Menjaga kebersihan diri saat hamil tidak hanya bermanfaat untuk diri ibu sendiri, tapi juga penting bagi janin yang sedang berkembang.
Menjaga kebersihan diri saat hamil tidak hanya bermanfaat untuk diri ibu sendiri, tapi juga penting bagi janin yang sedang berkembang.

Apa hubungan antara kebersihan ibu dan perkembangan janin? Bagaimana cara menjaga kebersihan diri pada ibu hamil? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Berikut ini adalah sejumlah alasan mengapa Anda perlu menjaga kebersihan diri selama masa kehamilan.

Perubahan hormon selama masa kehamilan akan meningkatkan suhu tubuh. Ketika suhu meningkat, tubuh akan mengeluarkan keringat agar suhunya kembali normal.
Hal ini membuat ibu hamil memproduksi keringat yang lebih banyak. Keringat yang bercampur bakteri dan mengendap pada kulit dapat menimbulkan bau yang kurang sedap.
Wajar bagi ibu hamil untuk mengalami keputihan yang lebih sering dari biasanya. Namun, keputihan ini mungkin saja mengganggu karena dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.
Bahkan bila vagina jarang dibersihkan, ibu hamil mungkin akan merasakan gatal dan sakit saat buang air kecil.
Kekebalan tubuh cenderung menurun ketika hamil. Kondisi ini membuat ibu hamil rentan terserang infeksi penyakit bila tidak menjaga kebersihan dirinya dengan baik.
Penyakit infeksi bisa memengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Jika ibu mengalami infeksi saat hamil, pertumbuhan janin di dalam kandungan mungkin akan terganggu.
Tak sekadar mandi secara teratur, Anda perlu memperhatikan beberapa aspek secara mendetail dalam menjaga kebersihan diri selama masa kehamilan.
Berikut ini adalah beberapa tips untuk ibu hamil dalam menjaga kebersihan tubuh sehari-hari.

Kuman-kuman yang membahayakan ibu hamil dan janin bisa menyebar melalui udara, air liur, atau kontak langsung dengan orang yang sakit.
Itu sebabnya, penting untuk membiasakan diri mencuci tangan secara teratur dengan air dan sabun selama 20 detik untuk mencegah infeksi.
Peningkatan estrogen dan progesteron bisa menyebabkan gusi bengkak saat hamil. Kondisi ini dikenal sebagai gingivitis kehamilan (pregnancy gingivitis).
Untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, ibu hamil perlu menggosok gigi secara teratur minimal dua kali sehari.
Anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter gigi agar kebersihan mulut saat hamil tetap terjaga.
Salah satu hal penting dalam menjaga kebersihan diri pada ibu hamil yaitu memperhatikan cara membersihkan area intim.
Kandungan di dalam losion atau sabun yang Anda gunakan bisa menyebabkan iritasi dan alergi yang berpotensi memengaruhi kesehatan janin.
Artikel terkait
Ukuran payudara akan membesar seiring berjalannya waktu sebagai persiapan tubuh untuk menyusui.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan dan merawat payudara saat hamil.
Kuku yang panjang bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran yang nantinya akan meningkatkan risiko infeksi pada ibu hamil.
Oleh sebab itu, ibu hamil perlu rutin memotong dan membersihkan kuku, terutama kuku tangan, supaya terhindar dari kuman yang berbahaya.

Dalam memilih skincare saat hamil, Anda harus menghindari produk dengan bahan kimia yang keras. Pemakaian produk perawatan yang tepat sangatlah penting agar kulit terlindungi selama kehamilan.
Pilihlah skincare yang aman dan khusus diformulasikan bagi ibu hamil, misalnya memiliki label hypoallergenic untuk mengurangi risiko alergi pada kulit ibu hamil yang sensitif.
Perawatan rambut juga penting bagi Anda yang ingin menjaga kebersihan diri saat hamil. Rambut yang bersih akan mengurangi penumpukan minyak pada kulit kepala yang memicu ketombe dan rasa gatal.
Produk sampo untuk ibu hamil harus memiliki bahan yang lembut. Hindari penggunaan produk yang beraroma terlalu kuat dan mengandung bahan kimia yang keras.
Pilihlah pakaian yang bersih, nyaman, dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat, seperti katun.
Selain itu, penggunaan baju untuk ibu hamil yang agak longgar serta berbahan lembut penting untuk mencegah rasa gerah dan iritasi kulit.
Cucilah pakaian Anda secara rutin menggunakan deterjen yang lembut agar pakaian Anda tetap bersih tanpa harus menimbulkan iritasi pada kulit yang sensitif.
Salah satu cara menjaga kesehatan ibu dan janin adalah dengan menjaga kebersihan diri. Jadi, pastikan Anda tidak melewatkan tips-tips di atas.
Apabila Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tertentu, konsultasikan dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan saran lebih lanjut.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Antenatal care module: 14. Health promotion issues during pregnancy. (n.d.). The Open University. Retrieved November 8, 2024, from https://www.open.edu/openlearncreate/mod/oucontent/view.php?id=45&printable=1
Hygiene and oral health during your pregnancy. (n.d.). Marshfield Clinic. Retrieved November 8, 2024, from https://www.marshfieldclinic.org/specialties/obgyn/pregnancy/care-tips/pregnancy-info-hygiene
Breast care and breast health in pregnancy. (n.d.). Betsi Cadwaladr University Health Board. Retrieved November 8, 2024, from https://bcuhb.nhs.wales/health-advice/best-start/breast-care-and-breast-health/
Skin conditions during pregnancy. (2022). American College of Obstetricians and Gynecologists. Retrieved November 8, 2024, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/skin-conditions-during-pregnancy
Changes to hair during pregnancy. (2023). Pregnancy, Birth and Baby. Retrieved November 8, 2024, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/changes-to-hair-during-pregnancy
Maternity clothes. (2022). Pregnancy, Birth and Baby. Retrieved November 2024, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/maternity-clothes
Vaginal discharge. (2020). NHS UK. Retrieved November 8, 2024, from https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/vaginal-discharge/
Pregnancy gingivitis: Causes, treatment & prevention. (2022). Cleveland Clinic. Retrieved November 8, 2024, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22484-pregnancy-gingivitis
Versi Terbaru
18/11/2024
Ditulis oleh Satria Aji Purwoko
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Diah Ayu Lestari
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro