens lagi. Baik faktor fisik maupun emosional memainkan peran penting dalam proses bonding ibu dan bayi.

1. Usap-usap lembut perut Anda

linea nigra pada ibu hamil

Mengusap atau membelai lembut perut merupakan cara paling pertama dan paling mudah untuk membangun bonding ibu dan bayi sejak masa kehamilan. Bahkan Anda sudah bisa mulai membangun bonding ibu dan bayi di trimester pertama meski perut belum begitu menonjol.

Usap-usaplah perut untuk meningkatkan bonding ibu dan bayi, sambil mengucapkan doa atau membisikkan cinta seperti, “Hai, anakku. Ibu sayang kamu dan nggak sabar untuk ketemu kamu.”

Anda juga bisa sambil membatin untuk menguatkan diri sendiri agar senantiasa sehat dan kuat selama menjalani kehamilan. Tidak jarang, janin akan merespons dengan tendangan mungilnya. Respons yang seperti ini bisa meningkatkan ikatan batin ibu dan bayi.

Agar sekali dayung dua-tiga pulau terlewati, Anda boleh sembari memijat perut dengan losion atau minyak esensial.

Selain membangun bonding ibu dan bayi, hal ini sekaligus juga merawat dan menjaga kebersihan diri untuk meredakan stres dan mencegah strechmark.

Coba tambahkan satu atau dua tetes minyak bunga lavender, minyak jeruk, atau minyak bunga mawar ke dalam minyak urut biasa agar Anda lebih rileks saat membangun bonding ibu dan bayi.

Namun, menambahkan minyak aromaterapi maupun minyak esensial hanya dianjurkan setelah trimester pertama, ya!

2. Berenang

olahraga untuk pasien skoliosis

Jika Anda sedang mencari cara untuk tetap berolahraga saat hamil sembari membangun bonding ibu dan bayi, berenang adalah jawabannya.

Rutin berenang dapat meningkatkan kebugaran jantung untuk memperlancar aliran darah. Selain itu, berenang juga meningkatkan kapasitas paru-paru untuk mengambil napas, dan mempertahankan berat badan sehat ideal saat hamil.

Berenang juga membantu Anda untuk menenangkan tubuh sekaligus pikiran saat hamil, dan membangun bonding ibu dan bayi.

Tak hanya itu, berenang menjadi kesempatan emas bagi Anda untuk merasakan seperti apa rasanya menjadi janin dalam kandungan yang saat ini juga sedang terapung dalam air ketuban.

Sambil berenang, Anda bisa berkomunikasi dengan si kecil di dalam perut untuk meningkatkan ikatan ibu dan bayi.

Namun ingat, jangan berenang sendirian. Tips berenang yang aman selama hamil adalah ditemani pasangan atau kerabat.

Alternatifnya, Anda bisa mendaftar kelas renang khusus ibu hamil yang juga bisa jadi peluang untuk mencari teman baru dan bersama-sama meningkatkan bonding ibu dan bayi.

3. Berendam air hangat

Apabila Anda enggan berenang di kolam renang umum, coba berendam di bak mandi berisi air hangat, bukan air panas, untuk bonding ibu dan bayi. 

Berendam air hangat dapat membantu ibu menghilangkan stres selama kehamilan. Selain itu, berendam air hangat juga bantu memfokuskan pikiran dan perhatian ibu saat membangun ikatan batin dengan bayi dalam kandungan.

Cobalah untuk meluangkan waktu dua kali dalam seminggu untuk berendam air hangat. Saat berendam, pejamkan mata untuk mulai bersantai dan ambil napas dalam beberapa kali, tenangkan pikiran dan bayangkan bayi Anda. Cara ini bisa meningkatkan bonding ibu dan bayi.

Bayangkan bagaimana rasanya saat Anda bisa mendekap dan menggendong buah hati. Bayangkan rupanya dan apa yang mungkin Anda katakan kepadanya.

Bayangkan juga akan seperti apa ia waktu tumbuh besar di masa depan. Sesekali, Anda juga bisa sambil mengajak bayi belajar bahasa yang bisa memperkuat proses bonding ibu dan bayi.

Meski melakukan bonding ibu dan bayi sambil berendam air hangat membuat nyaman, Anda tidak boleh berendam di air hangat terlalu lama.

Jangan berendam lebih dari 20 menit agar tidak sampai dehidras  atau tertidur di bak yang berisiko cedera. Pastikan juga suhu airnya tidak terlalu panas saat Anda masuk ke bak.

4. Menyanyi dan berbicara dengan bayi Anda

ibu hamil malas gerak alias mager

Mulai kira-kira minggu ke-23 kehamilan, bayi sudah bisa mendengar degup jantung dan bunyi perut ibu yang keroncongan. 

Janin juga mulai dapat mendengar bunyi yang berasal dari luar rahim, termasuk suara Anda. Itu kenapa sesi mengobrol dapat membantu terbentuknya ikatan batin ibu dan bayi sejak dalam kandungan.

Menurut studi, meski belum maksimal, pendengaran bayi di dalam rahim sudah dapat membantunya mengenali suara ibunya sendiri. Ini merupakan hasil dari membangun bonding ibu dan bayi.

Ia juga dapat mulai menjalin hubungan emosional dengan sang ibu walaupun belum lahir. Inilah manfaat yang diperoleh dari bonding ibu dan bayi. Maka setelah lahir, bayi Anda akan lebih dulu familier dan memberi perhatian lebih kepada suara Anda dibanding suara orang lain.

Berbicara dan menyanyi untuk bayi akan terasa lebih menyenangkan apabila Anda tahu bahwa dia bisa mendengar. Anda mungkin merasa sedikit malu pada awalnya karena merasa seperti berbicara sendiri.

Namun lama-kelamaan, Anda akan terbiasa dan malah asyik berbicara dengan janin di dalam kandungan untuk membangun bonding ibu dan bayi.

5.  Ikut kelas prenatal yoga

manfaat prenatal yoga hamil

Menjalin ikatan batin ibu dan bayi juga dapat dilakukan dengan mengikuti kelas prenatal yoga. Prenatal yoga adalah cara yang baik untuk membuat tubuh dan pikiran rileks sekaligus mempersiapkan diri menjelang bersalin nanti.

Jika Anda tidak pernah ikut yoga sebelumnya, tidak apa jika Anda baru memulainya saat hamil. Mintalah bantuan instruktur mengenai gerakan yang tepat untuk bantu meningkatkan bonding ibu dan bayi. Waktu terbaik untuk memulai prenatal yoga yaitu saat trimester kedua, setelah minggu ke-14 kehamilan.

Postur-postur yoga untuk pemula dan ibu hamil biasanya sangat sederhana sehingga mudah diikuti. Selain itu, pose prenatal yoga juga dirancang khusus untuk membuat bayi merasa nyaman. Aktivitas ini bisa menguatkan ikatan ibu dan bayi.

Saat berlatih yoga hamil, instruktur akan mengajarkan cara-cara bonding ibu dan bayi. Pertama-tama, Anda biasanya diminta untuk mengusap perut sebelum memulainya. Setelah itu, Anda juga akan diminta untuk memberi tahu jabang bayi kalau Anda berdua akan berolahraga bersama-sama.

Hal ini akan membuat Anda merasa lebih nyaman dan terbiasa berkomunikasi dengan bayi dan menambah ikatan ibu dan bayi. Anda juga bisa melakukan yoga sendiri di rumah dengan panduan video-video yoga yang ada di internet atau DVD.

6. Menyimpan gambar USG bayi Anda

usia janin

Scan USG pertama Anda akan bisa dilakukan sekitar di minggu ke-10 sampai 13 kehamilan. Tidak semua rumah sakit akan menawarkan hasil gambar scan untuk dibawa pulang. Namun, Anda boleh saja bertanya dan meminta salinan gambarnya untuk disimpan guna meningkatkan bonding ibu dan bayi.

Menyimpan gambar USG pertama bayi Anda dalam ponsel, di dompet, atau ditempel di kulkas akan menjadi pengingat bahwa perut Anda merupakan rumah pertama bagi si kecil.

Foto scan tersebut dapat membantu Anda membayangkan bayi kecil yang berkembang di dalam perut sehingga bisa menguatkan ikatan antara ibu dan bayi.

Melihat gambar USG juga dapat menjadi pengingat bagi diri sendiri untuk berusaha tetap sehat dan bugar selama hamil agar bisa menyambut buah hati lahir ke dunia nanti. Anda disarankan untuk sering-sering mengelus perut sebagai cara untuk membangun bonding ibu dan bayi

Anda juga bisa meminta pada dokter bila ingin menggunakan USG 3D atau 4D di akhir kehamilan. Hasil ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dari sosok bayi Anda agar membuat bonding ibu dan bayi makin kuat. Waktu terbaik untuk melakukan scan 3D atau 4D adalah antara di minggu ke-26 sampai 30 kehamilan. 

7. Berlatih hypnobirthing

zumba saat hamil

Menjelang kelahiran, banyak kelas prenatal yang ditawarkan agar ibu lebih siap menjalani proses persalinan. Salah satu kelas yang bisa dicoba adalah hypnobirthing

Kelas melahirkan ini menggunakan teknik-teknik hipnoterapi untuk membantu Anda fokus kepada bayi dan badan Anda untuk menghadapi proses melahirkan dan menambah ikatan ibu dan bayi.

Teknik hypnobirthing dapat menjelaskan pada Anda tentang cara-cara menangani rasa sakit yang dirasakan pada  proses kelahiran. Selain bisa membuat tubuh dan pikiran ibu lebih siap, teknik ini juga bisa membantu bonding ibu dan bayi semakin dekat.

Teknik-teknik menenangkan diri yang Anda pelajari dalam kelas ini juga dapat membantu menguatkan ikatan ibu dan bayi dalam kandungan.

8. Berjalan-jalan

jalan kaki saat hamil

Membangun ikatan batin ibu dan bayi yang mudah bisa disiasati dengan jalan kaki santai di sekitar rumah. Bahkan Anda bisa mulai rutin jalan santai sejak di trimester pertama.

Selain menyehatkan, jalan kaki santai sekaligus memberi Anda privasi untuk meghabiskan waktu intim bersama calon buah hati. Anda dapat berbicara kepadanya sembari memikirkan tentang si kecil yang sedang dalam kandungan sebagai cara untuk meningkatkan bonding ibu dan bayi.

Jika Anda tidak begitu sering beraktivitas fisik sebelum hamil, mulailah pelan-pelan. Jika Anda telah biasa berjalan, Anda bisa berjalan lebih cepat selama 20-30 menit.

Anda juga bisa melakukannya selang-seling, misal berjalan cepat selama beberapa menit dan berjalan perlahan selama beberapa menit setelahnya. Ajak bicara si kecil di dalam kandungan ketika Anda merasa lelah, ini bisa meningkatkan bonding ibu dan bayi lebih kuat.

9. Merespon tendangan bayi Anda

trimester kehamilan ibu

Ibu akan mulai merasakan gerakan bayi termasuk tendangan pertamanya kira-kira pada minggu ke-18 hingga minggu ke-20 kehamilan.

Merasakan bayi bergerak akan memberikan Anda keyakinan bahwa si kecil memang sedang bertumbuh di dalam perut Anda yang dapat menguatkan bonding ibu dan bayi.

Usaplah perut setiap kali bayi habis menendang sebagai respon Anda terhadap aktivitasnya. Bisa juga dengan mengajaknya bicara seperti, “Sudah nggak sabar ya, untuk keluar? Ibu juga udah nggak sabar untuk ketemu kamu, nak.” Dengan merespon tendangan-tendangannya, Anda turut membangun ikatan batin antara ibu dan bayi. 

Cara lainnya, Anda bisa “memancing” bayi bergerak dengan mengusap lembut perut Anda lebih dulu. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada merasakan bayi Anda merespon sentuhan Anda untuk pertama kalinya.

Anda pun seolah-olah sedang mengajak bayi bicara dalam kandungan meski ia belum lahir. Ini adalah cara efektif untuk meningkatkan bonding ibu dan bayi.

10. Menari santai

manfaat senam hamil

Berjoget ceria, berdansa, dan membiarkan tubuh luwes bergerak mengikuti irama lagu juga termasuk sebagai cara bonding ibu dan bayi, lho.

Gerakan tarian Anda akan melepaskan hormon endorfin, yang akan menghasilkan ikatan batin ibu dan bayi yang sedang berkembang. Intinya, ibu yang senang dan bahagia akan membuat janin dalam kandungan juga merasakan hal yang sama.

11. Bonding dengan calon ayahnya juga

kontraksi setelah seks saat hamil

Selama membangun bonding ibu dan bayi, tidak ada salahnya untuk sering-sering melibatkan si calon ayah. Beri tahu pasangan bahwa mulai minggu ke-23, buah hati Anda berdua sudah bisa mendengar suara. Maka, ajak pasangan untuk meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan perut Anda.

Sejak bayi masih dalam kandungan, calon ayah dapat mulai membangun ikatan dengan menyanyikan lagu, membacakan buku, atau mengajaknya bicara. Hal ini dapat membantu ayah terbiasa berbicara dengan bayi dan bayi pun bisa mengenali suara ayahnya sendiri.

Menemani ibu olahraga dan periksa ke dokter juga dapat membantu menjalin ikatan batin antara ayah dengan bayinya karena tidak hanya bonding ibu dan bayi, ayahnya juga penting mendekatkan diri dengan janin.

Sementara calon ayah mengobrol dengan bayi dan mengusap-usap perut Anda, Anda juga bisa memberitahunya soal seberapa jauh perkembangan bayi saat ini atau soal rencana ke depan untuk calon buah hati. 

Selain itu, ikut sertakan pasangan Anda menghadiri kelas-kelas prenatal bersama Anda supaya dia tahu apa yang bisa dilakukan saat persalinan berlangsung.

Membesarkan anak adalah kerja berdua dengan pasangan, tidak hanya bonding ibu dan bayi. Jadi, Anda dan pasangan harus kompak bekerja sama untuk menghadirkan ikatan ibu dan bayi juga ayah dalam keluarga kecil Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020