Waspada Bahaya Hipertensi Kronis Pada Ibu Hamil

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/03/2020 . 7 mins read
Bagikan sekarang

Banyak wanita yang didiagnosis mengidap hipertensi (tekanan darah 140/90 mm Hg) selama masa kehamilan. Hipertensi yang terjadi sebelum kehamilan disebut hipertensi kronis. Jenis hipertensi ini menjangkiti setidaknya 5% kehamilan. Jika ditangani dengan benar, kebanyakan wanita dengan hipertensi kronis bisa hamil dalam kondisi baik dan melahirkan bayi yang sehat.

Untuk mencapai tujuan ini, penting bagi wanita dengan hipertensi kronis untuk memberi tahu dokter kapan mereka berencana hamil, sehingga mereka dapat menerima konseling kehamilan serta obat hipertensi yang tepat dapat dibuat jika diperlukan.

Apa itu hipertensi kronis?

Ada dua macam hipertensi kronis: hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Penyebab hipertensi primer tidak diketahui, tapi karena hipertensi umumnya merupakan penyakit bawaan, gen berkontribusi menyebabkan penyakit ini. Sebagian kecil orang mengalami hipertensi sekunder, yang berarti bahwa hipertensi disebabkan kondisi lainnya, misalnya penyakit ginjal, penyempitan arteri ke ginjal, dan tumor adrenal.

Dalam kasus seperti ini, hipertensi akan sembuh setelah pengobatan untuk masalah ini. Jika Anda menjalani evaluasi bentuk sekunder hipertensi, Anda harus mengobatinya sebelum hamil. Jenis ketiga hipertensi disebut hipertensi karena kehamilan.

Beberapa wanita mengalami hipertensi baru dalam kehamilan, yang dapat terjadi pada tahap kedua setengah kehamilan, biasanya di trimester ketiga.

Apa bahayanya jika ibu hamil mengalami hipertensi kronis?

Sebagian besar wanita dengan hipertensi kronis tetap dalam kondisi baik selama hamil. Dalam kehamilan normal, tekanan darah menurun pada akhir semester pertama dan kemudian meningkat sampai nilai pre-kehamilan pada trimester ketiga.

Bagi sebagian besar wanita dengan hipertensi kronis, tekanan darah mengikuti pola yang sama. Namun, beberapa wanita mengalami peningkatan tekanan darah selama kehamilan, yang dapat meningkatkan risiko stroke dan komplikasi lainnya sehingga mungkin membutuhkan pengobatan antihipertensi yang lebih agresif. Dokter harus mengawasi Anda untuk memastikan komplikasi yang terkait dengan hipertensi tidak berkembang.

Komplikasi hipertensi kronis yang lebih mencemaskan adalah munculnya preeklampsia bertahap. Preeklampsia adalah kondisi serius yang dapat mempengaruhi sistem organ dan menyebabkan gangguan fungsi hati, gagal ginjal, dan lebih mudah mengalami perdarahan, dan seiring waktu dapat berkembang menjadi kejang eklampsia.

Preeklampsia bertahap lebih sering terjadi pada wanita yang tidak dapat mengendalikan hipertensi, mengidap penyakit ginjal, dan diabetes mellitus. Saat ini, tidak ada pengobatan preeklampsia kecuali dengan melahirkan bayi. Karena itulah, bayi yang ibunya mengalami kondisi ini, sering kali lahir prematur.

Komplikasi hipertensi kronis lainnya yang mungkin menyebabkan kelahiran prematur adalah abrupsio plasenta. Abrupsio adalah pemisahan plasenta awal dari dinding rahim yang biasanya mengakibatkan kontraksi kuat, perdarahan, dan melahirkan lebih awal.

Apa bahayanya bagi janin jika ibu mengalami hipertensi kronis saat hamil?

Sekalipun dengan obat, jika tekanan darah terus meningkat sampai Anda berisiko terkena stroke atau komplikasi organ tubuh lainnya, atau jika Anda mengalami preeklampsia bertahap yang menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh, dokter mungkin menyarankan untuk melahirkan lebih awal.

Kelahiran awal berhubungan dengan prematuritas. Bila Anda melahirkan lebih awal dari yang direncanakan, tubuh Anda mungkin tidak siap melahirkan bayi melalui vagina, sehingga Anda mungkin harus menjalani operasi Caesar. Hipertensi mungkin juga mempengaruhi perkembangan plasenta, yang penting untuk makanan dan pertumbuhan janin. Maka, beberapa bayi mungkin terpengaruh oleh kadar cairan ketuban yang rendah dan/atau terhambatnya pertumbuhan dalam rahim.

Apakah saya boleh minum obat tekanan darah saat hamil?

Beberapa obat tidak boleh diminum selama kehamilan, dan dokter mungkin perlu mengubah obat sebelum Anda hamil. Jika Anda tidak hamil, obat tekanan darah hanya mempengaruhi Anda, tapi jika Anda hamil, obat ini mungkin melewati plasenta dan mempengaruhi janin.

Tidak begitu diketahui obat tekanan darah jenis apa yang harus digunakan selama kehamilan, sehingga obat yang disarankan biasanya adalah obat yang digunakan dalam waktu terlama tanpa masalah serius. Ada beberapa kelas obat yang tidak digunakan oleh wanita hamil.

Penghambat enzim yang mengubah angiotensin sangat umum digunakan untuk mengobati hipertensi kronis. Kelas obat ini bisa menyebabkan masalah bagi janin, termasuk meningkatnya risiko kelainan kelahiran dan gagal ginjal.

Penghambat reseptor angiotensin II juga harus dihindari dalam kehamilan karena memiliki banyak efek yang sama dengan penghambat enzim yang mengubah angiotensin tersebut dan penggunaan obat ini selama kehamilan berhubungan dengan gagal ginjal dalam janin.

Penghambat reseptor aldosterone harus dihindari sampai adanya informasi yang memadai. Bila Anda menggunakan obat kelas ini, Anda harus menemui dokter sebelum hamil, sehingga obat Anda bisa diubah.

Seberapa rendah tekanan darah dalam kehamilan?

Di luar kehamilan, batas tekanan darah bagi wanita non-diabetes adalah 140/90 mm Hg, untuk mencegah komplikasi hipertensi seperti serangan jantung dan stroke. Dalam kehamilan, batas tekanan darah mungkin dilonggarkan karena penting bagi janin untuk menerima aliran darah yang cukup.

Selain itu, karena kehamilan hanya berlangsung selama 9 bulan, masalah pada waktu tersebut tidak terlalu fokus pada komplikasi hipertensi jangka panjang. Dokter akan mendiskusikan batas tekanan darah dalam kehamilan.

Jika saya hamil dan mengidap hipertensi, apa yang perlu diwaspadai?

Anda boleh belajar cara mengukur tekanan darah di rumah. Bila Anda menyadari bahwa tekanan darah Anda lebih tinggi dari biasanya, Anda harus menghubungi dokter. Jika Anda mengalami sakit kepala, Anda harus memeriksa tekanan darah dan menghubungi dokter.

Banyak wanita mengalami edema (pembengkakan) pada kaki dan pergelangan kaki selama kehamilan normal. Jika Anda memperhatikan tangan dan wajah atau betis Anda membengkak, hubungi dokter. Anda juga harus memperhatikan pergerakan bayi, yang harus terjadi selama beberapa kali pada trimester ketiga kehamilan. Jika Anda menyadari pergerakan bayi berkurang, hubungi dokter.

Apa yang bisa saya lakukan agar hamil dengan sehat?

Wanita dengan hipertensi kronis dapat dan sudah banyak yang memiliki bayi yang sehat. Sebelum hamil, Anda harus berbicara dengan dokter tentang apakah Anda harus mengubah obat tekanan darah yang Anda gunakan.

Dokter mungkin ingin melakukan tes dasar fungsi ginjal. Selain itu, wanita yang kelebihan berat badan lebih berisiko mengalami preeklampsia, sehingga jika Anda kelebihan berat badan, Anda harus menurunkan berat badan sebelum hamil. Selama kehamilan, Anda harus mengawasi tekanan darah sesering mungkin sesuai saran dokter dan pastikan tetap mengunjungi dokter. Dokter juga akan memeriksa tekanan darah Anda setiap kali Anda berkunjung.

Apakah saya akan bisa menyusui saat sedang minum obat tekanan darah?

Kebanyakan obat tekanan darah yang diberikan selama kehamilan dianggap aman diminum selama menyusui, termasuk methyldopa, penghambat saluran kalsium, dan labetalol. Karena terbatasnya informasi tentang obat macam penghambat enzim yang mengubah angiotensin, penghambat reseptor angiotensin II, dan obat diuretik seperti hydrochlorothiazide, Anda harus mendiskusikan penggunaan obat-obat tersebut selama menyusui dengan dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 mins read

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read
akibat anak terlalu sering dibentak

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 8 mins read